GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Senin, 11 Mei 2026 - 00:52 WIB
Dedi Mulyadi datangi rumah duka Abah Bidong
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Kisah haru datang dari rumah duka Abah Bidong atau Ki Bidong di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor

Di tengah suasana kehilangan akibat musibah longsor, keluarga almarhum tak kuasa menahan tangis saat didatangi langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abah Bidong diketahui meninggal dunia usai tertimbun longsor saat membersihkan bantaran sungai dan menebang pohon bambu di area tebing Kampung Cibeureum/Cinekol. 

Niat mulianya menjaga lingkungan justru berakhir tragis setelah longsor susulan datang dan menimbun tubuhnya.

Korban sempat tertimbun material tanah selama berjam-jam sebelum akhirnya ditemukan tim SAR dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa sore, 5 Mei 2026.

Dedi Mulyadi mengunjungi rumah duka Abah Bidong
Dedi Mulyadi mengunjungi rumah duka Abah Bidong
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Kedatangan Kang Dedi Mulyadi (KDM) ke rumah duka pun langsung disambut haru oleh keluarga. 

Dalam pertemuan itu, Dedi berbincang santai dengan istri dan anak-anak almarhum sambil mengenang sosok Abah Bidong yang dikenal pekerja keras dan peduli lingkungan.

Di tengah obrolan tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan soal kebutuhan keluarga, termasuk biaya tahlilan yang masih berjalan.

“Biaya tahlilan bagaimana?” tanya Dedi Mulyadi kepada keluarga korban.

Pihak keluarga pun menjelaskan bahwa selama ini biaya tahlilan terbantu dari donasi warga dan bantuan para dermawan. 

Mereka mengaku tetap bersyukur karena banyak orang yang peduli setelah kepergian Abah Bidong.

Dedi Mulyadi datangi rumah duka Abah Bidong
Dedi Mulyadi datangi rumah duka Abah Bidong
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Mendengar jawaban itu, Dedi Mulyadi langsung tersentuh. Ia kemudian memberikan bantuan tunai sebesar Rp20 juta untuk membantu biaya tahlilan almarhum.

“Saya tambahkan Rp20 juta buat tahlilan,” ujar Dedi sambil menyerahkan amplop berisi uang tunai.

Suasana rumah duka langsung pecah haru. Anggota keluarga tampak menangis histeris, bahkan ada yang bersujud syukur sambil memeluk Dedi Mulyadi.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Dedi. Sehat, berkah,” ucap sang istri sambil menahan tangis.

Tak hanya itu, Dedi kembali membuka tasnya dan mengeluarkan uang tunai tambahan sebesar Rp10 juta. 

Bantuan tersebut diberikan khusus untuk sang istri agar memiliki bekal setelah ditinggal suaminya.

“Ini saya tambahin Rp10 juta. Ini disiapkan untuk bekal Ema, Ema kan ditinggalkan Abah, harus ada bekal,” kata Dedi.

Anak almarhum Abah Bidong memeluk erat KDM
Anak almarhum Abah Bidong memeluk erat KDM
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Anak almarhum juga sempat menceritakan bahwa acara tahlilan di rumah mereka dihadiri ratusan warga setiap harinya.

“Tahlilnya ini 200 orang, kadang 300 orang,” ujar anak korban.

Mendengar itu, Dedi kembali memuji sosok Abah Bidong yang dianggap memiliki jasa besar di lingkungan tempat tinggalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pak Bidong hebat,” kata Dedi Mulyadi.

Setelah berbincang cukup lama dan memberikan dukungan moril kepada keluarga, Dedi Mulyadi kemudian berpamitan pulang.  (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT