News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Diintimidasi, Putri Ahmad Bahar Sebut Ketum GRIB Jaya Hercules Lepaskan 2 Kali Tembakan Pistol: Dor Dor

Ilma Sani Fitriana, anak penulis buku Ahmad Bahar diduga diintimidasi dan mengingat Ketum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal 2 kali tembak pakai pistol.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 04:54 WIB
Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Ilma Sani Fitriana, anak penulis buku Ahmad Bahar menghebohkan publik. Kemunculannya tak lepas dirinya sempat dibawa anak buah Hercules Rosario Marshal dari ormas GRIB Jaya.

Melalui perwakilan koalisi sekaligus Ketua Bidang Riset dan Advokasi Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LBH AP PP Muhammadiyah), Gufroni, Ilma mengaku sempat diancam oleh Hercules di markas GRIB Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gufroni menjelaskan momen dugaan pengancaman tersebut. Hal mengejutkan bagi Ilma Sani saat diancam dengan dua kali tembakan pistol.

Gufroni menyampaikan dugaan pengancaman lewat letusan pistol saat melaporkan Hercules dan anggota GRIB Jaya ke Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026).

"Jadi, di situ ada ditunjukkan pistol, gitu ya, ditakut-takuti dengan pistol," ujar Gufroni dikutip, Sabtu (23/5/2026).

Lebih lanjut, Gufroni menjelaskan detik-detik Ilma Sani mengalami dugaan pengancaman ini. Pelaku diduga dua kali meletuskan tembakan menggunakan senjata pistol.

"Lalu diletuskan dua kali, letusan ke bawah," katanya.

Selain tembakan, putri Ahmad Bahar tersebut juga mendapat ancaman dirinya akan dipenjara. Hal itu membuat psikologis Ilma Sani terganggu atas peristiwa tersebut.

"Ada ancaman-ancaman bahwa dia akan dipenjara, diancam dipenjara," terangnya.

Tak hanya kepada Ilma Sani, Gufron menyampaikan ancaman dari pelaku yang mengatakan akan mengintimidasi Ahmad Bahar selaku ayah dari kliennya.

"Bapaknya juga akan diancam ditelanjangi lah, kemudian anaknya untuk memvideokan, memvideokan dan seterusnya," jelasnya.

Menurut Gufroni, ancaman-ancaman tersebut diduga mengandung tindakan pidana. Hal ini tertuju kepada Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario de Marshall dan anggotanya.

"Ini sudah masuk kepada tindak pidana. Tindak pidana termasuk penyanderaan, penculikan, ancaman verbal, kemudian penggunaan senjata api dan segala macam. Itu yang pertama," sebutnya.

Sebelumnya, putri penulis buku Ahmad Bahar juga menceritakan momen menegangkan saat berada di markas GRIB Jaya. Hal itu terjadi setelah dirinya dibawa paksa oleh belasan anggota Hercules pada Minggu (17/5/2026)).

Seusai mendatangi Gedung Komnas HAM, Kamis (21/5/2026), ia menyebut Rosario de Marshall melesatkan dua tembakan pistol.

Ia menirukan dugaan ancaman dari Hercules. Intimidasi itu tak lepas dari polemik sang ayah dengan Ketum ormas GRIB Jaya.

"(Hercules berkata) 'Lagian kamu ngapain sih berani-beraninya ancam saya', sambil dia mengeluarkan pistol itu. Terus dia bilang, 'kamu kalau berani nih kamu lihat nih ya', sambil tunjuk-tunjuk," tuturnya.

Ia sempat berpikir Hercules tidak melakukan penembakkan. Nyatanya, pentolan ormas GRIB Jaya tersebut dua kali menarik pelatuk pistolnya.

"Saya pikir nggak bakal sampai menembakkan. Tapi setelah itu, 'Nih saya tembakkan, dor dor'. Dia dua kali menembakkan," katanya.

Cerita saat Dibawa Paksa oleh Anak Buah Hercules

Belasan anak buah Hercules Rosario Marshal dari ormas GRIB Jaya mendatangi rumah penulis buku Ahmad Bahar
Belasan anak buah Hercules Rosario Marshal dari ormas GRIB Jaya mendatangi rumah penulis buku Ahmad Bahar
Sumber :
  • Dokumentasi keluarga Ahmad Bahar

Dalam kesempatan itu, Ilma Sani menceritakan momen dijemput paksa oleh belasan orang mengaku dari GRIB Jaya. Momen itu terjadi lantaran tidak ada orang tuanya di kediaman di kawasan Cimanggis, Depok.

Ia mengaku sempat menolak. Kendati demikian, ia tetap dipaksa karena memikirkan situasi di sekitar rumahnya semakin ramai.

F pun tiba di markas GRIB Jaya dan diminta menunggu Hercules. Di momen ini, ia mendapat tuduhan telah mengirim ancaman kepada mantan preman legendaris Tanah Abang tersebut.

"Saya bilang, 'maaf Pak, bukan saya'. Tapi beliau tetap tidak percaya," katanya.

Reaksi Ormas GRIB Jaya

Tim hukum ormas GRIB Jaya dan penulis buku Ahmad Bahar gelar konferensi pers menyikapi konten menyinggung Hercules Rosario Marshal
Tim hukum ormas GRIB Jaya dan penulis buku Ahmad Bahar gelar konferensi pers menyikapi konten menyinggung Hercules Rosario Marshal
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Melalui Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marselinus Gual, Hercules membantah pernyataan putri Ahmad Bahar. Bahkan, Hercules memperlakukan anak penulis tersebut dengan baik.

"Pak Hercules itu orang baik, janganlah playing victim seolah semua kegaduhan ini bermula dari pihak GRIB Jaya. Padahal, mereka yang provokator, cari pembenaran sana-sini, menyudutkan GRIB Jaya dengan kalimat penculikan," tegas Marselinus.

Ia kembali mengingat saat pihaknya mendatangi rumah Ahmad Bahar. Kala itu pihak RW setempat dan aparat kepolisian mengawasi penggerudukan hingga mendampingi putri penulis buku tersebut.

"Ketika berada di kantor DPP, anak Ahmad Bahar ditanyakan secara langsung di ruang publik atau terbuka, disaksikan oleh banyak orang," katanya.

Kronologi Perseteruan Hercules dan Ahmad Bahar

Ketua Umum Ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Penulis buku, Ahmad Bahar
Ketua Umum Ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Penulis buku, Ahmad Bahar
Sumber :
  • Kolase Antara & Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Diketahui, polemik ini berawal dari konten Ahmad Bahar menyindir Hercules. Motifnya lantaran pentolan GRIB Jaya itu menyinggung sosok Amien Rais.

Setelah itu, Ahmad Bahar dan putrinya dinilai telah mengirim  pesan melalui WhatsApp. Isinya seolah mengancam Hercules dan orang-orang di lingkungan sekitarnya.

Namun, Ahmad Bahar mengaku dirinya dan anaknya tidak merasa mengirim pesan tersebut. Ia mengatakan, nomor ponselnya telah diretas yang membuat rumahnya digeruduk anggota GRIB Jaya.

Permasalahan Ahmad Bahar dengan Hercules sebenarnya sudah tuntas usai mediasi di Polres Depok. Akan tetapi, polemik berlanjut lantaran putri penulis diduga diintimidasi saat di markas GRIB Jaya.

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027: Al Qadsiah Duduki Posisi Puncak, Al Nassr Sukses Langkahi Al Hilal

Hingga 10 Oktober 2026 pukul 07.11 WIB, kompetisi di Liga Pro Saudi 2026/2027 pun mulai memasuki pekan-pekan krusial. Perubahan klasemen pun begitu dinamis.
Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Koops TNI Wabema Konfirmasi Dugaan 3 Anggota OPM Tewas di Maybrat, Identitas Masih Diselidiki

Dalam operasi tersebut, TNI juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian kontak tembak dengan OPM/KKB.
Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Satu Kamar Tiap Bela Timnas Indonesia, Ternyata Dean James dan Joey Pelupessy Punya Cerita Unik Sendiri

Lahir dengan darah Indonesia, Dean James dan Joey Pelupessy sama-sama resmi menjadi WNI setelah mengambil sumpah pada Maret 2025 lalu.
Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Viral Ritual Memandikan Kucing di Jombang, Tradisi Turun-temurun untuk Meminta Hujan saat Kemarau

Viral Ritual Memandikan Kucing di Jombang, Tradisi Turun-temurun untuk Meminta Hujan saat Kemarau

Viral ritual memandikan kucing di Jombang, tradisi turun-temurun untuk meminta hujan saat kemarau panjang.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT