GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tak Kuasa Menangis, Ibu Penjual Rambutan Rela Rugi 22 Ikat untuk Anak Yatim, KDM: Dikasih Semua

kini Kang Dedi Mulyadi (KDM) tak kuasa menahan tangisnya ketika bertemu seorang ibu penjual rambutan di sebuah desa di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Senin, 11 Mei 2026 - 06:45 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menangis bertemu ibu penjual rambutan
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com - Sejak dulu tidak pernah berubah, gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi selalu menjadi perhatian publik lantaran kerap menemui warganya dan membantu menyelesaikan masalah hidup.

Namun, kini Kang Dedi Mulyadi (KDM) tak kuasa menahan tangisnya ketika bertemu seorang penjual rambutan di sebuah desa di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditengah hujan deras mengguyur, Dedi Mulyadi bertemu seorang ibu penjual rambutan bersama putranya yang masih kelas 1 SMP berjualan di pinggir jalan.

Rambutannya masih tersedia sangat banyak meski ibu pedagang tersebut sudah berjualan sejak pagi hari. 

Niat hati KDM ingin menguji ibu penjual rambutan tersebut dengan menawarnya separuh harga modal. Tetapi justru Dedi Mulyadi sendiri yang terkejut dengan jawaban ibu tersebut.

“Belinya 6.000, ibu jual 3.000 aja seikat daripada busuk. Kalau busuk lebih nggak laku,” ungkap Dedi Mulyadi pada tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

“Ya kalau bapak mau,” ujar ibu penjual rambutan itu sambil tersenyum.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu ibu penjual rambutan di Indramayu
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu ibu penjual rambutan di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Kemudian, Dedi Mulyadi mengatakan rambutan yang ia beli dari ibu tersebut akan dijual lagi untuk bantuan kepada anak yatim.

Ibu tersebut justru ikhlas bila rambutan miliknya dapat membantu anak yatim. 

“Saya mau jual lagi, kalau saya beli 3.000 saya jual lagi 5.000. Yang 2.000 (keuntungan) untuk anak-anak yatim,” jelas KDM.

“Kalau begitu silahkan pak. Kalau buat anak yatim silahkan,” kata ibu tersebut.

“Ibu rugi?” tanya Dedi.

“Rugi biarin, untuk bantu bapak, untuk bantu anak yatim,” jawabnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu ibu penjual rambutan di Indramayu
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bertemu ibu penjual rambutan di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Penjual itu masih memiliki 22 ikat untuk dijual hari ini. Sehingga ia menanggung kerugian besar pada hari itu.

“Kalau saya minta semua, saya nggak usah beli. Semuanya diberikan?” tanya orang nomor satu di Jabar itu.

“Iya silahkan, kalau mau disumbangkan, silahkan,” katanya dengan Ikhlas.

Dengan semangat, ibu penjual tersebut membantu Dedi Mulyadi memasukkan rambutan dagangannya ke dalam mobil.

Karena tidak tega kepada ibu tersebut, rambutan yang telah dimasukkan ke dalam mobil dikembalikan oleh KDM.

Ia memberikan sejumlah uang untuk modal berjualan kepada ibu tersebut, seketika suasana menjadi haru.

Dedi Mulyadi pun tak kuasa menahan tangisnya, dengan suara bergetar ia kagum dengan kebaikan ibu penjual rambutan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini orang hebat lho, orang baik. Kamu orang kaya, punya duit nggak akan rela kayak dia. Dia kasihin lho semuanya,” pungkasnya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!
Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 pekan ini, di mana ada delapan tim putra ternama Indonesia yang akan tampil termasuk LavAni hingga Surabaya Samator kembali unjuk gigi.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT