Di Hadapan Dedi Mulyadi, Adik Aman Yani Sebut Uyat Pernah Disuruh Ririn Menyamar Demi Cairkan Dana Pensiun
- Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
“Itu ngomong itu aja. Suruh ngaku jadi Kang Aman katanya ngambilnya. ‘Eh, itu mah hukum enggak boleh nanti Kang Uyat yang dipenjara kan namanya ada,’” ujar adik Aman Yani.
Dedi Mulyadi pun memastikan apakah permintaan tersebut sudah sampai tahap tindakan.
“Menandatangani?” tanya Dedi Mulyadi.
“Tidak, waktu itu belum, cuma baru disuruh,” jawab adik Aman Yani.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai tujuan penyamaran tersebut, jawabannya semakin memperjelas dugaan yang ada.
“Pencairan dana pensiun,” ungkapnya.
Beruntung, rencana tersebut tidak sampai terlaksana. Keluarga menilai ada kejanggalan dan memilih untuk tidak melanjutkan.
“Tapi belum sampai, enggak jadi. Karena kakak saya juga sudah mikir ini enggak benar. Terus konsultasi kan sama keluarga. Jangan, itu sudah enggak benar kan datanya ada, mukanya ada meskipun itu mirip,” jelasnya.
Tak hanya itu, kejanggalan lain juga muncul dari komunikasi yang mengatasnamakan Aman Yani.
“Nah, terus yang ngaku sebagai Aman Yani ini terus SMS-an terus kan, minta uang untuk bayarin utangnya sama orang Balongan tuh dari Rp80 juta sampai ke Rp10 juta. Jadi kata saya, ‘Coba telepon.’ Telepon tapi enggak diangkat,” ujar adik Aman Yani.
Keluarga juga mengaku sempat menerima nomor telepon dan alamat email yang diklaim milik Aman Yani. Namun, keanehan kembali terjadi.
“Tapi saat saya ketemu sama si Ririn ini, nomor ini enggak aktif sama email pun enggak aktif. Tapi begitu itu besoknya baru ada balasan dari email itu. Tapi nomor tetap tidak aktif,” ungkapnya.
Menanggapi rangkaian informasi tersebut, Dedi Mulyadi menilai kasus ini semakin berkembang luas dan tidak bisa dipandang sederhana.
“Nah, yang jelas bahwa peristiwa ini itu semakin meluas. Hari ini fokusnya tidak hanya di kasus pembunuhan yang terjadi hari ini, tetapi dengan disebutkannya nama Aman Yani yang dianggap dalam pengakuan terdakwa adalah pembunuhnya adalah Aman Yani. Tuh kan karena kuncinya kan Aman Yani,” kata Dedi Mulyadi.
Ia juga menambahkan bahwa nama-nama lain turut disebut, namun kunci utama tetap pada keberadaan Aman Yani.
Load more