News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seusai Dinasihati Dedi Mulyadi, Kades Hoho Makin Tegas Akan Lantik Perangkat Desa Purwasaba

Kades Hoho makin tegas melantik perangkat desa Purwasaba usai mendapat nasihat dari Dedi Mulyadi terkait polemik seleksi desa. Simak berita selengkapnya!
Selasa, 12 Mei 2026 - 12:13 WIB
Kades Hoho dan Dedi Mulyadi
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Sikap Hoho Alkaf kini terlihat semakin tegas di tengah polemik seleksi perangkat desa Purwasaba, Banjarnegara. Setelah sempat mengaku tertekan dan curhat langsung kepada Dedi Mulyadi, Kades Hoho kini justru menegaskan dirinya tetap akan melantik peserta seleksi yang dinilai lolos secara sah.

Pernyataan tegas itu muncul setelah sebelumnya Hoho Alkaf menjadi sorotan karena mengaku mendapat tekanan terkait proses seleksi perangkat desa. Bahkan, ia sempat datang ke Lembur Pakuan, Subang, pada 16 Maret 2026 untuk berbincang langsung dengan Dedi Mulyadi usai menjadi korban pengeroyokan oleh oknum LSM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi terlihat memberikan nasihat agar persoalan tersebut ditempuh melalui jalur hukum dan prosedur birokrasi yang berlaku.

“Bapak mah tempuh saja jalur prosedur hukum karena bapak adalah kepala desa, kekuatannya adalah kekuatan di birokrasi. Standarnya ya standar birokrasi saja. Jangan ada standar pengerahan masalah lagi,” ujar Dedi Mulyadi.

Dedi juga mengingatkan bahwa setiap keputusan harus berdiri di atas prosedur yang benar dan tidak boleh diubah hanya karena tekanan dari pihak tertentu.

“Karena kepala desa ya kita gunakan saja aturan hukum, dan setiap orang enggak boleh tertekan apa pun untuk merubah sebuah keputusan. Kalau keputusan itu diyakini oleh sebuah kebenaran, tapi kalau tidak diyakini oleh kebenarannya, ada keraguan, merasa salah dalam prosedur, ya setiap orang boleh mengoreksi,” lanjutnya.

Menurut Dedi, jika proses seleksi perangkat desa memang sudah berjalan secara adil dan transparan, maka keputusan tersebut harus dijalankan.

“Kalau misalnya seleksi itu diyakini memang sudah sesuai prosedur, kemudian adil, transparan, terbuka, akuntabel, ya putuskan.”

Namun Dedi juga menegaskan, perubahan tetap bisa dilakukan jika ditemukan bukti kecurangan yang jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tetapi kalau merasa seleksi itu tidak terbuka, kemudian terindikasi tindak kecurangan, ya orang boleh dong melakukan perubahan, tetapi perubahannya dilakukan setelah ada fakta-fakta dan bukti-bukti yang akurat. Gitu ya pak.”

Di akhir percakapan, Dedi sempat melontarkan kalimat yang kemudian ramai diperbincangkan publik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Walau Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Optimistis Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Justin Hubner justru menyoroti ketangguhan Timnas Indonesia setelah dipaksa harus bermain dengan 10 pemain sejak Thom Haye mendapat kartu merah.
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT