Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati
- Youtube FHI Multimedia
Tapi anehnya, aksi tidak senonoh itu hanya dilakukan Kiai Ashari kepada santriwati yang menurutnya cantik. Jika biasa-biasa saja, hanya disuruh cium tangan.
“Tapi kalo santri biasa ya cuma salam tangan,“ ungkap T.
Alasan Santriwati Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari
- X @neVerAl0nely___
Masih di kesempatan yang sama, T lalu menjelaskan kenapa banyak santriwati yang pada akhir menuruti ajakan Kiai Ashari untuk menemaninya tidur.
“...sering diajak ziarah, diajak pergi sholawatan. Biasanya berdua, biasanya rame-rame. Kalau santri kan melekatnya harus tawadu,” paparnya.
T menjelaskan bahwa santriwati diterawang oleh Kiai Ashari kalau mereka memiliki penyakit hati. Untuk sembuhkan itu, ia tawarkan solusi, salah satunya tidur bareng.
“Di pondok sana itu ada guru tariqah terus bilangnya nggih disuruh guru tariqah itu. (Menurut guru tariqah) ini bagian dari nyembuhin penyakit,“ rincinya.
T bahkan sempat merasa tidak begitu yakin dan lama-lama kurang yakin ketika dia divonis punya penyakit hati menurut penerawangan asal-asalan dari Kiai Ashari.
“Bilangnya nggih, kulo banyak iri, banyak penyakit dalam semacam iri, semacam dengki, semacam banyak fitnah gitu,“ ucapnya
“Kulo itu banyak sakitnya, kulo tuh iri dengki. Obatnya begini (tidur dengan Kiai Ashari),“ lanjutnya.
“Aku nangkapnya nggak gimana-gimana, tapi dalam hatiku ‘masak aku seburuk itu?'," pungkas santriwati itu.
(han)
Load more