GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos memperlihatkan sikap centilnya yang bikin gemas saat melewati hutan tempat tinggal masyarakat Suku Togutil.
Rabu, 13 Mei 2026 - 06:55 WIB
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos menunjukkan sikapnya yang bikin gemas
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GubSherly

Tidore, tvOnenews.com - Momen gemas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda tak habis-habisnya mencuri perhatian publik. Kali ini, ia membagikan momen dirinya menyusuri hutan viral di media sosial.

Saat itu Sherly Tjoanda mengunjungi lokasi kediaman masyarakat adat Suku Togutil pada Rabu (6/5/2026). Letak komunitas terpencil ini berada di Desa Koli, Oba, Kota Tidore Kepulauan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sherly Tjoanda langsung mendapat sambutan hangat dari warga sekitar. Ia juga diajak berbincang oleh seorang warga Suku Togutil alias Suku Tobelo Dalam berpenampilan sederhana bernama Doko.

Sherly Tjoanda langsung diminta untuk membangun rumah layak huni (RLH). Doko mengaku senang jika pemerintah memberikan rumah atau pembangunan perumahan tanpa menghilangkan identitas budaya.

"Mereka mau tinggal menetap?," tanya Sherly Tjoanda dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube GubSherly, Rabu (13/5/2026).

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos menyapa masyarakat adat Suku Togutil
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos menyapa masyarakat adat Suku Togutil
Sumber :
  • Instagram/@s_tjo

Doko menegaskan, masyarakat Suku Tobelo Dalam tetap menetap di hutan meski nanti adanya hunian yang layak. Sherly Tjoanda menerima permintaan tersebut dan memberikan jaminan kesejahteraan bagi mereka.

"Mau belajar berkebun? Kalau di pemukiman nanti dikasih bulanan berasnya. Nanti melihara ayam ya," ucap Sherly.

Di momen ini, Sherly coba meminta diajarkan bahasa Tobelo. Pasalnya, masyarakat adat tersebut masih banyak yang berbahasa Tobelo, sebagian sudah mengerti Bahasa Indonesia.

"Bilangnya gimana saya senang bisa jumpa? Bapak kasih tahu ke saya," minta dia.

Sherly pun diajarkan oleh perwakilannya yang bisa menggunakan bahasa komunitas adat terpencil tersebut. Ia langsung coba memperagakan bahasa Tobelo "Saya senang bisa jumpa".

"Rohi make make dengini," ucap Sherly sambil berbahasa Tobelo.

Momen tersebut pun berlangsung hangat. Tak sedikit warga memperlihatkan antusias dan kebahagiaannya dikunjungi oleh Sherly Tjoanda, Pemprov Malut, dan perwakilan Kementerian Sosial (Kemensos).

Kemudian, seorang Kepala Suku bagi warga setempat mendatangi Sherly Tjoanda. Ia mengaku memiliki gangguan penglihatan sehingga membutuhkan biaya operasi.

Sherly menyempatkan untuk menyapa anak-anak kecil warga Suku Togutil. Wanita berusia 43 tahun ini memperlihatkan keseruannya saat berbincang dengan anak-anak.

Sikap Centil Sherly Tjoanda Melewati Hutan

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos bersikap centil saat melewati hutan di tempat tinggal masyarakat adat Suku Togutil
Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos bersikap centil saat melewati hutan di tempat tinggal masyarakat adat Suku Togutil
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GubSherly

Sherly pun melanjutkan perjalanan ke area lain sebagai tempat warga Suku Togutil. Ia harus melewati pohon-pohon yang rimbun di tengah hutan tersebut.

Sherly mengaku bisa mendapat pengalaman baru, terutama dari segi pemahaman masyarakat Suku Togutil yang tinggal di pedalaman dan di area depan terhadap Bahasa  Indonesia.

"Mereka biasanya sudah bisa bahasa kita, tapi kalau yang masih tinggal di dalam, dia enggak bisa bahasa kita dan dia pakai bahasa Tobelo," jelasnya sambil jalan melewati hutan.

Selain itu, Sherly juga masih heran banyak warga memiliki nama yang sulit dimengerti. Bahkan, tak sedikit anak-anak yang belum mempunyai nama.

Di momen inilah, istri mendiang Benny Laos itu coba mengajak admin media sosialnya, Nur berbincang. Ia menunjukkan sikapnya yang bikin gemas.

Momen ini kebetulan direkam oleh tim kameramen. Sambil berseloroh, Sherly mengajak bercanda yang menyebutkan agar mereka tidak mendahuluinya.

"Hey sok tahu kalian, nggak tahu jalan tapi jalan terus nanti di hutan sendiri," canda Sherly.

Sherly menunjukkan sikap centilnya. Ia coba memperagakan bagaimana bisa menyulap agar dirinya menghilang.

"Menghilang. Bagaimana mau menghilang segini banyaknya (orang-orang di belakang saya," ucapnya dengan gaya centil.

Di tengah perjalanan itu, Sherly kembali bertemu seorang anak kecil. Ia coba menggandeng anak gadis tersebut untuk menuju kediaman warga lainnya.

Ia dan jajaran Pemprov Malut dan Kemensos tiba di lokasi berikutnya. Ia kembali melihat kehidupan sederhana dilakukan warga sehari-hari.

Sherly Tjoanda Ungkap Program selain Pembangunan Rumah Layak Huni

Sherly kemudian menyampaikan program yang segera direalisasikan oleh Pemprov Jabar. Dari kunjungan itu, ia ingin meningkatkan kualitas gizi bagi masyarakat Suku Togutil terutama terhadap anak-anak.

Selain perbaikan gizi, Gubernur Malut itu menginginkan adanya perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP). Nantinya, setiap keluarga masyarakat Suku Togutil tercatat secara resmi di Kantor Disdukcapil.

Kata Sherly, perekaman KTP terhadap setiap KK memudahkan pemerintah menyalurkan akses bantuan sosial. Rencana pembangunan perumahan seluas 5 hektare juga diharapkan berjalan dengan baik.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tegas, Ketua Komisi II DPR RI Minta Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Di-Blacklist: Akui Anda Salah

Tegas, Ketua Komisi II DPR RI Minta Juri Lomba Cerdas Cermat MPR Di-Blacklist: Akui Anda Salah

Ketua Komisi II DPR RI minta juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di-blacklist dan mengakui kalau akui kesalahan. Dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR mendadak viral.
Gerindra Minta Maaf Anggota DPRD Jember Main Game Sambil Merokok Saat Rapat, Bakal Disanksi

Gerindra Minta Maaf Anggota DPRD Jember Main Game Sambil Merokok Saat Rapat, Bakal Disanksi

Menurut Halim, sikap Syahri dianggap tidak mencerminkan kedisiplinan maupun tata tertib dalam forum resmi DPRD.
Dorong Babak Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Diulang, DPR: Supaya Adil, Tidak Mengurangi Minat dan Antusiasme Anak-Anak

Dorong Babak Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Diulang, DPR: Supaya Adil, Tidak Mengurangi Minat dan Antusiasme Anak-Anak

Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Hetifah Sjaifudian mendorong agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat diulang.
Prabowo Minta Giant Seawall Pantura Tak Sekadar Bendung Rob tapi Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi

Prabowo Minta Giant Seawall Pantura Tak Sekadar Bendung Rob tapi Disiapkan Jadi Mesin Ekonomi

Pemerintah mulai mematangkan megaproyek giant seawall atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara Jawa (Pantura) sebagai tameng menghadapi ancaman penurunan tanah dan banjir rob yang kian mengkhawatirkan.
Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal masa depannya usai didepak dari Timnas Indonesia. Ia mengaku masih membuka peluang melatih, termasuk di Super League.
Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT