GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Kebingungan Didatangi Akademisi dan Pendeta dari Papua: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kebingungan saat didatangi akademisi dan pendeta Papua yang ingin membahas pembangunan berbasis budaya. Simak beritanya!
Senin, 18 Mei 2026 - 11:31 WIB
Dedi Mulyadi dan Akademisi Asal Papua
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Dalam konferensi pertama, APS fokus membahas persoalan konektivitas karena distribusi barang di Papua masih menjadi tantangan besar.

“Di konferensi pertama kita fokus pada konektivitas. Karena darat, laut, udara itu menjadi tantangan terbesar untuk harga barang,” jelas Laus Rumayom.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, APS juga menyoroti persoalan infrastruktur kepelabuhanan di wilayah selatan Papua yang membuat harga barang menjadi sangat mahal.

“Kedua kita fokus pada infrastruktur kepelabuhanan karena banyak daerah yang tidak dilayani oleh kapal. Seperti wilayah selatan harus kapal masuk di sungai-sungai sehingga harga barang di kabupaten-kabupaten sangat mahal,” lanjutnya.

Pada tahun ini, APS mengusung tema pembangunan berbasis etnosains atau kearifan lokal. Mereka ingin pembangunan Papua tidak lagi hanya mengandalkan pendekatan keamanan semata.

“Kemudian di tahun ini izin Kang Dedi kita mengusung tema inovasi pembangunan Papua berbasis etnosains. Jadi kami ingin Papua tidak hanya saja dibangun dengan pendekatan keamanan, kami ingin melihat model pembangunan yang berbasis pada kearifan lokal,” ujar Laus Rumayom.

Laus Rumayom juga mengaku alasan mereka datang menemui Dedi Mulyadi karena melihat sosok pemimpin yang dianggap mampu menjaga budaya di tengah pembangunan modern.

“Dan ketika kami lihat, ikuti semua media sosial dan melihat sosok pemimpin yang memberikan inspiratif untuk bukan saja perubahan tapi mempertahankan eksistensi budaya itu kami lihat ada di Kang Dedi di Jawa Barat,” katanya.

Pujian tersebut langsung disambut serius oleh Dedi Mulyadi. Ia kemudian menjelaskan pandangannya tentang pembangunan yang menurutnya harus berjalan berdampingan dengan budaya dan alam.

“Gini memang kita ini ada salah pemahaman ya. Kalau saya, satu ideologi, dua filosofi, yang ketiga itu teknokrasi, yang keempat humanisme,” ujar Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kearifan lokal yang selama ini dianggap kuno justru merupakan bentuk sains yang sangat tinggi.

“Nah, dalam pandangan saya kebudayaan atau culture atau kearifan lingkungan itu adalah sains. Saya ngomong tadi orang bikin rumah di pohon itu sains. Bukti sainsnya adalah dia bisa hidup, bersatu dengan alam, tidak merusak, nyaman, dan tidak kena bencana,” kata Dedi Mulyadi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Pemain Timnas Indonesia Berbondong-Bondong Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday Juni 2026

3 Pemain Timnas Indonesia Berbondong-Bondong Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday Juni 2026

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia berbondong-bondong membawakan kabar baik untuk John Herdman. Ini bisa menjadi modal berarti menjelang FIFA Matchday Juni 2026.
Tiga Kecamatan di Kabupaten Sintang di Terjang Banjir Bandang

Tiga Kecamatan di Kabupaten Sintang di Terjang Banjir Bandang

Intesitas curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Kabupaten Sintang, menyebabkan banjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Sintang, yakni Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Kecamatan Kelam Permai.
Skenario Hattrick Juara Persib Bandung, Bung Binder Bongkar Hitung-hitungan

Skenario Hattrick Juara Persib Bandung, Bung Binder Bongkar Hitung-hitungan

Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara setelah meraih kemenangan dramatis atas PSM Makassar, dengan hanya membutuhkan satu poin di laga terakhir. 18/5
Warga Sambut Positif Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji, Jadi Ruang Baru untuk Berkumpul dan Berolahraga

Warga Sambut Positif Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji, Jadi Ruang Baru untuk Berkumpul dan Berolahraga

Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji di Kecamatan Ciputat Timur disambut antusias oleh masyarakat. Ruang publik baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tersebut langsung ramai dikunjungi warga sejak resmi dibuka.
Daftar Tim yang Lolos ke FIVB Volleyball Club World Championship 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi

Daftar Tim yang Lolos ke FIVB Volleyball Club World Championship 2026: Ada Jakarta Bhayangkara Presisi

Daftar tim yang lolos ke FIVB Volleyball Club World Championship 2026, salah satunya ada klub putra asal Indonesia yakni Jakarta Bhayangkara Presisi yang menjadi salah satu perwakilan dari benua Asia.
Pramono Resmikan Gedung Baru Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Mampu Layani 100 Pasien per Hari

Pramono Resmikan Gedung Baru Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Mampu Layani 100 Pasien per Hari

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung baru Puskesmas Pembantu Meruya Selatan II, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (18/5/2026).

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT