Diduga Diintimidasi, Putri Ahmad Bahar Sebut Ketum GRIB Jaya Hercules Lepaskan 2 Kali Tembakan Pistol: Dor Dor
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Ilma Sani Fitriana, anak penulis buku Ahmad Bahar menghebohkan publik. Kemunculannya tak lepas dirinya sempat dibawa anak buah Hercules Rosario Marshal dari ormas GRIB Jaya.
Melalui perwakilan koalisi sekaligus Ketua Bidang Riset dan Advokasi Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LBH AP PP Muhammadiyah, Gufroni, Ilma mengaku sempat diancam oleh Hercules di markas GRIB Jaya.
Gufroni menjelaskan momen dugaan pengancaman tersebut. Hal mengejutkan bagi Ilma Sani saat diancam dengan dua kali tembakan pistol.
Gufroni menyampaikan dugaan pengancaman lewat letusan pistol saat melaporkan Hercules dan anggota GRIB Jaya ke Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026).
"Jadi, di situ ada ditunjukkan pistol, gitu ya, ditakut-takuti dengan pistol," ujar Gufroni dikutip, Sabtu (23/5/2026).
Lebih lanjut, Gufroni menjelaskan detik-detik Ilma Sani mengalami dugaan pengancaman ini. Pelaku diduga dua kali meletuskan tembakan menggunakan senjata pistol.
"Lalu diletuskan dua kali, letusan ke bawah," katanya.
Selain tembakan, putri Ahmad Bahar tersebut juga mendapat ancaman dirinya akan dipenjara. Hal itu membuat psikologis Ilma Sani terganggu atas peristiwa tersebut.
"Ada ancaman-ancaman bahwa dia akan dipenjara, diancam dipenjara," terangnya.
Tak hanya kepada Ilma Sani, Gufron menyampaikan ancaman dari pelaku yang mengatakan akan mengintimidasi Ahmad Bahar selaku ayah dari kliennya.
"Bapaknya juga akan diancam ditelanjangi lah, kemudian anaknya untuk memvideokan, memvideokan dan seterusnya," jelasnya.
Menurut Gufroni, ancaman-ancaman tersebut diduga mengandung tindakan pidana. Hal ini tertuju kepada Ketua Umum GRIB Jaya Hercules Rosario de Marshall dan anggotanya.
"Ini sudah masuk kepada tindak pidana. Tindak pidana termasuk penyanderaan, penculikan, ancaman verbal, kemudian penggunaan senjata api dan segala macam. Itu yang pertama," sebutnya.
Sebelumnya, putri penulis buku Ahmad Bahar juga menceritakan momen menegangkan saat berada di markas GRIB Jaya. Hal itu terjadi setelah dirinya dibawa paksa oleh belasan anggota Hercules pada Minggu (17/5/2026)).
Seusai mendatangi Gedung Komnas HAM, Kamis (21/5/2026), ia menyebut Rosario de Marshall melesatkan dua tembakan pistol.
Ia menirukan dugaan ancaman dari Hercules. Intimidasi itu tak lepas dari polemik sang ayah dengan Ketum ormas GRIB Jaya.
"(Hercules berkata) 'Lagian kamu ngapain sih berani-beraninya ancam saya', sambil dia mengeluarkan pistol itu. Terus dia bilang, 'kamu kalau berani nih kamu lihat nih ya', sambil tunjuk-tunjuk," tuturnya.
Ia sempat berpikir Hercules tidak melakukan penembakkan. Nyatanya, pentolan ormas GRIB Jaya tersebut dua kali menarik pelatuk pistolnya.
"Saya pikir nggak bakal sampai menembakkan. Tapi setelah itu, 'Nih saya tembakkan, dor dor'. Dia dua kali menembakkan," katanya.
Cerita saat Dibawa Paksa oleh Anak Buah Hercules
- Dokumentasi keluarga Ahmad Bahar
Dalam kesempatan itu, Ilma Sani menceritakan momen dijemput paksa oleh belasan orang mengaku dari GRIB Jaya. Momen itu terjadi lantaran tidak ada orang tuanya di kediaman di kawasan Cimanggis, Depok.
Ia mengaku sempat menolak. Kendati demikian, ia tetap dipaksa karena memikirkan situasi di sekitar rumahnya semakin ramai.
F pun tiba di markas GRIB Jaya dan diminta menunggu Hercules. Di momen ini, ia mendapat tuduhan telah mengirim ancaman kepada mantan preman legendaris Tanah Abang tersebut.
"Saya bilang, 'maaf Pak, bukan saya'. Tapi beliau tetap tidak percaya," katanya.
Reaksi Ormas GRIB Jaya
- Tangkapan layar YouTube GRIB TV
Melalui Kabid Humas dan Publikasi DPP GRIB Jaya, Marselinus Gual, Hercules membantah pernyataan putri Ahmad Bahar. Bahkan, Hercules memperlakukan anak penulis tersebut dengan baik.
"Pak Hercules itu orang baik, janganlah playing victim seolah semua kegaduhan ini bermula dari pihak GRIB Jaya. Padahal, mereka yang provokator, cari pembenaran sana-sini, menyudutkan GRIB Jaya dengan kalimat penculikan," tegas Marselinus.
Ia kembali mengingat saat pihaknya mendatangi rumah Ahmad Bahar. Kala itu pihak RW setempat dan aparat kepolisian mengawasi penggerudukan hingga mendampingi putri penulis buku tersebut.
"Ketika berada di kantor DPP, anak Ahmad Bahar ditanyakan secara langsung di ruang publik atau terbuka, disaksikan oleh banyak orang," katanya.
Kronologi Perseteruan Hercules dan Ahmad Bahar
- Kolase Antara & Tangkapan layar YouTube GRIB TV
Diketahui, polemik ini berawal dari konten Ahmad Bahar menyindir Hercules. Motifnya lantaran pentolan GRIB Jaya itu menyinggung sosok Amien Rais.
Setelah itu, Ahmad Bahar dan putrinya dinilai telah mengirim  pesan melalui WhatsApp. Isinya seolah mengancam Hercules dan orang-orang di lingkungan sekitarnya.
Namun, Ahmad Bahar mengaku dirinya dan anaknya tidak merasa mengirim pesan tersebut. Ia mengatakan, nomor ponselnya telah diretas yang membuat rumahnya digeruduk anggota GRIB Jaya.
Permasalahan Ahmad Bahar dengan Hercules sebenarnya sudah tuntas usai mediasi di Polres Depok. Akan tetapi, polemik berlanjut lantaran putri penulis diduga diintimidasi saat di markas GRIB Jaya.
(hap)
Load more