GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sekadar Pusaka, Naskah Akademik Mahkota Binokasih Diroyeksikan Jadi Acuan Masa Depan Jawa Barat ala Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memproyeksikan kajian ilmiah Mahkota Binokasih sebagai “cetak biru” masa depan Jawa Barat, mulai dari tata ruang, pendidikan, hingga kebijakan sosial yang
Rabu, 20 Mei 2026 - 16:07 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengembalikan Mahkota Binokasih (Binokasih Sanghyang Pake) kepada pihak Keraton Sumedang Larang.
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Ahli Epigrafi Titi Surti Nastiti menjelaskan bahwa Prasasti Batutulis di Bogor dibuat atas perintah Raja Surawisesa untuk mengenang jasa Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi yang memimpin Kerajaan Pajajaran pada 1482–1521.

Menurut Titi, keberadaan peninggalan Pajajaran kini sangat terbatas akibat runtuhnya kerajaan dan masuknya pengaruh kerajaan Islam di Pulau Jawa pada masa berikutnya. Karena itu, Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis menjadi artefak penting untuk melacak kejayaan masa lalu Tatar Sunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam naskah kuno Carita Parahyangan, Mahkota Binokasih disebut pertama kali dibuat di Kerajaan Galuh sebagai simbol legitimasi kekuasaan. 

Ketika Pajajaran runtuh, mahkota tersebut diselamatkan oleh empat utusan kerajaan dan kemudian diserahkan kepada Prabu Geusan Ulun di Sumedang Larang.

Fakta sejarah itu membuat Mahkota Binokasih tidak hanya dipandang sebagai benda pusaka, tetapi juga simbol kesinambungan politik, budaya, dan identitas masyarakat Sunda selama ratusan tahun.

Ahli BRIN Ungkap Makna Kosmologi Mahkota Binokasih

Menariknya, penelitian ilmiah terhadap Mahkota Binokasih juga mengungkap filosofi mendalam di balik desainnya. Ahli Arkeometalurgi BRIN, Harry Octavianus Sofian, menyebut mahkota tersebut mengadopsi konsep Kosmologi Tritangtu.

Konsep itu menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam. Menurut Harry, struktur Mahkota Binokasih terbagi menjadi tiga bagian utama yang melambangkan sistem kepemimpinan Sunda kuno.

Bagian atas berbentuk stupa dengan ornamen bunga teratai yang melambangkan golongan rohaniawan atau pemimpin spiritual. Filosofi ini menggambarkan kebijaksanaan dan nilai moral yang menjadi penuntun masyarakat.

Dedi Mulyadi saat Kirab Mahkota Binokasih
Dedi Mulyadi saat Kirab Mahkota Binokasih
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Bagian tengah merepresentasikan raja atau pemimpin pemerintahan. Ornamen daun segitiga dan Garuda Mungkur melambangkan ketegasan, keberanian, serta tanggung jawab pemimpin dalam melindungi rakyat.

Sementara bagian bawah melambangkan kaum intelektual atau penasihat kerajaan yang bertugas memberikan ilmu pengetahuan dan pertimbangan logis dalam pemerintahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kajian ilmiah tersebut memperlihatkan bahwa Mahkota Binokasih bukan sekadar simbol kerajaan, melainkan juga menyimpan sistem nilai yang kompleks dan relevan hingga saat ini. 

Karena itulah, kirab budaya Mahkota Binokasih 2026 dinilai menjadi momentum penting bagi masyarakat Jawa Barat untuk kembali memahami identitas budaya mereka secara lebih ilmiah dan modern. (udn)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Timnas Indonesia Abroad: Justin Hubner Susul Ole Romeny Datang Lebih Awal Sebelum Garuda Calling

Kabar Timnas Indonesia Abroad: Justin Hubner Susul Ole Romeny Datang Lebih Awal Sebelum Garuda Calling

Timnas Indonesia akan menggelar dua laga uji coba di FIFA Matchday edisi Juni 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta
John Herdman Pantau Pemain Belanda, Bek Ajax Ini Mendadak Beri Kode ke Timnas Indonesia

John Herdman Pantau Pemain Belanda, Bek Ajax Ini Mendadak Beri Kode ke Timnas Indonesia

Pemain keturunan Ajax memberi sinyal kuat ke Timnas Indonesia lewat tato bahasa Indonesia di lehernya, John Herdman memantau?
Siapa Sangka, Megawati Hangestri Ternyata Berperan Besar pada Keputusan Hyundai Hillstate saat Draft Pemain Asing

Siapa Sangka, Megawati Hangestri Ternyata Berperan Besar pada Keputusan Hyundai Hillstate saat Draft Pemain Asing

Kabar bergabungnya bintang voli Indonesia, Megawati Hangestri, ke Hyundai Hillstate benar-benar menyedot perhatian volimania di tanah air dan Korea Selatan.
KPK Sita Alphard dan 3 Hardtop dari Rumah Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

KPK Sita Alphard dan 3 Hardtop dari Rumah Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko

KPK menyita empat mobil dari rumah Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dalam kasus dugaan gratifikasi dan TPPU periode 2020-2026.
Hot News: Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kisah Cinta Sherly Tjoanda dan Benny Laos, hingga Mahkota Binokasih Dibedah BRIN

Hot News: Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kisah Cinta Sherly Tjoanda dan Benny Laos, hingga Mahkota Binokasih Dibedah BRIN

Tiga berita terpopuler hari ini, mulai dari aksi tegas Dedi Mulyadi saat melakukan inspeksi kawasan reboisasi di Puncak Bogor, kisah cinta menyentuh Sherly Tjoanda
Semakin Dekat untuk Jegal Mercedes di Musim Ini, McLaren Optimis Bisa Lanjutkan Tren Positif di F1 GP Kanada 2026

Semakin Dekat untuk Jegal Mercedes di Musim Ini, McLaren Optimis Bisa Lanjutkan Tren Positif di F1 GP Kanada 2026

Peningkatan performa yang McLaren saat F1 GP Miami 2026 lalu menunjukan keberhasilan upgrade besar yang mereka lakukan sepanjang jeda tak terduga di bulan April

Trending

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Josepha Alexandra menilai jawaban yang ia sampaikan sama dengan jawaban milik Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas yang justru dianggap benar oleh juri.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT