Terpopuler: Siswa SMA Ngadu ke Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Tertawa Dengar Permintaan Pejabat, Dedi Mulyadi Ikut Disorot
- Kolase YouTube/GubSherly - YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Sherly awalnya menanyakan progres pembangunan dan kesiapan pengerjaan interior sekolah. Namun suasana mendadak cair saat Peter mengaku membutuhkan “doa” dari Gubernur Malut agar proyek selesai tepat waktu pada 20 Juni 2026.
“Maka itu Ibu butuh doa, butuh doa dari Ibu,” ujar Peter.
Ucapan tersebut langsung membuat Sherly Tjoanda tertawa karena target penyelesaian proyek dinilai cukup mepet.
“Doa?” balas Sherly sambil tertawa.
Peter lalu menjelaskan bahwa seluruh proyek Sekolah Rakyat di Indonesia memang ditargetkan selesai serentak pada 20 Juni 2026 sehingga pengerjaan dilakukan hingga tiga shift.
Baca selengkapnya: Gubernur Sherly Tjoanda sampai Tak Kuasa Menahan Tawa saat Dengar Permintaan Pejabat KemenPU di Proyek Sekolah Rakyat
3. Setelah Curhat ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Tetap Lantik Perangkat Desa
- tvOnenews.com Edit / Instagram @dedimulyadi71
Sementara itu, polemik seleksi perangkat desa di Purwasaba, Banjarnegara juga kembali ramai setelah Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf alias Kades Hoho, menegaskan tetap akan melantik perangkat desa meski konflik belum selesai.
Sebelumnya, Kades Hoho sempat mengaku tertekan saat berbincang dengan Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan.
Kala itu, ia mengungkap tekanan datang dari berbagai pihak terkait proses seleksi perangkat desa yang dipersoalkan.
Namun kini, Kades Hoho tampil lebih tegas. Ia bahkan mengaku siap menghadapi konsekuensi hukum apabila keputusannya nanti digugat ke PTUN.
“Kalau final nanti dari PTUN dinyatakan saya bersalah, ya itu jadi konsekuensi saya,” tegas Kades Hoho.
Ia juga meminta hasil pemeriksaan inspektorat dibuka secara transparan agar dirinya bisa memberikan sanggahan secara terbuka.
Baca selengkapnya: Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa
(asl)
Load more