GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikap Tegas Dedi Mulyadi Soal Kompensasi PKL Terdampak Pembongkaran: Tidak Ada Ketentuan yang Mengatur

Dedi Mulyadi menanggapi langsung keluhan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak penataan kawasan Cicadas, Kota Bandung. KDM sorot tuntutan kompensasi.
Kamis, 21 Mei 2026 - 14:01 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi menanggapi langsung keluhan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak penataan kawasan Cicadas, Kota Bandung, dalam beberapa hari terakhir.

Penataan yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu mencakup pembongkaran lapak-lapak yang berdiri di atas trotoar dan fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tersebut memunculkan beragam respons dari masyarakat, termasuk sejumlah pedagang yang mengaku keberatan.

Dedi Mulyadi dan Para PKL Cicadas
Dedi Mulyadi dan Para PKL Cicadas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71 / TikTok @spirit.id

Dalam unggahan terbarunya di media sosial pada Kamis (21/5/2026), Gubernur Jawa Barat itu memahami kekecewaan para pedagang yang kehilangan tempat berjualan.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan konsekuensi yang kerap muncul setiap kali pemerintah melakukan penataan ruang publik.

Meski demikian, pria yang akrab disapa KDM itu menegaskan bahwa dirinya harus menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.

"Ketika pedagang kaki lima di trotoar dibongkar, Bapak dan Ibu pasti kecewa. Tetapi, ya saya harus menjalankan prinsip-prinsip kepemimpinan yang bergaris pada ketentuan peraturan," ucap KDM dalam unggahannya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Ia menyebut trotoar merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi pejalan kaki, sehingga tidak boleh digunakan sebagai tempat berdagang secara permanen.

"Memang pedagang kaki lima itu perlu hidup, membiayai keluarga. Tetapi, trotoar bukan untuk pedagang," ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi juga menyoroti hak masyarakat lain yang selama ini terdampak keberadaan lapak di area trotoar.

Selain mengganggu akses pejalan kaki, keberadaan lapak dinilai membuat sebagian toko di kawasan tersebut tidak terlihat dari jalan.

"Trotoar untuk pejalan kaki. Hak pejalan kaki harus diberikan. Hak yang punya toko harus diberikan. Jangan sampai toko juga tidak kelihatan dari depan," sambungnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul koordinator PKL.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul koordinator PKL.
Sumber :
  • Chat GPT AI / Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel /

Menurutnya, pemerintah tidak hanya memikirkan kepentingan pedagang, tetapi juga harus memastikan seluruh warga memperoleh hak yang sama dalam memanfaatkan ruang publik.

Terkait tuntutan kompensasi, Dedi menjelaskan bahwa secara regulasi pemerintah tidak memiliki kewajiban memberikan ganti rugi atas penertiban bangunan maupun aktivitas usaha yang menggunakan fasilitas umum.

"Sebenarnya tidak ada ketentuan yang mengatur pemerintah harus memberikan kompensasi atas kegiatan pembongkaran bangunan atau pedagang yang menggunakan fasilitas umum," tutur Dedi Mulyadi.

Namun demikian, Pemprov Jawa Barat tetap mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan kondisi ekonomi para pedagang yang terdampak.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube biroadpimjabar

Karena itu, pemerintah berupaya memberikan bantuan agar aktivitas ekonomi warga tetap dapat berjalan sambil mencari alternatif usaha atau pekerjaan lain.

KDM juga mengaku menerima berbagai kritik dan kemarahan yang disampaikan pedagang.

Akan tetapi, ia menegaskan kemampuan keuangan pemerintah memiliki batas sehingga tidak memungkinkan memberikan kompensasi dalam jumlah besar kepada seluruh pihak yang terdampak penataan.

"Saya menerima atas kemarahannya. Tetapi, kalau saya harus memberi hingga miliar-miliar, enggak mungkin juga," kata Dedi Mulyadi.

"Kemampuan keuangan kita kan enggak mungkin juga buat ngasih miliar-miliar kepada orang," imbuh dia.

Di akhir keterangannya, Dedi berharap upaya penataan kawasan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman. 

Ia menegaskan bahwa Bandung merupakan milik bersama sehingga seluruh warga berhak menikmati ruang kota yang aman dan tertata dengan baik. (asl)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buru Bos Narkoba Planet Batam ke Singapura, Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky

Buru Bos Narkoba Planet Batam ke Singapura, Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri secara resmi memburu Yuwanky, pemilik tempat hiburan malam (THM) Planet di Batam. 
Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku  Ditangkap, Begini Kronologinya

Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku Ditangkap, Begini Kronologinya

Pihak kepolisian mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap AW (39), seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL). 
Di Tengah Ekonomi Menantang, Pendapatan Asuransi Umum Tumbuh hingga 33,9 Persen

Di Tengah Ekonomi Menantang, Pendapatan Asuransi Umum Tumbuh hingga 33,9 Persen

Salah satu perusahaan asuransi umum mencatat kenaikan pendapatan dan laba sebelum pajak pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Laba bersih Indonesia Re meningkat sekitar 544 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, total aset perusahaan tercatat mencapai Rp10,28 triliun.
Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Malaysia memiliki misi remontada untuk membalaskan kekalahan tim dari Garuda Pertiwi di babak penyisihan grup ketika tampil di perebutan juara.

Trending

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Laba bersih Indonesia Re meningkat sekitar 544 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, total aset perusahaan tercatat mencapai Rp10,28 triliun.
PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI membuka pengiriman bantuan kemanusiaan gratis dari seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Seorang pria berinisial SI (45), warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tega memperkosa anak kandungnya sendiri, SW (14).
Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku  Ditangkap, Begini Kronologinya

Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku Ditangkap, Begini Kronologinya

Pihak kepolisian mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap AW (39), seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL). 
Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Yordania memberikan antisipasi penuh pada Garuda Pertiwi dalam pertandingan yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT