GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Aktivitas Janggal Pelaku Pelecehan di Ponpes Pati yang Bikin Ayah Santriwati Curiga

​​​​​​​Ayah santriwati bongkar 3 aktivitas janggal pelaku pelecehan ponpes di Pati, mulai dari ziarah malam hingga memanggil korban ke kamar pribadinya.
Senin, 11 Mei 2026 - 13:07 WIB
Ilustrasi Ayah Korban Ponpes di Pati
Sumber :
  • tvOnenews.com - Angelia Nafriana

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan di Ponpes kawasan Pati, Jawa Tengah, terus memunculkan fakta baru yang bikin publik geleng kepala. Kali ini, ayah salah satu santriwati korban membongkar sejumlah aktivitas janggal yang sejak lama membuatnya merasa ada sesuatu yang tidak beres di lingkungan pondok tersebut.

Pria yang menggunakan nama samaran Pak Di itu mengaku mulai curiga setelah anaknya mendadak dikeluarkan dari Ponpes dengan alasan yang tidak jelas. Belakangan, sang anak akhirnya berani jujur bahwa dirinya dikeluarkan karena menolak ajakan tidur bersama sang kiai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rangkaian konten podcast milik Denny Sumargo, Pak Di menceritakan sejumlah perilaku mencurigakan oknum pengasuh Ponpes yang kini jadi sorotan publik. Berikut tiga aktivitas janggal yang diungkap sang ayah.

1. Sering Mengajak Santriwati Keluar Malam

Menurut Pak Di, oknum pengasuh Ponpes tersebut kerap mengajak santriwati pergi malam hari untuk kegiatan tertentu, seperti sholawatan hingga ziarah.

“Dia itu selalu yang diajak pergi malam itu entah kegiatan sholawatan, entah ziarah itu kebanyakan santriwati atau wanita. Wanita yang di situ tuh ya yang sudah keluarga kadang ya diajak gitu,” ungkap ayah santriwati.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian publik karena aktivitas malam tersebut disebut lebih sering melibatkan perempuan dibanding santri laki-laki.

2. Hanya Memilih Santriwati untuk Memijat

Kejanggalan berikutnya yang membuat Pak Di curiga adalah kebiasaan oknum tersebut yang hanya meminta santriwati perempuan untuk memijat dirinya.

“Dia tuh selalu kenapa ya yang disuruh mijit ketika sudah banyak santri itu ya kok enggak pernah dia kok nyuruh anak laki-laki untuk mijet padahal di situ banyak santri laki-laki,” katanya.

Tak hanya itu, Pak Di menyebut oknum tersebut bahkan sering mengganti santriwati yang memijat jika dirasa tidak sesuai keinginannya.

“Ketika dianya itu enggak cocok sama yang satu itu alasannya wah tangannya gatal,” lanjutnya.

3. Kedekatan dengan Santriwati Dinilai Tak Wajar

Pak Di juga mengungkap adanya kedekatan yang menurutnya sudah tidak wajar antara oknum pengasuh dengan sejumlah santriwati, termasuk yang sudah berkeluarga.

“Wong di situ ya punya suami ya kadang dipanggil di kamarnya untuk mijet,” ujar ayah santriwati.

Mendengar hal tersebut, Denny Sumargo pun tampak kaget dan mencoba memastikan kembali cerita yang disampaikan narasumber.

“Oh jadi santriwati ini sudah punya suami tapi kadang dipanggil ke kamarnya untuk mijet,” tanya Denny Sumargo.

“Disuruh nemeni di kamar,” jawab ayah santriwati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesaksian tersebut kini menjadi bagian dari sorotan publik terhadap kasus dugaan pelecehan di Ponpes Pati yang tengah ditangani aparat kepolisian. Banyak warganet mengaku ikut merinding setelah mendengar penuturan langsung dari keluarga korban.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Kasus Penitipan Bayi di Bidan Sleman, Polisi Periksa 6 Orangtua

Buntut Kasus Penitipan Bayi di Bidan Sleman, Polisi Periksa 6 Orangtua

Buntut kasus penitipan bayi ke bidan berinisial ORP di Pedukuhan Randu Wonokerso, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman. Kini Polisi identi
Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah RI Masih Aman, Rasio Baru 40,75 Persen dari PDB

Menkeu Purbaya Pastikan Utang Pemerintah RI Masih Aman, Rasio Baru 40,75 Persen dari PDB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan utang pemerintah RI masih aman. Rasio utang tercatat 40,75 persen dari PDB per Maret 2026.
Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Praktik Penitipan Bayi oleh Bidan di Sleman

Polisi Beberkan Fakta Baru dalam Kasus Praktik Penitipan Bayi oleh Bidan di Sleman

Polisi beberkan fakta baru dalam kasus praktik penitipan bayi oleh bidan berinisial ORP yang diselidiki polisi di Kapanewon Gamping, Sleman. Kemudian polisi
Gara-gara Megawati Hangestri, Volimania Indonesia Serbu Hyundai Hillstate

Gara-gara Megawati Hangestri, Volimania Indonesia Serbu Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate untuk V-League Korea 2026/2027. Pengumuman itu langsung buat volimania Indonesia ramai menyerbu medsos klub.
Kembali ke Piala Asia Setelah 40 Tahun, Singapura Pilih Tim yang Bisa Keluar dari Zona Nyaman pada FIFA Matchday Juni 2026

Kembali ke Piala Asia Setelah 40 Tahun, Singapura Pilih Tim yang Bisa Keluar dari Zona Nyaman pada FIFA Matchday Juni 2026

Singapura pun tak membuang sia-sia kesempatan tampil di ajang paling bergengsi di Asia ini. Termasuk dengan mempersiapkan lawan-lawan tanggung selama persiapan. 
Soroti Maraknya OTT di Daerah, Wamendagri Sebut Peluncuran Panduan Antikorupsi Jadi Momentum Reformasi dan Birokrasi

Soroti Maraknya OTT di Daerah, Wamendagri Sebut Peluncuran Panduan Antikorupsi Jadi Momentum Reformasi dan Birokrasi

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menilai pendidikan antikorupsi harus menjadi dasar dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan kreatif.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT