News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Rabu, 13 Mei 2026 - 08:18 WIB
Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat menggemparkan publik. Ajang tersebut viral di media sosial belakangan ini.

Acara Lomba Cerdas Cermat ini masih ramai diperbincangkan di media sosial. Kehebohan akibat sikap dari dewan juri hingga MC ajang yang digelar di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (9/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit pengguna media sosial menyinggung kata "artikulasi". Sorotan itu lantaran ada dewan juri memberikan perbedaan nilai terhadap dua peserta Lomba Cerdas Cermat tersebut.

Cuplikan video viral ini membuat MPR RI melalui Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI mengklarifikasi. MPR menyampaikan permohonan maaf hingga menonaktifkan dewan juri dan MC tersebut.

"MPR RI melalui Sekretarian Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat," tulis pernyataan Setjen MPR RI dikutip, Rabu (13/5/2026).

Kronologi Polemik Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI 2026 di Kalbar
Para peserta ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat
Para peserta ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Polemik ini muncul lantaran adanya LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar. Mulanya, sembilan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kalbar menjadi peserta dalam ajang LCC tersebut.

Di babak final, hanya tiga sekolah yang tersisa dalam ajang empat pilar tersebut. Beberapa sekolah di antaranya, SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambar, dan SMAN 1 Sanggau.

1. Juri Beri Penilaian Jawaban Benar tapi Disalahkan

Para peserta ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat
Para peserta ajang Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube MPRGOID

Ketegangan terjadi saat sesi rebutan jawaban. Momen ini diunggah melalui siaran langsung kanal YouTube MPRGOID.

Di momen ini, ketiga regu peserta berupaya sebagai pihak tercepat untuk memberikan jawaban. Adapun pertanyaan dari dewan juri, "DPR dalam memilih anggota BPK, wajib memperhatikan pertimbangan dari lembaga mana?".

Regu C dari SMAN 1 Pontianak langsung sigap menekan bel terlebih dahulu. Kecepatan itulah membuat mereka sebagai penjawab pertama.

Perwakilan dari Regu C menuturkan aspek pemilihan anggota BPK. Dengan pedenya, ia tak ragu menjawab pertanyaan yang dilontarkan dewan juri.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," ujar perwakilan Regu C SMAN 1 Pontianak.

Seorang dewan juri sekaligus Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita WB langsung merespons jawaban tersebut. Ia melontarkan pernyataan mengejutkan kepada Regu C.

Dewan juri itu bukannya memberikan poin tambahan, justru mengurangi poin Regu C sebanyak minus lima. Alhasil, ia melontarkan pertanyaan yang sama kepada Regu B dari SMAN 1 Sambas.

Menariknya, Regu B tidak memberikan pernyataan yang berbeda. Jawaban dari perwakilan SMAN 1 Sambas itu serupa dengan Regu C sebelumnya.

"Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden," jawab perwakilan Regu B.

Regu B mendapat respons "Inti jawaban sudah benar". Jawaban yang serupa dengan Regu C membawa mereka memperoleh 10 poin tambahan dari juri yang sama.

Regu C langsung bereaksi. Mereka menyanggah keputusan tersebut lantaran jawaban yang dilontarkan Regu B sangat persis.

Mereka merasa telah dirugikan. Bagi Regu C, keputusan tersebut tidak adil.

"Izin, tadi kami menjawabnya sama seperti regu B. Sama," kata perwakilan Regu C.

Dyastasita memberikan alasan Regu C mengalami penurunan 5 poin. Jawaban peserta dari SMAN 1 Pontianak tidak menyertakan "Dewan Perwakilan Daerah (DPD)" secara jelas.

"Tadi disebutkan regu C ya, itu pertimbangan dari DPD-nya tidak ada. DPR tadi. Jadi, Dewan Juri tadi berpendapat enggak ada itu Dewan Perwakilan Daerah," terang Dyastasita.

Juri lainnya selaku Kepala Bagian Sekretarian Badan Sosialisasi MPR RI, Indri Wahyuni menyampaikan alasan adanya perbedaan dalam penilaian.

Ia menyebut artikulasi dari Regu C SMAN 1 Pontianak dianggap tidak jelas. Alhasil, ketidakjelasan artikulasi ini membuat Regu C gagal meraih poin dalam sesi tersebut.

"Begini ya, kan sudah diperingatkan dari awal ya, artikulasi itu penting ya. Jadi biasakan menjawab itu dengan artikulasi yang jelas," terang Indri Wahyuni.

"Kalau menurut kalian sudah, tapi Dewan Juri menilai kalian tidak karena tidak mendengar artikulasi kalian dengan jelas, ya itu artinya Dewan Juri berhak memberikan nilai -5. Jadi sekali lagi kami peringatkan artikulasi diperhatikan ya," lanjutnya.

Regu C menginginkan keputusan dari dewan juri harus dikaji ulang. Keberanian ini mengundang polemik terhadap ajang tersebut.

Tak sedikit warga yang bereaksi. Mereka menyampaikan agar dewan juri mengevaluasi keputusan tersebut.

2. MC Tidak Menghargai Peserta

Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalimantan Barat
Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalimantan Barat
Sumber :
  • Kolase YouTube/MPRGOID - Instagram/shindy_mcwedding

Selain dewan juri, publik juga melontarkan kritik keras terhadap MC dari LCC Empat Pilar 2026, Shindy Lutfiana. Pembawa acara itu dinilai tidak berempati kepada peserta yang tak mendapat keadilan.

Shindy bahkan mengatakan dewan juri sudah berkompeten. Kata dia, juri juga teliti dalam urusan memberikan penilaian terhadap jawaban peserta.

3. MPR RI Nonaktifkan Dewan Juri dan MC LCC Empat Pilar 2026

Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI dinonaktifkan
Juri dan MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI dinonaktifkan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID

Polemik ini tidak hanya membuat MPR RI meminta maaf. MPR menjelaskan bahwa, ajang tersebut sebagai salah satu kegiatan pendidikan dan pembinaan untuk generasi muda.

Kegiatan ini, kata Setjen MPR RI, tentu harus disertakan dengan nilai sportivitas, objektivitas, keadilan hingga semangat untuk pembelajaran secara konstruktif.

"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mengenai penilaian jawaban peserta pada sesi lomba," terang Setjen MPR RI.

"Panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini," lanjutnya.

MPR RI berjanji segera mengevaluasi secara menyeluruh, seperti aspek teknis pelaksanaan lomba, mekanisme penilaian hingga tata kelola keberatan dalam perlombaan.

"Tujuannya agar pelaksanaannya ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel," bebernya.

MPR RI juga mengapresiasi seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah. MPR RI juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang antusias mengikuti dan perhatian terhadap pendidikan kebangsaan hingga pelaksanaan LCC Empat Pilar.

"Masukan publik akan menjadi bahan evaluuasi penting demi menjaga kualitas kegiatan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses pembelajaran kebangsaan yang inklusif, edukatif, dan berintegritas," tutup MPR RI.

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
KPK Akui Sejumlah Manajemen BUMN Belum Sampaikan LHKPN

KPK Akui Sejumlah Manajemen BUMN Belum Sampaikan LHKPN

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut masih ada sejumlah manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah Siapkan Dana Pendidikan Rp8,1 Juta Bagi Pemilih Logo HUT ke-81 RI

Pemerintah menyiapkan apresiasi bagi 300 pemilih beruntung logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI mulai dari kesempatan menghadiri upacara kenegaraan di Istana Merdeka hingga bantuan dana pendidikan senilai Rp8,1 juta.
John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

Sidang pembacaan putusan kasus dugaan suap Bea Cukai, yang menyeret pemilik Blueray Cargo John Field, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (10/7) mendatang.
Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan pertemuan khusus dengan pemerintah membahas terkait menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT