News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Selasa, 12 Mei 2026 - 04:53 WIB
Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Kiai Ashari ditangkap karena kasus pencabulan
Sumber :
  • X @neVerAl0nely___

tvOnenews.com - Gerak-gerik Ashari bin Karsana atau Kiai Ashari selaku pendiri dan pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo memang sudah dicurigai sejak awal.

Hal ini dikatakan oleh Pak Di, saksi mata yang pernah bekerja dengan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Tlogowungu, Pati sejak tahun 2015 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ashari bin Karsana atau Kiai Ashari atau AS (51), pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo Pati belakangan ini membuat masyarakat luas kesal bukan main.

Ini karena status Kiai Ashari sebagai orang yang paham agama malah dipergunakan untuk melakukan tindakan tidak pantas yaitu pencabulan terhadap santriwati.

Sejauh ini ada 50 santriwati menurut kuasa hukum Ali Yusron yang sudah terdata sebagai korban nafsu sesaat Kiai Ashari. Kepolisian langsung bergerak mendapati laporan itu.

Jakarta dan Bogor sempat menjadi titik pelarian Kiai Ashari sebelum diringkus pihak berwajib di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, tempat persembunyian terakhirnya.

Tim gabungan Polresta Pati dan Jatanras Polda Jateng langsung mengamankan Kiai Ashari yang saat itu hendak pergi ke suatu tempat pakai motor bebeknya.

Gelagat Mencurigakan Kiai Ashari

Pak Di, saksi kasus pencabulan Kiai Ashari terhadap santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo
Pak Di, saksi kasus pencabulan Kiai Ashari terhadap santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo
Sumber :
  • YouTube Curhat Bang Denny Sumargo

Pak Di, saksi yang pernah bekerja di Ponpes Ndholo Kusumo bersama Ashari bin Karsana menceritakan bagaimana kecurigaannya terhadap sang pemuka agama.

Lebih dari satu dekade mengabdi di sana, Pak Di sebetulnya sudah curiga terhadap Kiai Ashari sejak awal pendirian Ponpes Ndholo Kusumo pada 2015.

Menurut kesaksian Pak Di, pria cabul berusia 51 tahun tersebut selalu mengajak santriwati untuk keluar pergi malam-malam dengan alasan ziarah atau sholawatan.

“Di situ tuh saya juga gerak-geriknya pak kiai-nya kurang, menurut saya kurang pas,“ ucap Pak Di.

“Contohnya begini, dia tuh selalu yang diajak pergi malam, entah kegiatan sholawatan, entah ziarah itu kebanyakan santriwati atau wanita, ada di situ yang udah berkeluarga diajak,“ lanjutnya.

Tabir kecurigaan Pak Di berlanjut setelah dia menyadari bahwa Kiai Ashari tak pernah sekalipun menyuruh santri laki-laki untuk memijatnya.

“Kejanggalan-kejanggalan di situ, dia tuh selalu kenapa ya yang disuruh mijit ketika sudah banyak santri itu ya kok gak pernah dia nyuruh anak laki-laki untuk mijit,“ ungkapnya.

Tak jarang, Kiai Ashari kerap gonta-ganti santriwati untuk memijatnya dengan alasan jika korban lain tangannya gatal atau pijatnya kurang enak.

“Setiap kali kan sering jagong (berkunjung) ya sama saya terus kalo saya begadang malam ya ikut jagong di situ,“ katanya.

“Ketika dianya gak cocok sama yang satu, itu alasannya 'wah tangannya gatal', dalam arti kurang enak mijitnya,“ cerita Pak Di.

Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo 

Ponpes Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, terpantau sepi, Selasa (5/5/2026).
Ponpes Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah, terpantau sepi, Selasa (5/5/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Sebelum menceritakan kecurigaannya, Pak Di merincikan bagaimana situasi lingkungan sekitar sebelum akhirnya Ashari bin Karsana membentuk Ponpes Ndholo Kusumo di Tlogowungu, Pati.

“Saya mulai disitu dari 2015 atau 2016 ya. Di situ, mula-mula jadi temen, ngaji lah disitu, banyak orang-orang tua yang ngaji disitu saya nimbrung,“ beber Pak Di.

Kata Pak Di, tempat yang sekarang menjadi Ponpes Ndholo Kusumo merupakan tempat untuk jemaah thoriqoh dari Jawa Timur berkumpul membentuk pengajian.

Pria paruh baya tersebut bahkan sampai dengan sukarela membantu Kiai Ashari untuk berkeliling mencari santri sebelum jumlahnya sebanyak sekarang.

“Sebelumnya belum bikin pondok itu, belum ada. Disitu dikumpulin orang tuh untuk jemaah thoriqoh di Jawa Timur,” tuturnya.

“Disitu mulai bikin pondok, terus saya bantulah, bantu cari santri, untuk bantu bangun pondok, bangun sekolahan jadi saya mulai disitu pembangunan gedung MI,“ tutup Pak Di.

(han)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenapa Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Baru Digelar setelah Empat Bulan Meninggal?

Kenapa Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Baru Digelar setelah Empat Bulan Meninggal?

Prosesi pemakaman kenegaraan untuk melepas kepergian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan berlangsung di bawah pengawalan -
Curhatan Driver Ojol soal Implementasi Komisi 8 Persen

Curhatan Driver Ojol soal Implementasi Komisi 8 Persen

Terkait pemberlakuan komisi 8% layanan ride hailing ojol diberlakukan sejak 1 Juli 2026. Selama 3 hari pertama implementasi kebijakan ini tuai berbagai komentar
Mengenal Sosok yang Wakili Indonesia di Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Mengenal Sosok yang Wakili Indonesia di Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei di Iran

Prosesi pemakaman kenegaraan untuk melepas kepergian Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei dipastikan berlangsung di bawah pengawalan...
Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah

Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah

Di tengah perkembangan digitalisasi atau derasnya arus kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, IHBS memilih
Kabar Terbaru Misteri Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra, Keluarga Bilang Begini

Kabar Terbaru Misteri Hilangnya Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra, Keluarga Bilang Begini

Budhi Purwa, paman Nadira Az-Zahra (21) menegaskan pihak keluarga dan polisi masih mencari keberadaan mahasiswi Prodi S1 SIKC, Telkom University angkatan 2023.
Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos

Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengungkapkan sebagian besar anak diketahui memalsukan usia demi tetap bisa mengakses medsos.

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP Desak Jokowi Penuhi Janjinya untuk Tunjukkan Ijazah Asli: Ditunggu Kehadirannya di PN Jakarta Timur

PDIP desak mantan Presiden ke-7 RI Jokowi untuk memenuhi janjinya hadir di PN Jakarta Timur terkait kasus ijazah sebelum melakukan safari ke NTT. Hal ini diucap
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT