News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Sampai Pejamkan Mata, Pengacara Toni Sebut Bayi Keluarga Haji Sahroni Dilelepin di Kamar Mandi

Pengacara Toni ungkap ke Dedi Mulyadi kronologi pembunuhan keluarga Haji Sahroni, termasuk bayi yang dilelepin Yoga di kamar mandi hingga meninggal dunia.
Rabu, 27 Mei 2026 - 10:32 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Satu detail dalam kasus pembunuhan keluarga Haji Sahroni membuat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tak sanggup menahan reaksinya. 

Dedi Mulyadi  sampai memejamkan mata saat mendengar pengacara Toni menceritakan bagaimana seorang bayi yang terus menangis dibawa ke kamar mandi dan dicelupkan ke dalam air oleh Yoga hingga meninggal dunia. Inilah salah satu bagian paling gelap dari kasus yang mengguncang Indramayu itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah mengerikan itu terungkap dalam video diskusi yang ditayangkan di kanal YouTube pribadi Dedi Mulyadi pada 25 Mei 2026.

DEDI MULYADI
Dedi Mulyadi dan Toni RM, Pengacara Ririn. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Dalam video tersebut, Toni selaku pengacara Ririn duduk bersama Gubernur Jawa Barat itu untuk membeberkan kronologi pembunuhan lima anggota keluarga Haji Sahroni di Kelurahan Paoman, Indramayu, yang terjadi pada akhir Agustus 2025. 

Jenazah kelima korban ditemukan terkubur dalam satu lubang di pekarangan rumah mereka pada 1 September 2025. Para korban adalah Sahroni selaku pemilik rumah, Budi anaknya, Eis atau Egis menantu, serta dua cucu korban.

Berdasarkan penuturan Toni dalam video, peristiwa bermula dari masalah utang. Budi diketahui memiliki utang kepada Aman Yani dan menolak membayarnya. Situasi memanas hingga Yoga tidak lagi bisa menahan amarah.

"Yoga langsung ngomong kalimat sampai keingat, 'Bud, kamu tuh tidak tahu berterima kasih, sudah dibantu-bantu sekarang ngomongnya enggak ada terus.' Yoga ngomong begitu, Hadi langsung membawa palu ke situ sampai Priyo memperagakan kakinya ngasi jalan buat Hadi, Budi lagi fokus sama Aman Yani," ucap pengacara Toni.

Hadi yang berada di tengah langsung mengeluarkan palu dan menghantam bagian belakang kepala Budi tiga sampai empat kali hingga tersungkur. 

Priyo kemudian diperintahkan memegangi kaki korban dan mengambil tambang biru di garasi untuk mengikat tubuh Budi. 

Sahroni yang datang dari kamar belakang melalui pintu geser melihat Budi terkapar dan langsung berteriak meminta tolong, namun Yoga segera mengejarnya.

Atas perintah Aman Yani, Priyo mengikuti ke arah kamar. Sesampainya di sana, Sahroni sudah terkapar dan Yoga masih terlihat memukuli korban.

 Eis yang kemudian berteriak langsung dipukuli Yoga hingga tewas. Anak yang lebih besar terbangun dan menangis, sehingga ia pun dipukuli.

"Dihantem lagi, Eis. Setelah dihantem, kemudian anaknya ini bangun nangis, yang Ratu dihantem lagi. Nah, kemudian yang bayi itu diambil sama Priyo," ucap pengacara Toni.

Bayi yang selamat sempat digendong Priyo sebelum diserahkan kepada Aman Yani. Aman Yani kemudian memerintahkan Priyo mengambilkan botol susu untuk menenangkan si bayi.

"Diambil sama Priyo, kemudian Priyo dikasih ke Aman Yani. Beliau suruh ngambilin botol susu yang tersisa, ya itu mau disusuin," ujar pengacara Toni.

Priyo mencoba menambahkan sedikit air ke dalam botol susu tersebut dan kembali memberikannya kepada bayi itu.

"Terus tinggal sedikit, 'Saya tambahin aja air.' Katanya setelah, 'Saya tambahin air, bayi dikasihin lagi sama Aman Yani ke saya susuin'," lanjut pengacara Toni.

Namun bayi itu tetap menangis. Yoga yang merasa terganggu akhirnya mengambil bayi tersebut dari tangan Priyo.

"Tapi masih nangis terus. Yoga ngomong, 'Kamu bisa enggak sih diemin bayi?' Diambil lagi sama si Yoga bayi itu, dibawa ke kamar mandi, dilelepin oleh Yoga," ungkap pengacara Toni.

Di sinilah Dedi Mulyadi sampai memejamkan mata. Ia bahkan memotong untuk memastikan detail yang ia dengar.

"Apanya dulu yang dilelepin? Dijengking kah? Saya bilang kan, atau kaki, kaki dulu Pak, dilelepin oleh Yoga," jawab pengacara Toni.

Pengacara Toni kemudian memastikan kepada Priyo apakah ia menyaksikan langsung kejadian itu, dan Priyo mengaku melihatnya sendiri.

Setelah seluruh korban tewas, Priyo diperintahkan mengumpulkan semua jenazah menggunakan terpal.

"Setelah itu, saya disuruh semua ini narikin jenazah yang dari depan digotong pakai terpal dibawa ke tempat mesin cuci, yang dari kamar Sahroni dibawa mesin cuci, yang dari kamar Eis, dua Eis sama Ratu dibawa, termasuk yang di kamar mandi si Bela, bayi," tutur pengacara Toni..

"Sudah sampai di situ, kemudian Aman Yani. Priyo melihat Aman Yani masuk ke kamarnya Eis ya. Kemudian mereka berkumpul nih bertiga, Hadi, Yoga, Priyo di ruang tamu," pungkas pengacara Toni.

Setelah semua jenazah terkumpul, Aman Yani masuk ke kamar Eis. Hadi, Yoga, dan Priyo kemudian berkumpul di ruang tamu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sanalah Aman Yani menjanjikan Priyo uang Rp100 juta sebagai imbalan agar ia mau menutup mulut atas seluruh kejadian yang telah ia saksikan malam itu

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Amalan Setelah Shalat, Nomor 7 Disebut sebagai Dzikir Paripurna

7 Amalan Setelah Shalat, Nomor 7 Disebut sebagai Dzikir Paripurna

Berikut 7 amalan setelah shalat berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat, nomor 7 disebut sebagai dzikir paripurna.
Usut Tewasnya Dokter Intern yang Terjatuh dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Polisi Periksa Saksi

Usut Tewasnya Dokter Intern yang Terjatuh dari Lantai 18 Apartemen Kalibata, Polisi Periksa Saksi

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan di tempat kejadian perkara (TKP).
LPS Sebut Warga Tak Lagi Andalkan Tabungan untuk Bertahan Hidup, Simpanan di Bank Tumbuh

LPS Sebut Warga Tak Lagi Andalkan Tabungan untuk Bertahan Hidup, Simpanan di Bank Tumbuh

LPS melihat sinyal pemulihan daya beli masyarakat, hal itu tercermin dari pertumbuhan simpanan di perbankan yang terjadi di seluruh kelompok nasabah, mulai dari tabungan di bawah Rp100 juta hingga simpanan bernilai di atas Rp5 miliar.
Sudah Punya Trauma sejak SD, Seorang Abang Nekat Pasang Padang Adiknya Diduga Mau Ditikam Ibu Kandung Viral

Sudah Punya Trauma sejak SD, Seorang Abang Nekat Pasang Padang Adiknya Diduga Mau Ditikam Ibu Kandung Viral

Sebuah video viral memperlihatkan momen memilukan di mana aksi seorang abang nekat membela adik perempuannya yang diduga hendak ditikam ibu kandungnya sendiri.
Alphard Viral yang Terobos Zebra Cross di Bundaran HI Dipastikan Milik Warga Sipil, Bukan Anggota Polisi

Alphard Viral yang Terobos Zebra Cross di Bundaran HI Dipastikan Milik Warga Sipil, Bukan Anggota Polisi

Mobil Alphard viral yang menerobos zebra cross di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, dipastikan milik warga sipil. 
Plt Bupati Riau Diperiksa KPK, Dalami soal Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan

Plt Bupati Riau Diperiksa KPK, Dalami soal Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan

KPK memeriksa Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait kasus yang menyeret mantan Gubernur Abdul Wahid.

Trending

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Komitmen Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran, Partai Berkarya Nusantara Berubah Nama Jadi Partai Berkarya Nasional

Partai Berkarya Nusantara secara resmi mengumumkan pergantian namanya menjadi Partai Berkarya Nasional
Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

Demi Sejajar dengan Mitchell Baker, John Herdman Hampir Mau Naik Kursi Demi Bisa Foto Bareng Debutan Timnas Indonesia

‎Timnas Indonesia baru saja meraih hasil gemilang dalam laga Piala AFF 2026. Skuad Garuda berjaya menggilas Kamboja dengan skor telak 5-1.
4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Dihampiri Keuntungan Besar pada 29 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam di Bali Demi Ungkap Penyebab Pasti Kematian

Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).
Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Debut dan Cetak Hattrick di Timnas Indonesia, Mitchell Baker: Berada di Sini Seperti Mimpi Menjadi Kenyataan ‎

Timnas Indonesia mengawali langkahnya dengan meraih kemenangan atas Kamboja di Piala AFF 2026. Skor akhir 5-1 tercipta pada pertandingan tersebut.
Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Satu Hal yang Buat John Herdman Kecewa meski Timnas Indonesia Kalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2026

Meski berhasil meraih kemenangan telak pada laga perdana Piala AFF 2026, John Herdman tetap merasa kecewa dengan penampilan Timnas Indonesia. Ada satu catatan.
Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Soal Geng Motor Diduga Pelaku Pembunuhan Satpam di Waduk Jatiluhur, Ini Kata Polda Jabar

Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT