News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tak Mau Salah Langkah, Klarifikasi Pihak BJB soal Aman Yani Ungkap Fakta Mengejutkan

Dedi Mulyadi klarifikasi pihak BJB soal Aman Yani dan mengungkap fakta mengejutkan terkait dugaan kredit bermasalah yang ramai jadi sorotan publik di media.
Kamis, 7 Mei 2026 - 10:56 WIB
Dedi Mulyadi dan Pihak BJB
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

 

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi turun langsung mengawal kasus misterius Aman Yani yang dikaitkan dengan pembunuhan satu keluarga Haji Syahroni di Paoman, Indramayu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Dedi Mulyadi memilih tidak gegabah mengambil kesimpulan. Ia justru memanggil pihak Bank BJB untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

Langkah hati-hati Dedi Mulyadi itu menuai perhatian masyarakat karena dianggap menunjukkan keseriusannya dalam mencari kebenaran. 

Momen klarifikasi tersebut bahkan diunggah melalui kanal YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada 6 Mei 2026 dan langsung ramai diperbincangkan.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Pihak BJB. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Kasus Aman Yani sendiri sebelumnya mencuat setelah namanya disebut oleh terdakwa Ririn Rifanto dan Priyo Bagus Setiawan dalam persidangan sebagai sosok yang diduga menjadi pelaku utama atau otak di balik pembunuhan satu keluarga tersebut.

Namun di sisi lain, pihak keluarga mengaku Aman Yani sudah menghilang tanpa kabar sejak Maret 2016 setelah berpamitan untuk merantau ke Bandung. 

Keluarga juga menduga pernah ada upaya mencairkan dana pensiun atas nama Aman Yani dengan menyuruh orang lain menyamar sebagai dirinya.

Karena tak ingin salah langkah, Dedi Mulyadi akhirnya memanggil pihak BJB untuk meminta penjelasan langsung mengenai riwayat pekerjaan Aman Yani.

“Jadi Pak Aman Yani itu betul karyawannya BJB?” tanya Dedi kepada pihak Bank BJB yang hadir untuk klarifikasi.

“Betul, Pak Gub. Sejak 1 April 1989 yang diberhentikan 15 Desember 2015,” jawab seorang karyawan perempuan.

Dedi Mulyadi kemudian kembali memastikan riwayat penempatan kerja Aman Yani sebelum pindah ke kantor pusat.

“Begini kan pertama bahwa dia berpegawai ya. Kemudian sebelum pindah ke kantor pusat itu betul di kantor cabang Sumber?” tanya Dedi Mulyadi.

Ketiga karyawan BJB yang hadir pun kompak menjawab, “Betul.”

Suasana diskusi semakin serius ketika Dedi Mulyadi mulai menggali penyebab Aman Yani diberhentikan dari pekerjaannya.

“Kasusnya apa?” tanya Dedi Mulyadi.

“Kasusnya itu terkait kredit, Pak, awalnya. NPL-nya tinggi,” jawab karyawan perempuan tersebut.

Mendengar penjelasan itu, Dedi Mulyadi mencoba memahami lebih dalam posisi Aman Yani saat bekerja di bidang marketing dan bisnis kredit.

“NPL-nya tinggi. Kemudian NPL-nya tinggi kan dia bidang marketing itu manajer bisnis, artinya dia yang menawarkan kepada nasabah. Kemudian yang macet, yang enggak bayar, yang nunggak panjang itu, itukah apakah disebabkan oleh Pak Aman Yani kesalahannya?” tanya Dedi Mulyadi lagi.

Seorang karyawan pria yang mengaku pernah ikut memeriksa kasus tersebut kemudian membeberkan fakta yang cukup mengejutkan.

“Dulu kebetulan saya salah satu anggota yang ikut memeriksa terkait dengan kasusnya Pak Aman Yani. Jadi memang betul pada waktu itu kurang lebih ada 55 debitur kelolaannya Pak Aman,” jawabnya.

Ia juga menjelaskan total kredit bermasalah yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

“Waktu itu kurang lebih di Rp24 miliaran total, Pak. Masing-masing debiturnya itu di Rp500 jutaan, kredit KUR,” lanjutnya.

Dedi Mulyadi pun kembali memastikan apakah pinjaman tersebut benar-benar digunakan oleh para peminjam.

“KUR yang pinjamnya ada berarti?” tanya Dedi Mulyadi.

“Nah setelah kita observasi ternyata itu dipinjam nama, Pak,” jawab karyawan pria tersebut.

Mendengar penjelasan itu, Dedi Mulyadi langsung memberi penegasan terkait dugaan penyalahgunaan data dalam pencairan kredit.

“Artinya ada unsur kesengajaan, ada unsur beliau menggunakan nama tertentu untuk mencairkan uang,” tegas Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut langsung diiyakan oleh pihak BJB yang hadir dalam klarifikasi tersebut.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bocor! Ini Daftar Lengkap Peserta FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Lawan Negara Mana?

Bocor! Ini Daftar Lengkap Peserta FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Lawan Negara Mana?

FIFA ASEAN Cup 2026 diikuti 14 tim! Timnas Indonesia langsung masuk Divisi 1 bersama Thailand, Vietnam, dan China. Cek daftar lengkap peserta dan format turnamen di sini.
Soal Nadiem yang Sempat Sakit saat Sidang Kasus Chromebook, JPU Sebut Kondisi Lain: Sehat, Tidak Dinfus

Soal Nadiem yang Sempat Sakit saat Sidang Kasus Chromebook, JPU Sebut Kondisi Lain: Sehat, Tidak Dinfus

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung, Roy Riady, mengungkapkan bahwa Nadiem Makarim saat itu dalam kondisi sehat dan tidak sedang diinfus. 
Ancaman PHK di Lima Sektor Industri, Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Cepat, Harusnya Ada Lapangan Kerja

Ancaman PHK di Lima Sektor Industri, Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi Cepat, Harusnya Ada Lapangan Kerja

Meski demikian, ia mengakui pelaku usaha masih dibayangi ketakutan akibat derasnya sentimen negatif dan kekhawatiran akan krisis ekonomi seperti yang pernah terjadi pada 1998.
Sherly Tjoanda Sidak Dadakan ke Rumah Warga, Gubernur Malut itu Langsung Beri Modal Usaha Disambut Senyum Haru

Sherly Tjoanda Sidak Dadakan ke Rumah Warga, Gubernur Malut itu Langsung Beri Modal Usaha Disambut Senyum Haru

Sherly Tjoanda membagikan satu video diakun Tiktoknya, yang melakukan sidak dadakan atas program renovasi rumah atau RTLH 2026.
Purbaya Tegaskan Fiskal Indonesia Paling Canggih di Asia, Defisit Tetap Aman di Tengah Tekanan Global

Purbaya Tegaskan Fiskal Indonesia Paling Canggih di Asia, Defisit Tetap Aman di Tengah Tekanan Global

Menurut Purbaya, pendekatan fiskal yang dijalankan saat ini justru berhasil menopang pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan stabilitas APBN.
Viral Pejalan Kaki Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di Cikarang, Polisi Selidiki

Viral Pejalan Kaki Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di Cikarang, Polisi Selidiki

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pejalan kaki ditabrak pengendara motor hingga terpental.

Trending

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, tidak bisa menahan tawa ketika mendengar permintaan pejabat KemenPU saat meninjau langsung pengerjaan proyek Sekolah Rakyat.
Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Rambut 18 Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Paksa Viral, Gubernur Dedi Mulyadi Heran Alasan Guru BK Tak Masuk Akal

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mendengar alasan guru BK merazia dan memotong rambut berwarna 18 siswi SMKN 2 Garut sehingga viral di medsos.
Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Pidato Tanpa Teks di Depan Para ASN Sherly Tjoanda Bikin Heboh, Gaya Bicara Gubernur Malut Itu Disorot Netizen

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bikin heboh usai pidato tanpa teks di depan para ASN, netizen soroti gaya bicara gubernur Malut.
KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

KOVO Resmi Rilis Daftar Pemain Asing di Tryout Liga Voli Korea 2026-2027: Mulai Hari Ini, Nasib Vanja Bukilic Cs Ditentukan

Daftar atlet putri yang mengikuti tryout pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada mantan rekan setim Megawati Hangestri yakni Vanja Bukilic.
Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Pantas KDM Geram Ditagih Kompensasi oleh Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor, Dedi Singgung Sosok Kades

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi jelaskan alasannya tidak menepati janji memberikan kompensasi tiga bulan kepada ribuan pekerja tambang di Kabupaten Bogor.
Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Edbert Laos, Sosok Pria Tampan di Balik Ketangguhan Sherly Tjoanda Jadi Penguat Memimpin Maluku Utara

Sherly Tjoanda sebagai Gubernur membangun Maluku Utara mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama ketiga anaknya. Mengenal putra sulungnya, Edbert Laos
Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Reaksi Gubernur Pramono soal Venue Laga Persija Vs Persib Terusir dari Jakarta, Kecewa seperti Dirasakan Jakmania

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipindah ke Samarinda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT