News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Derai Air Mata Anak Aman Yani di Depan Dedi Mulyadi, Blak-blakan Ceritakan Awal Mula Hilangnya sang Ayah

Anak Aman Yani, EAA bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal hilangnya sang ayah saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:42 WIB
Anak Aman Yani cerita misteri hilangnya sang ayah kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Subang, tvOnenews.com - Anak Aman Yani, Ega Ayu Aryani dan mantan istri sang ayah, Saminah bertemu dengan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Mereka diundang oleh Dedi Mulyadi untuk menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu pada Kamis (28/8/2025). Sebab, nama Aman Yani diseret oleh terdakwa Ririn Rifanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di hadapan Dedi Mulyadi, Ega Ayu Aryani menceritakan awal mula Aman Yani menghilang. Hal ini tak lepas dari pernyataan adik Aman Yani, Titi bahwa sang kakak hilang sejak 2016.

Air mata Ega Ayu Aryani di depan Dedi Mulyadi langsung pecah. Ia menceritakan awal mulanya saat Aman Yani mengaku dirinya dimutasi ke Bandung.

"Saat itu kan Papa pindah ke Bandung itu Ega sudah lulus SMA. Jadi, Ega sudah diterima di Fakuultas Kedokteran Gigi di universitas swasta di Jakarta," ujar Ega dilansir tvonenews.com dari kanal YouTube milik Dedi Mulyadi, Sabtu (23/5/2026).

Berawal dari Aman Yani Izin ke Bandung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) undang mantan istri dan anak Aman Yani saat menyelesaikan kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) undang mantan istri dan anak Aman Yani saat menyelesaikan kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Lebih lanjut, Ega menjelaskan bahwa, Aman Yani pergi ke Bandung pada Februari 2016. Di momen itu, sosok diduga dalang pembunuhan keluarga Haji Sahroni tersebut meminta izin pergi ke kontrakannya.

"Nah kontrakannya kan cuma sama mama ya, izinnya itu bilang mau ngambil barang-barang yang di kosannya," terang Ega.

Pada saat itu, Ega dan sang ibu telah mengetahui bahwa ayahnya mengaku pensiun dini dari pekerjaannya. Di balik itu, Aman Yani telah dipecat dari perbankan pada 2015.

KDM sapaan akrabnya tidak cukup kaget mendengar cerita tersebut. Hal ini tak lepas lantaran Aman Yani memiliki masalah di tempat kerjanya sehingga harus pensiun dini.

"Dipensiun yang dipermudahkan. Kalau tidak hormat malah enggak dapat pensiun, ini dipensiun dinikan jadi masih dapat dana pensiun," kata Dedi Mulyadi.

Lanjut, Ega selaku anak cukup menerima keadaan tersebut. Ia juga setidaknya sudah mengetahui bahwa ayahnya meminta izin pergi ke Bandung untuk mengemas barang-barang di kosannya.

"Kita sebagai anak karena beliaunya bilang mau ke sana mengambil barang-barang jadi ya sudah positif aja," ucapnya.

Ega mulai curiga saat sang ayah tidak pernah pulang ke rumah. Hal itu terjadi setelah beberapa minggu berada di Bandung.

"Biasanya kalau Papa kerja itu Sabtu-Minggu kan pulang. Nah, itu sudah resign tapi kok enggak pulang-pulang, padahal bilangnya mau ngambil barang-barang," jelasnya.

Ega dan Saminah coba menghubungi Aman Yani. Namun, Ega terkejut upaya tersebut berakhir gagal lantaran nomor ponsel sang ayah sudah tidak aktif.

Keluarga cukup sulit mencari keberadaan Aman Yani. Ega mengatakan, ia dan ibunya tidak mengenal rekan-rekan di tempat kerja sebelumnya yang berada di Bandung.

Ega dan Saminah berinisiatif untuk pergi ke Bandung. Tujuannya meminta petunjuk di mana keberadaan Aman Yani.

"Itu aku yang nyetir. Aku sama mama sama dua adik aku. Kala itu keuangan benar-benar menipis," ucap Ega sambil berderai air mata.

Ia menepis tuduhan pihak keluarga menerima aliran dana tunjangan dan pencairan pensiun Aman Yani. Ega justru mengatakan, keluarga ditagih utang setelah setahun hilangnya sang ayah.

Bantah Tuduhan Adik dan Kakak Aman Yani

Dalam kesempatan itu, Ega meminta izin kepada KDM. Tujuannya untuk bersuara terkait Aman Yani yang resmi ditetapkan hilang oleh Pengadilan Negeri (PN) Indramayu pada 2 Maret 2017.

Ega dan sang ibu mengetahui beberapa pernyataan dari adik dan kakak Aman Yani. Di beberapa kesempatan, keluarga Aman Yani menuduh pihaknya tidak mencari keberadaan pensiunan perbankan itu.

Ia tidak menyangka pihak adik dan kakak Aman Yani memfitnah dirinya dan sang ibu. Ega justru membantah tuduhan tersebut karena keluarga sudah mencari sejak Aman menghilang pada 2016.

"Mereka memfitnah anak-anak tidak pernah mencari. Kata siapa? Saya saksi matanya sendiri, lima kali bolak-balik ke Bandung, dari bertanya ke kantor terakhir dia kerja, tanya ke kosan yang terakhir dia tinggal," tuturnya.

Desak Aman Yani Muncul

Sebelumnya, Ega dan sang ibu memenuhi panggilan untuk menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Indramayu. Setelah itu, anak kandung Aman Yani ini meminta sang ayah muncul ke ruang publik.

Ega mendesak Aman Yani muncul untuk bertanggung jawab atas kasus pembunuhan satu keluarga di Paoman, Indramayu. Baginya, kehadiran sang ayah sangat penting mengungkap kotak pandora perkara ini.

"Pah, jangan pengecut, kalau misalkan kamu memang tidak terbukti bersalah, datang, ngomong, klarifikasi. Sudah itu selesai," desak Ega saat memberikan pernyataan kepada awak media.

Ega merasa kesal lantaran pihak keluarga harus terseret perkara ini. Persoalan hukum Aman Yani membuat dirinya dan sang ibu menjadi pusat perhatian publik.

"Kamu bisa meninggalkan kita, anak-anak sama keluarga, tapi untuk kasus ini, tolong datang kalau kamu bukan pengecut!," tegasnya.

Mantan istri Aman Yani, Saminah turut mendesak mantan suaminya muncul ke ruang publik. Ia tidak masalah jika Aman terlibat asalkan bertanggung jawab terhadap perkara ini.

"Jangan lempar batu sembunyi tangan, jangan dibiasakan hal-hal begitu, kita keluarga kan paham sering digituin," sentil Saminah.

Awal Mula Aman Yani Terseret Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu

Nama Aman Yani menjadi pusat perhatian publik setelah dari pernyataan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu.

Ririn mengungkap pernyataan mengejutkan usai sidang lanjutan di PN Indramayu pada bulan lalu. Terdakwa 1 menyebut pelaku kasus pembunuhan ini setidaknya ada lima orang.

Nama orang lain yang disebut sebagai pelaku utama pembunuhan ini, antara lain Aman Yani, Joko, Hardi, dan Yoga.

Pernyataan tersebut langsung membuat satu per satu kotak pandora mulai terungkap dalam menyelesaikan kasus pembunuhan ini.

Adapun lima orang yang tewas dalam satu keluarga di kasus ini, di antaranya Haji Sahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis (40), RK (7), dan B yang masih berusia 8 bulan.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan F1 GP Singapura 2026: Bawa Mercedes jadi yang Tercepat, Marina Bay Kembali Dikuasai George Russell

Hasil Latihan F1 GP Singapura 2026: Bawa Mercedes jadi yang Tercepat, Marina Bay Kembali Dikuasai George Russell

Hasil Latihan F1 GP Singapura 2026 dimana pembalap Mercedes, George Russell, kembali menunjukan dominasinya di Sirkuit Marina Bay.
Kata Addie MS soal Orkestra Indonesia Viral Aransemen Anthem Premier League dengan Sentuhan Musik Nusantara

Kata Addie MS soal Orkestra Indonesia Viral Aransemen Anthem Premier League dengan Sentuhan Musik Nusantara

Konduktor musik orkestra ternama, Addie MS bangga komunitas asal Jakarta, Harmonia Jakarta viral aransemen ulang Anthem Premier League (Liga Inggris) 2026/2027.
Rekomendasi 4 Drakor Bertema Dunia Kerja, Kisahnya Relate dengan Kehidupan Kantoran

Rekomendasi 4 Drakor Bertema Dunia Kerja, Kisahnya Relate dengan Kehidupan Kantoran

Rekomendasi 4 drakor bertema dunia kerja, mulai dari kisah cinta di kantor hingga strategi bisnis dan konflik jabatan yang relate dengan kehidupan kantoran.
Yusril Persilakan KPK, Polisi hingga Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi di Lapas Cibinong

Yusril Persilakan KPK, Polisi hingga Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi di Lapas Cibinong

Yusril mengatakan kepolisian, KPK maupun kejaksaan dapat mengambil langkah hukum sesuai kewenangan masing-masing menyusul temuan pelanggaran di lapas tersebut.
Alex Marquez Pilih Berhati-hati Jalani MotoGP Indonesia, Akui Jaga Kondisi Kaki saat Sesi Latihan di Sirkuit Mandalika

Alex Marquez Pilih Berhati-hati Jalani MotoGP Indonesia, Akui Jaga Kondisi Kaki saat Sesi Latihan di Sirkuit Mandalika

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, mengatakan jika dirinya tak memaksakan diri saat sesi latihan MotoGP Indonesia 2026.
Di Ambang Pintu Keluar, Gerry Cardinale Kebut Perpanjangan Kontrak 3 Pemain AC Milan: Christian Pulisic Jadi Prioritas

Di Ambang Pintu Keluar, Gerry Cardinale Kebut Perpanjangan Kontrak 3 Pemain AC Milan: Christian Pulisic Jadi Prioritas

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, mulai bergerak untuk mengamankan masa depan sejumlah pemain penting. Ada tiga nama yang menjadi prioritas Rossoneri saat ini.

Trending

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Viral Pasien Diusir di Puskesmas Pasar Minggu karena Bidan Poli KB Mau Makan-makan di Ruang Praktik, Netizen: Kok Gak Geli?

Lewat unggahan di media sosial Threads, seorang netizen mengeluhkan pelayanan kurang baik yang diterimanya di Puskesmas Pasar Minggu pada Jumat (9/10/2026).
Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Detik-detik Ibu dan Anak Melompat dari Atap Gedung yang Terbakar Hebat di Rawamangun Jaktim

Sang ibu tampak menyelamatkan sang anak yang masih sangat kecil di tengah kobaran api yang sangat besar. Asap hitam tebal juga tampak membumbung tinggi ke udara
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT