News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diundang Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Akhirnya Ungkap Awal Mula Kecurigaan terhadap Ririn

​​​​​​​Diundang Dedi Mulyadi, adik Aman Yani bongkar awal kecurigaan pada Ririn, dari surat kuasa misterius hingga jejak dana pensiun yang belum terungkap.
Rabu, 6 Mei 2026 - 09:10 WIB
Dedi Mulyadi dan Adik Aman Yani
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Kasus hilangnya Aman Yani kembali menggegerkan publik. Bukan hanya karena namanya tiba-tiba disebut dalam perkara pembunuhan, tetapi juga karena fakta-fakta baru yang mulai terungkap satu per satu. Di hadapan Dedi Mulyadi, keluarga akhirnya buka suara dan pengakuan sang adik langsung membuat suasana memanas.

Sorotan terhadap dedi mulyadi semakin kuat setelah ia mengundang keluarga Aman Yani dalam tayangan YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada 5 Mei 2026. Dalam pertemuan itu, adik Aman Yani yang telah hilang sejak 2016 menyampaikan sejumlah keterangan mengejutkan, termasuk awal mula munculnya kecurigaan terhadap sosok Ririn.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini sendiri mencuat setelah nama Aman Yani disebut oleh terdakwa Ririn Rifanto dalam sidang pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Ririn mengklaim bahwa pelaku sebenarnya adalah Aman Yani bersama tiga orang lainnya, bukan dirinya.

Namun fakta lain justru terungkap. Dari penelusuran yang dilakukan Dedi Mulyadi bersama keluarga, diketahui bahwa Aman Yani telah hilang sejak tahun 2016 dan tidak pernah kembali ke rumah.

Sang adik pun menjelaskan alasan mengapa keluarga tidak langsung melapor ke polisi saat itu. Menurutnya, keputusan tersebut diambil karena Aman Yani masih memiliki istri, meski kini keduanya telah bercerai.

Upaya pencarian juga sempat dilakukan keluarga. Pada tahun 2020, keponakan Aman Yani bahkan sempat mengunggah pencarian informasi melalui media sosial.

“Sampai nenek saya meninggal, ibunya Pak Aman,” ujar keponakan Aman Yani.

Percakapan kemudian mengarah pada hal yang lebih janggal. Dedi Mulyadi menanyakan soal kemungkinan adanya uang pesangon atau dana dari pekerjaan Aman Yani.

“Apakah istri Pak Aman Yani pernah menceritakan enggak kalau Pak Aman Yani itu di-PHK ataupun dapat pensiun dini atau pasti dapat pesangon? Cerita enggak dia dapat uang?” tanya Dedi Mulyadi.

Jawaban dari sang adik justru membuka fakta baru.

“Kalau dari istrinya kami putus hubungan, karena istrinya tuh enggak mau berhubungan sama keluarga kami. Nah, kami tahunya setelah 2017 atau 2018 itu ada dari pihak BJB datang ke rumah mencari kakak saya, katanya ada dana pensiun sama uang gaji terakhir beliau yang belum diambil,” ujar adik Aman Yani.

Keluarga pun mengaku tidak pernah mengambil dana tersebut dan tidak mengetahui apakah pihak istri telah melakukannya. Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi menyatakan akan menelusuri langsung ke pihak bank.

Namun titik paling krusial muncul ketika nama Ririn kembali disebut dalam konteks yang berbeda.

“Tapi di sini ada kaitannya sama si terdakwa Ririn ini, Pak,” ujar adik Aman Yani.

Ia menjelaskan bahwa Ririn ternyata merupakan keponakan dari istri Aman Yani. Pertemuan mereka terjadi pada Desember 2023 di rumah keluarga di Desa Pagirikan.

“Ririn itu Desember 2023 ketemu sama kami di rumah ibunya ini. Bilang kalau ada informasi tentang Kang Aman,” ungkapnya.

Saat ditanya lebih lanjut oleh Dedi Mulyadi, keterangan yang disampaikan Ririn justru menimbulkan kecurigaan besar.

“Yang disampaikan kalau dia itu dapat surat kuasa dari Aman Yani untuk mencairkan dana pensiunnya, menyuruh saya untuk mengisi formulir yang dia bawa sebagai ahli waris,” ujar adik Aman Yani.

Dedi Mulyadi langsung menanggapi dengan heran.

“Kan belum meninggal,” katanya.

“Iya. Karena dia juga menunjukkan surat kuasa juga, Pak. Surat kuasa yang ngaku dari kakak saya Aman Yani,” lanjut sang adik.

Menurut penalaran Dedi Mulyadi, seharusnya yang berhak menerima urusan ahli waris adalah istri atau anak Aman Yani.

“Betul. Makanya kami tolak. Enggak ngisi sama sekali tuh,” tegas adik Aman Yani.

Kecurigaan semakin menguat ketika keluarga juga menerima kunjungan dari dua orang yang mengaku sebagai kuasa hukum Aman Yani, serta adanya komunikasi misterius melalui SMS.

“Dan ada yang menghubungi, dia ngaku namanya Aman Yani. Hubungi kakak saya. Itu melalui SMS, terus enggak mau melalui telepon. Terus yang ngaku Aman Yani ini nyuruh kakak saya, yang Uyat, suruh ketemu sama Ririn,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, hasil pertemuan tersebut justru makin janggal.

“Hasil pertemuan itu kakak saya disuruh ngaku sebagai Aman untuk bisa ngambil dana pensiun ini,” ungkapnya.

Menanggapi semua keterangan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menuduh siapa pun, melainkan ingin mencari kebenaran di tengah simpang siur informasi yang beredar di publik.

“Saya nanti teliti dulu. Kalau semuanya kan nanti kewenangan penyidik. Kalau saya sih cuma ingin tahu, karena ini kan ada opini di luar persidangan yang jadi konsumsi publik. Maka saya juga ingin tahu agar publik mendapat informasi yang tepat apa sih peristiwa yang terjadi,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia juga berencana untuk mengundang dan berbicara langsung dengan istri Aman Yani guna mendapatkan sudut pandang yang lebih lengkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini pun semakin menarik perhatian publik. Dengan berbagai kejanggalan yang terungkap, banyak pihak kini menanti kelanjutan langkah dari dedi mulyadi dalam mengurai benang kusut misteri hilangnya aman yani dan kaitannya dengan ririn.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jurnalis Italia Beri Kritik Pedas AC Milan, Model Investasi RedBird yang Terlalu Pelit Bikin Rossoneri Gagal Juara

Jurnalis Italia Beri Kritik Pedas AC Milan, Model Investasi RedBird yang Terlalu Pelit Bikin Rossoneri Gagal Juara

Suasana tidak kondusif kembali menyelimuti AC Milan dalam beberapa hari terakhir. Gelombang kritik dari berbagai pihak muncul seiring menurunnya performa tim.
Polda Jatim Bongkar Komplotan Curat Lintas Provinsi, Beraksi di 13 TKP

Polda Jatim Bongkar Komplotan Curat Lintas Provinsi, Beraksi di 13 TKP

Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang dilakukan oleh komplotan spesialis rumah kosong lintas provinsi.
Penumpang KAI Bandara Tembus 49.715 Orang saat May Day, Dirut Singgung Komitmen

Penumpang KAI Bandara Tembus 49.715 Orang saat May Day, Dirut Singgung Komitmen

KAI Bandara mencatat sebanyak 49.715 penumpang telah dilayani selama periode libur May Day yang berlangsung pada 30 April hingga 3 Mei 2026 di wilayah Sumut
John Herdman Diam-Diam Pantau Mathew Baker Cs, Begini Reaksi sang Pelatih usai Timnas Indonesia U-17 Kandaskan China

John Herdman Diam-Diam Pantau Mathew Baker Cs, Begini Reaksi sang Pelatih usai Timnas Indonesia U-17 Kandaskan China

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberi reaksi atas kemenangan tim U-17 atas China. Sang juru taktik tim senior memantau kiprah Mathew Baker dan kolega.
Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Pengamat sepak bola Bung Harpa menilai peluang Persib Bandung di sisa tiga laga Super League masih terbuka lebar. Namun, ia menegaskan laga “El Clasico” Persija
Nasib Santri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati Usai Kiai Jadi Tersangka Pencabulan: Dipindahkan dan Dipulangkan ke Rumah Masing-Masing

Nasib Santri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati Usai Kiai Jadi Tersangka Pencabulan: Dipindahkan dan Dipulangkan ke Rumah Masing-Masing

Kementerian Agama memastikan pendidikan para santri di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, terus berlanjut.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT