News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Kena Sentil, Bupati Cianjur Puji Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Buat Warganya Semakin Jaga Lingkungan

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian mengapresiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Komitmen KDM menjaga alam menuntun warga Cianjur lestarikan lingkungan.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:50 WIB
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian & Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Kolase Instagram/@dr.mohammadwahyu & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Cianjur, tvOnenews.com - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian memberikan pujian kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Apresiasi itu terjadi dalam gelaran karnaval di Hari Tatar Sunda.

Wahyu dan Dedi Mulyadi turut menyemarakkan pagelaran dan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Acara ini berlangsung di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (6/5/2026) malam hari WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di gelaran ini, Wahyu sempat mendapat sindiran halus. Sentilan dari Dedi Mulyadi tak lepas dari kondisi penerangan di beberapa ruas jalan kabupaten di Cianjur karena masih gelap.

Namun begitu, sindiran itu tak menutup dirinya memuji komitmen dari Gubernur Jabar. Wahyu mengungkapkan sosok KDM berhasil membuat warga Cianjur menjaga kelestarian lingkungan.

"Sekarang semakin banyak warga Cianjur yang menjaga lingkungannya," ujar Wahyu di hadapan Dedi Mulyadi seusai Kirab Milangkala Tatar Sunda dikutip, Sabtu (9/5/2026).

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian
Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian
Sumber :
  • ANTARA/Ahmad Fikri

Selain itu, Wahyu kembali memberikan apresiasinya. Bagi Bupati Cianjur itu, sosok KDM berhasil membuat warga Cianjur bersikeras menjaga hutan.

Pasalnya, Dedi Mulyadi selalu menekankan betapa pentingnya menjaga alam. Gubernur Jabar itu pun membentuk berbagai kebijakan hingga terobosannya yang menyangkut pada konservasi alam.

Program kebijakan dan terobosan dari KDM membuat kepedulian masyarakat semakin meningkat, terutama dalam urusan menjaga hutan.

Ia selaku Bupati Cianjur tentu bahagia mendengar hal itu. Menurutnya, hutan sebagai aspek penting dalam menjaga keseimbangan ekologis.

Selain itu, kehadiran hutan juga mencegah bencana alam. Bahkan, alam yang terjaga mampu mendukung perekonomian bagi warga Cianjur.

"Banyak juga yang menjaga alam," ucapnya.

Di kesempatan itu, Wahyu mengapresiasi warga Cianjur. Masyarakat kerap kali aktif dan inisiatif untuk selalu menjaga kebersihan.

Bahkan, kata dia, tak sedikit masyarakat di Cianjur turut mengikuti gerakan penghijauan. Hal ini menjadi keuntungan utama bagi Pemkab Cianjur untuk melakukan mitigasi bencana.

Selain tentang kelestarian lingkungan dan alam, Wahyu membagikan kabar baik. Ia mengungkapkan berkat sosok KDM membuat warga Cianjur semakin bangga menjadi orang Sunda.

Ia menegaskan alasan tersebut tidak semata pendapat semata. Wahyu melihat pancaran bahagia ribuan warga Cianjur yang antusias menyemarakkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda.

"Sejak Pak Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jabar, banyak warga Cianjur malah semakin bangga menjadi urang Sunda," terangnya.

Ia menyampaikan harapannya agar masyarakat Jabar sejahtera. Melalui karnaval ini, KDM diharapkan untuk menghidupkan kembali betapa pentingnya Tatar Sunda.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) di Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Cianjur, Jabar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) di Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Cianjur, Jabar
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Sementara, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan utama dari momentum Milangkala Tatar Sunda. Ia menginginkan seluruh elemen kembali menata alam.

Ia menyampaikan ancaman terbesar saat ini. Kata dia, tidak selarasnya alam dengan manusia menjadi tantangan berat yang harus diubah mulai dari sekarang.

"Kita paham, misalnya di Cianjur, banyak hal aneh yang tidak logis terjadi. Misalnya banjir kok di Puncak, di mana-mana banjir itu di dataran rendah, tapi ini banjir terjadi di dataran tinggi," ujar Dedi Mulyadi.

KDM menegaskan bahwa, Pemprov Jabar siap melawan pihak yang berupaya mengeksploitasi alam. Maka dari itu, pemerintah akan kembali menata tata ruang.

"Nanti pemerintah kota dan kabupaten mengikuti apa yang sudah ditetapkan provinsi. Ini sudah kita sepakati dengan Dirjen Tata Ruang. Kita sudah ada pertemuan dengan Kementerian ATR/BPN," terangnya.

Mantan Bupati Purwakarta ini memahami pertumbuhan ekonomi sangat penting. Namun demikian, pelaksanaan melakukan hal tersebut tentu harus dibarengi dengan keselarasan kondisi alam dan lingkungan.

KDM akan mendorong anggaran dari APBD perubahan. Nantinya, dana ini akan dialokasikan agar masyarakat terus menanam pohon, terutama di kawasan tebing yang rentan terjadinya bencana alam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nanti kebun-kebun sayur secara bertahap akan diubah menjadi tanaman keras, kopi, dan tanaman lainnya yang mempunyai fungsi-fungsi ekologinya," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT