Derai Air Mata Anak Aman Yani di Depan Dedi Mulyadi, Blak-blakan Ceritakan Awal Mula Hilangnya sang Ayah
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Ega mendesak Aman Yani muncul untuk bertanggung jawab atas kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Baginya, kehadiran sang ayah sangat penting mengungkap kotak pandora perkara ini.
"Pah, jangan pengecut, kalau misalkan kamu memang tidak terbukti bersalah, datang, ngomong, klarifikasi. Sudah itu selesai," desak Ega saat memberikan pernyataan kepada awak media.
Ega merasa kesal lantaran pihak keluarga harus terseret perkara ini. Persoalan hukum Aman Yani membuat dirinya dan sang ibu menjadi pusat perhatian publik.
"Kamu bisa meninggalkan kita, anak-anak sama keluarga, tapi untuk kasus ini, tolong datang kalau kamu bukan pengecut!," tegasnya.
Mantan istri Aman Yani, Saminah turut mendesak mantan suaminya muncul ke ruang publik. Ia tidak masalah jika Aman terlibat asalkan bertanggung jawab terhadap perkara ini.
"Jangan lempar batu sembunyi tangan, jangan dibiasakan hal-hal begitu, kita keluarga kan paham sering digituin," sentil Saminah.
Awal Mula Aman Yani Terseret Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu
Nama Aman Yani menjadi pusat perhatian publik setelah dari pernyataan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu.
Ririn mengungkap pernyataan mengejutkan usai sidang lanjutan di PN Indramayu pada bulan lalu. Terdakwa 1 menyebut pelaku kasus pembunuhan ini setidaknya ada lima orang.
Nama orang lain yang disebut sebagai pelaku utama pembunuhan ini, antara lain Aman Yani, Joko, Hardi, dan Yoga.
Pernyataan tersebut langsung membuat satu per satu kotak pandora mulai terungkap dalam menyelesaikan kasus pembunuhan ini.
Adapun lima orang yang tewas dalam satu keluarga di kasus ini, di antaranya Haji Sahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis (40), RK (7), dan B yang masih berusia 8 bulan.
(hap)
Load more