GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Minggu, 10 Mei 2026 - 23:37 WIB
Sherly Tjoanda - Richard Lee - Kang Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Kolase Instagram/s_tjo - Instagram/dr.richard_lee - YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Kabar tentang Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, hingga Dokter Richard Lee menjadi topik terpopuler di tvOnenews.com sepekan ke belakang.

Berikut ringkasan tiga artikel terpopuler di tvOnenews.com:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap di Hadapan Jemaah Haji

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos melakukan pelepasan calon jemaah haji asal Malut
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos melakukan pelepasan calon jemaah haji asal Malut
Sumber :
  • Antara

Gubernur Sherly Tjoanda menjadi sorotan usai salah ucap saat memberikan sambutan kepada jemaah calon haji asal Maluku Utara di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Dalam sambutannya, Sherly awalnya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan tambahan uang saku sebesar Rp1,5 juta kepada setiap jemaah calon haji. 

Bantuan tersebut diberikan kepada 768 calon haji asal Maluku Utara yang berangkat melalui Embarkasi Makassar.

Namun suasana mendadak cair ketika Sherly tanpa sengaja mengucapkan “selamat menunaikan ibadah puasa” saat menutup sambutannya. 

Para jemaah langsung tertawa dan serempak meralat ucapan tersebut menjadi “ibadah haji”.

Menyadari kesalahannya, Sherly Tjoanda langsung meminta maaf sambil mengaku kurang tidur karena harus berangkat sejak dini hari untuk mengantar para jemaah.

Tak hanya melepas di asrama haji, Sherly bersama Wakil Gubernur Maluku Utara turut mengantar para calon haji hingga masuk ke dalam pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. 

Ia bahkan sempat menyampaikan pesan kepada para jemaah melalui interkom layaknya pramugari, mendoakan agar perjalanan ibadah mereka berjalan lancar dan seluruh jemaah tetap sehat.

Baca artikel selengkapnya: Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur


Kades Hoho Tetap Lantik Perangkat Desa usai Curhat ke KDM

Kades Hoho dan Dedi Mulyadi
Kades Hoho dan Dedi Mulyadi
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / Instagram @dedimulyadi71

Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf atau yang dikenal sebagai Kades Hoho, kembali menjadi sorotan di tengah polemik seleksi perangkat desa di Purwasaba, Banjarnegara.

Setelah sebelumnya mengaku mendapat tekanan terkait proses seleksi tersebut saat berbincang dengan Dedi Mulyadi, Kades Hoho kini menegaskan bahwa pelantikan perangkat desa tetap akan dilakukan.

Ia mengaku siap menghadapi segala konsekuensi hukum apabila keputusan tersebut nantinya dipersoalkan hingga Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Sebelumnya, saat bertemu Dedi Mulyadi di Lembur Pakuan, Subang, Hoho sempat menceritakan tekanan yang diterimanya dari berbagai pihak terkait belum dilantiknya perangkat desa hasil seleksi.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi meminta Kades Hoho tetap menempuh jalur hukum dan prosedur birokrasi tanpa melibatkan tekanan massa. 

Menurutnya, keputusan harus diambil berdasarkan aturan yang adil, transparan, dan akuntabel.

Di sisi lain, Kades Hoho juga meminta hasil pemeriksaan khusus dari inspektorat dibuka secara transparan. 

Ia bahkan menyinggung pengalaman pada 2020 yang menurutnya sempat menyeret namanya ke persoalan hukum meski belum menggunakan anggaran desa.

Meski polemik belum mereda, Kades Hoho tetap bersikeras melantik perangkat desa dan mempersilakan pihak yang merasa dirugikan untuk menggugat melalui jalur hukum.

Baca berita selengkapnya: Setelah Mengaku Tertekan ke Dedi Mulyadi, Kades Hoho Kini Tegas Sebut Tetap Lantik Perangkat Desa
 

Koh Hanny Ungkap 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Kolase Hanny Kristianto dan Richard Lee
Kolase Hanny Kristianto dan Richard Lee
Sumber :
  • Kolase YouTube/The Sungkars - Instagram/dr.richard_lee

Pencabutan sertifikat mualaf milik Dokter Richard Lee oleh Hanny Kristianto menjadi sorotan publik. 

Koh Hanny menegaskan bahwa pencabutan tersebut hanya terkait administrasi dan tidak membatalkan keislaman Richard Lee.

Melalui video di media sosial, Koh Hanny menjelaskan ada tiga alasan utama pencabutan sertifikat tersebut. 

Pertama, sertifikat disebut tidak digunakan sebagaimana mestinya selama lebih dari satu tahun. 

Kedua, sertifikat mualaf dianggap dipakai dalam perselisihan sesama muslim hingga masuk ke ranah kepolisian dan pengadilan. 

Ketiga, Richard Lee disebut kembali beribadah ke gereja.

Meski begitu, Koh Hanny menegaskan pencabutan sertifikat bukan karena Richard Lee masih melakukan maksiat atau meninggalkan ibadah. 

Ia juga menyebut pihaknya pernah mencabut sertifikat mualaf milik orang lain.

Menanggapi hal itu, Richard Lee mengaku menghormati keputusan tersebut. 

Menurutnya, keyakinan adalah urusan pribadi antara manusia dengan Tuhan, bukan sekadar dokumen atau label administratif.

Baca berita selengkapnya: 3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(han/anf/klw/gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT