News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Tak Terlupakan Sherly Tjoanda di Obi dan Taliabu: Saksi Bisu Tragedi Benny Laos dan Titik Balik Jadi Gubernur

Pulau Obi dan Taliabu menjadi wilayah kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat akan memimpin warganya. Momen kunjungan itu jadi titik balik hidupnya
Jumat, 8 Mei 2026 - 05:01 WIB
Kisah perjalanan Sherly Tjoanda menjadi Gubernur Maluku Utara untuk mewujudkan mimpi Benny Laos
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @s_tjo

tvOnenews.com - Pulau Obi dan Taliabu menjadi wilayah kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat hendak memimpin warganya.

Kedua pulau di Maluku Utara itu menjadi saksi bisu insiden kecelakaan mendiang suaminya, Benny Laos sekaligus titik balik hidupnya yang mantap menjadi seorang Gubernur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sherly Tjoanda selalu mengatakan awalnya menjadi Gubernur Maluku Utara bukanlah tujuan dan mimpinya, tetapi itu mimpi dari Benny Laos.

Sebagai seorang istri, dirinya selalu mendukung dan menemani suami apapun yang menjadi impian Benny Laos.

Setelah adanya tragedi kecelakaan kapal yang membuat Benny Laos meninggal dunia, momen ini menjadi titik balik Sherly Tjoanda untuk maju ke kursi Gubernur.

Kemudian, ia menceritakan pengalaman tak terlupakan baginya hingga berpikir untuk mewujudkan cita-cita suaminya.

Kunjungan Benny Laos dan Sherly Tjoanda di Pulau Obi

Benny Laos saat berkampanye di hadapan masyarakat Pulau Obi
Benny Laos saat berkampanye di hadapan masyarakat Pulau Obi
Sumber :
  • TikTok @bennyla0s

Saat melakukan perjalanan 12 hari untuk kampanye di sejumlah daerah di Maluku Utara, Sherly dan Benny bertemu dengan ibu-ibu di Pulau Obi.

Pulau Obi memiliki luas sebesar sekitar 3.000 Km tanpa ada jalan lingkar. Sehingga untuk mengelilingi desa, warga membutuhkan sebuah speedboat.

Para warga kesulitan untuk berobat ke rumah sakit, karena di pulau itu hanya ada rumah sakit tipe D. 

Sedangkan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang lebih baik, mereka harus menyeberang lautan ke Pulau Bacan.

Sayangnya, warga Pulau Obi terkendala dengan biaya menyewa speedboat yang mahal, sekitar 7 hingga 15 juta.

“Rumah sakit di situ baru rumah sakit tipe D. Jadi mereka harus menyeberang ke Pulau Bacan. Nah itu harus sewa speedboat sekitar 7 sampai 15 juta. Jadi kalau mau melahirkan, mau operasi, kecelakaan, mereka tuh harus sewa speed sekitar 7 sampai 15 juta. Which is itu angka yang sangat besar,” ungkap Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pada tayangan YouTube Kementerian Hukum RI.

“Kalau nggak ada uang, meninggal. Kalaupun ada yang pinjam, buat mereka tuh 7 sampai 15 juta itu ganti baliknya juga mahal. Sampai di Rumah Sakit Bacan pun dengan segala keterbatasan yang ada, pun terkadang tidak menyelesaikan masalah,” sambungnya menjelaskan.

Meski begitu, warga mengungkapkan keluhan mereka terkesan menjadi suatu hal yang biasa dihadapi. Namun, bagi Sherly hal tersebut sangat tidak wajar untuk diterima warganya.

Bahkan, ibu-ibu sudah tidak menangis saat menceritakan kesulitan ini.

Tragedi Kecelakaan Benny Laos dan Sherly Tjoanda

Kenangan Sherly Tjoanda bersama Benny Laos
Kenangan Sherly Tjoanda bersama Benny Laos
Sumber :
  • Instagram @s_tjo

Selain kunjungan ke Pulau Obi, pengalaman di Pulau Taliabu juga tidak akan terlupakan bagi Sherly Tjoanda.

Sebab, Pulau Taliabu menjadi saksi bisu meninggalnya Benny Laos saat kampanye untuk menjadi Gubernur Maluku Utara.

Minimnya fasilitas kesehatan di Taliabu kini dialami oleh Sherly dan Benny. Tak hanya itu, infrastruktur yang kurang memadai juga menjadi kesulitan warga.

Hal ini sangat dirasakan ibu anak tiga ini saat akan menyelamatkan nyawa suaminya.

“Kemudian aku kecelakaan lah di Bobong, Taliabu. Tidak ada apapun disitu, saya bisa mendatangkan SOS, saya bisa mendatangkan apapun. Tetapi kemudian tidak bisa karena tidak ada airport,” terang Sherly.

“Saya waktu lihat Almarhum itu Almarhum masih bernapas. Dengan segala keterbatasan, nggak punya oksigen, pakai alat pompa yang warnanya sudah cokelat. Para dokternya itu berbaik hati di push sampai 3-4 jam. Ketika Almarhum sudah tidak ada pun mereka tetap push, karena saya menolak untuk menerima (meninggal). Pokoknya push saja terus. There is nothing that I can do,” lanjutnya.

Tak hanya itu, istri Mantan Bupati Morotai ini juga tidak mendapatkan painkiller ketika menjadi korban luka dalam kecelakaan tersebut.

“Saya tidak punya painkiller, 24 jam saya menunggu sampai besok dijemput Helikopter dalam kebakar level 2, 18 persen terbakar dari lutut sampai kaki tidak ada painkiller. Dia hanya menyuci lukaku dengan NaCl, Panadol pun tidak ada. Staf-ku dijahit tanpa dibius pakai tali senar. Itu di alami sama mereka setiap hari selama bertahun-tahun. Kabupaten itu sudah (berdiri) 10 tahun,” pungkasnya.

Pengalaman ini yang membuatnya untuk memberanikan diri melangkah menuju kursi Gubernur Malut. 

Dirinya merasa bahwa ia berani untuk bersuara demi kesejahteraan warga di kampung halaman suaminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Kementerian Kesehatan sedang membangun rumah sakit Tipe C di Bobong, Taliabu dengan fasilitas yang lengkap dan memadai. 

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Petugas Lapas Amankan Pengunjung Wanita yang Selundupkan Sabu ke Lapas Narkotika Bandung, Disimpan Kemaluannya

Petugas Lapas Amankan Pengunjung Wanita yang Selundupkan Sabu ke Lapas Narkotika Bandung, Disimpan Kemaluannya

Seorang pengunjung wanita diamankan petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung usai kedapatan berusaha menyelundupkan narkoba kepada salah seorang warga binaan.
Ketua PN Sumedang dan Jajaran Anak Buahnya Dilaporkan ke KPK Soal Pencairan Uang Konsinyasi Tol Cisumdawu Rp190 Miliar

Ketua PN Sumedang dan Jajaran Anak Buahnya Dilaporkan ke KPK Soal Pencairan Uang Konsinyasi Tol Cisumdawu Rp190 Miliar

Ahli waris lahan proyek Tol Cisumdawu melaporkan ketua hingga sejumlah jajaran Pengadilan Negeri (PN) Sumedang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Heboh Kabar Laga Persija VS Persib Batal Akibat GBK Dipakai HUT GRIB Jaya, Jakmania: Ironis Sepak Bola Kalah dengan Ormas

Heboh Kabar Laga Persija VS Persib Batal Akibat GBK Dipakai HUT GRIB Jaya, Jakmania: Ironis Sepak Bola Kalah dengan Ormas

Laga Persija melawan Persib yang sejatinya berlangsung di Jakarta pada 10 Mei 2026 dikaitkan dengan organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya.
Sherly Tjoanda Sebut 30 Persen Siswa SMP-SMA di Malut Putus Sekolah: Langsung Dituntaskan, Pendidikan itu Penting

Sherly Tjoanda Sebut 30 Persen Siswa SMP-SMA di Malut Putus Sekolah: Langsung Dituntaskan, Pendidikan itu Penting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos mengatakan 30% siswa SMP-SMA di Malut gagal melanjutkan pendidikan sekolah berdasarkan data di awal masa jabatannya.
TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

TRENDING: Sherly Tjoanda Tahan Tawa Dengar Permintaan Pejabat, hingga Kades Hoho Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi

Sejumlah video pejabat daerah kembali ramai diperbincangkan publik di media sosial. Mulai dari Gubernur Malut Sherly Tjoanda hingga Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Daftar Lengkap 11 Kosmetik yang Izinnya Dicabut BPOM: Mengandung Bahan Terlarang dan Dapat Merusak Organ

Daftar Lengkap 11 Kosmetik yang Izinnya Dicabut BPOM: Mengandung Bahan Terlarang dan Dapat Merusak Organ

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis peringatan keras bagi masyarakat terkait peredaran kosmetik berbahaya. 

Trending

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Komitmen Gubernur Malut Sherly Tjoanda, bakal Bangun Rumah Layak Huni untuk Suku Togutil: Ini Bukan Modernisasi

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berkomitmen Pemprov Malut akan melakukan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat adat Suku Togutil.
Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Dikabarkan Ada Bocah Dibully karena Ngomong Bahasa Inggris, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Just Ignore Them

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menemui Altaf, bocah asal Ternate yang dicemooh teman-temannya efek kerap bicara bahasa Inggris dengan turis.
Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat Jujur, Celetukan Gubernur Sherly Tjoanda saat Cicipi Kenari Sebelei Bikin Warganet Tertawa

Kelewat jujur, celetukan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat cicipi buah kenari Desa Sebelei langsung viral di medsos dan sukses bikin warganet tertawa.
Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati Janji Kampanye, Sherly Tjoanda Kunjungi Suku Togutil, Perjuangkan Hunian untuk Masyarakat Adat

Tepati janji kampanye, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda kunjungi Suku Togutil, perjuangkan hunian untuk masyarakat adat.
Momen Tak Terlupakan Sherly Tjoanda di Obi dan Taliabu: Saksi Bisu Tragedi Benny Laos dan Titik Balik Jadi Gubernur

Momen Tak Terlupakan Sherly Tjoanda di Obi dan Taliabu: Saksi Bisu Tragedi Benny Laos dan Titik Balik Jadi Gubernur

Pulau Obi dan Taliabu menjadi wilayah kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda saat akan memimpin warganya. Momen kunjungan itu jadi titik balik hidupnya
Geger Video Viral Pasangan Mesum di Pinggir Rel Jatinegara, Satpol PP Kembali Tutup Pagar dan Tembok Bolong

Geger Video Viral Pasangan Mesum di Pinggir Rel Jatinegara, Satpol PP Kembali Tutup Pagar dan Tembok Bolong

Sebuah video yang memperlihatkan tindakan asusila sepasang kekasih di pinggir rel kereta api Jatinegara, Jakarta Timur, mendadak viral dan meresahkan warga. 
Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Bukan Tanam Sayur, Dedi Mulyadi Kasih Upah Rp2 Juta ke Petani Cianjur Buat Lakukan Hal Ini

Banjir yang melanda kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memicu keprihatinan serius Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT