GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

7 Fakta Mencengangkan Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu yang Terungkap di Hadapan Dedi Mulyadi

7 fakta mencengangkan kasus pembunuhan keluarga Haji Sahroni dibongkar pengacara Toni ke Dedi Mulyadi, termasuk detail yang membuat sang gubernur sampai pejamkan mata.
Rabu, 27 Mei 2026 - 12:55 WIB
Dedi Mulyadi dan Pengacara Toni RM
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan lima anggota keluarga Haji Sahroni di Kelurahan Paoman, Indramayu, kembali menyita perhatian publik setelah Kuasa hukum Ririn, Toni RM, membeberkan kronologi lengkapnya langsung di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

Kesaksian itu ditayangkan melalui kanal YouTube pribadi Dedi Mulyadi pada 25 Mei 2026 dan mengungkap sejumlah fakta yang belum banyak diketahui publik. Berikut tujuh fakta mengejutkan yang terungkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Berawal dari Sengketa Utang yang Berujung Amarah

Seluruh peristiwa tragis ini dipicu oleh masalah utang. Budi, anak Haji Sahroni, diketahui memiliki utang kepada Aman Yani dan menolak membayarnya. Situasi memanas hingga Yoga tidak lagi bisa menahan emosi.

"Yoga langsung ngomong kalimat sampai keingat, 'Bud, kamu tuh tidak tahu berterima kasih, sudah dibantu-bantu sekarang ngomongnya enggak ada terus,'" ungkap pengacara Toni dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube Dedi Mulyadi.

2. Palu Jadi Senjata Pertama

Kekerasan dimulai ketika Hadi mengeluarkan palu dan menghantam bagian belakang kepala Budi tiga sampai empat kali hingga tersungkur. Priyo kemudian diperintahkan mengambil tambang biru dari garasi untuk mengikat tubuh Budi.

"Hadi langsung membawa palu ke situ sampai Priyo memperagakan kakinya ngasih jalan buat Hadi, Budi lagi fokus sama Aman Yani," jelas pengacara Toni.

3. Sahroni Berteriak Minta Tolong tapi Langsung Dikejar

Haji Sahroni yang datang dari kamar belakang melalui pintu geser melihat Budi sudah terkapar dan langsung berteriak meminta tolong. Namun Yoga segera mengejarnya. Atas perintah Aman Yani, Priyo juga mengikuti ke arah kamar.

"Sesampainya di sana, Sahroni sudah terkapar dan Yoga masih terlihat memukuli korban," tutur pengacara Toni kepada Dedi Mulyadi.

4. Lima Korban Termasuk Dua Cucu, Jenazah Dikubur dalam Satu Lubang

Total lima anggota keluarga menjadi korban: Sahroni, Budi, Eis atau Egis selaku menantu, serta dua cucu Sahroni. Jenazah kelimanya ditemukan terkubur dalam satu lubang di pekarangan rumah pada 1 September 2025.

"Dihantem lagi, Eis. Setelah dihantem, kemudian anaknya ini bangun nangis, yang Ratu dihantem lagi. Nah, kemudian yang bayi itu diambil sama Priyo," ungkap pengacara Toni merinci kejadian malam itu.

5. Priyo Dijanjikan Rp100 Juta untuk Tutup Mulut, yang Diterima Hanya Rp8 Juta

Setelah seluruh korban tewas, Aman Yani mengumpulkan Hadi, Yoga, dan Priyo di ruang tamu dan menjanjikan imbalan besar kepada Priyo.

"'Priyo, kamu harus bisa jaga rahasia ini. Nanti kamu saya kasih Rp100 juta,' kata Aman Yani," cerita pengacara Toni mengutip perkataan Aman Yani kepada Priyo.

Namun janji itu tidak pernah ditepati. "Lalu Priyo dikasih uang Rp8 juta. Sama emas, gelang, dan anting. Handphone yang buat inventaris tadi diambil lagi oleh Aman Yani," beber pengacara Toni.

6. Ririn Sempat Curiga tapi Ditahan dengan Kebohongan

Tak lama setelah pembunuhan, Ririn dan Joko tiba di rumah Budi. Ririn berkali-kali mencoba menghubungi Aman Yani dan Budi lewat WhatsApp namun tidak mendapat balasan. 

Priyo yang sudah terikat janji uang berusaha menutupi fakta, sementara Joko mengarang cerita bahwa Budi sedang pergi bersama Aman Yani untuk urusan bisnis dan istri Budi sedang dirawat di rumah saudara.

"Aman Yani masuk ke kamarnya Eis ya. Kemudian mereka berkumpul nih bertiga, Hadi, Yoga, Priyo di ruang tamu," ungkap pengacara Toni menggambarkan situasi sebelum Ririn tiba.

7. Detail yang Membuat Dedi Mulyadi Sampai Memejamkan Mata

Fakta paling berat yang terungkap adalah nasib seorang bayi yang menjadi korban. Bayi tersebut sempat digendong Priyo dan dicoba ditenangkan dengan botol susu, namun terus menangis.

"Tapi masih nangis terus. Yoga ngomong, 'Kamu bisa enggak sih diemin bayi?' Diambil lagi sama si Yoga bayi itu, dibawa ke kamar mandi, dilelepin oleh Yoga," ungkap pengacara Toni.

Mendengar detail ini, Dedi Mulyadi sampai memejamkan mata dan langsung meminta klarifikasi. 

"Apanya dulu yang dilelepin? Dijengking kah?" tanya Dedi Mulyadi. Priyo mengaku menyaksikan sendiri kejadian tersebut.

Seluruh fakta di atas bersumber dari keterangan pengacara Toni selaku kuasa hukum terdakwa Ririn dalam video diskusi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang ditayangkan di kanal YouTube pribadi Dedi Mulyadi pada 25 Mei 2026. 

(anf)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Era Michael Carrick Dimulai, Manchester United Siapkan 3 Transfer Pertama dan Incar Gelandang Brasil

Era Michael Carrick Dimulai, Manchester United Siapkan 3 Transfer Pertama dan Incar Gelandang Brasil

Manchester United mulai menyusun transfer pertama era Michael Carrick dengan membidik Ederson, Shea Charles, dan Ben Nelson untuk memperkuat skuad musim depan.
Jadon Sancho Segera Tinggalkan Manchester United, 4 Klub Liga Inggris Langsung Berebut Tanda Tangannya

Jadon Sancho Segera Tinggalkan Manchester United, 4 Klub Liga Inggris Langsung Berebut Tanda Tangannya

Jadon Sancho berpeluang tetap bermain di Liga Inggris setelah kontraknya di Manchester United habis, dengan Aston Villa jadi peminat terkuat musim panas ini.
KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru di Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan, Suami dan Anak Fadia Ikut Disorot

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru di Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan, Suami dan Anak Fadia Ikut Disorot

KPK membuka peluang menetapkan tersangka baru dalam kasus outsourcing Pemkab Pekalongan yang menjerat Fadia Arafiq. Keluarga ikut disorot.
Barcelona Selangkah Lagi Bawa Final Liga Champions ke Camp Nou, Wembley Bisa Jadi Batu Sandungan

Barcelona Selangkah Lagi Bawa Final Liga Champions ke Camp Nou, Wembley Bisa Jadi Batu Sandungan

Barcelona berpeluang membawa final Liga Champions 2029 ke Spotify Camp Nou setelah mendapat restu pemerintah dan siap bersaing ketat dengan Wembley nanti.
Komentar Bung Binder soal Penunjukan Igor Tolic sebagai Pelatih Baru Persib Bandung: Sangat Paham Karakter Pemain

Komentar Bung Binder soal Penunjukan Igor Tolic sebagai Pelatih Baru Persib Bandung: Sangat Paham Karakter Pemain

Pengamat Bung Binder menilai penunjukan Igor Tolic sebagai pelatih baru Persib Bandung merupakan langkah tepat. Menurutnya, Tolic sudah memahami karakter pemain
Dianggap Sebagai Salah Satu Bintang V League, Ini Alasan Jung Ho-young Tak Dipanggil Timnas Voli Putri Korea Selatan

Dianggap Sebagai Salah Satu Bintang V League, Ini Alasan Jung Ho-young Tak Dipanggil Timnas Voli Putri Korea Selatan

Timnas voli putri Korea Selatan resmi memulai era baru bersama pelatih baru, Cha Sang-hyun, yang akan menghadapi tiga turnamen internasional di tahun 2026 ini.

Trending

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Jelang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero Dapat Sanjungan Selangit dari Serie A

Dua pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Emil Audero, mendapatkan sanjungan selangit dari Serie A. Hal ini disampaikan sebelum FIFA Matchday Juni 2026.
3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

3 Pelatih yang Layak Menggantikan Mauricio Souza di Persija Jakarta, 2 Nama Pernah Sukses Bersama Timnas Indonesia

Persija Jakarta mulai mencari pelatih baru setelah berpisah dengan Mauricio Souza. Tiga kandidat top ini dinilai cocok bawa Macan Kemayoran juara musim depan.
Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Pemain Proliga di Timnas Voli Putri Indonesia: Gresik Phonska dan Jakarta Popsivo Polwan Kirim Wakil Terbanyak

Daftar pemain Proliga 2026 yang dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan (TC) jelang membela Timnas Voli Putri Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Salah satunya ada Mediol Yoku hingga Chelsa Berliana.
Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Belum ke Korea, Megawati Hangestri Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Sepanjang Masa Versi Volleybox

Hampir sejajar dengan idolanya Kim Yeon-koung, Megawati Hangestri kini masuk daftar pemain voli putri paling populer sepanjang masa menurut situs Volleybox.
Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Tradisi Unik di Lumajang, Kambing Kurban Dirias dan Diarak Keliling Kampung Ala Karnaval

Warga di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, punya cara unik merayakan Hari Raya Iduladha.
Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Kisah Evan Difitnah Pembunuh Satu Keluarga Indramayu Diingat Dedi Mulyadi, Pengacara Ririn: Duga itu Peran Joko

Toni RM, pengacara terdakwa Ririn Rifanto meyakinkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal kejanggalan saat Evan dituduh pembunuh satu keluarga di Indramayu.
Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Update Bursa Transfer Persib Bandung: Federico Barba Out usai Bawa Juara, Striker Persija Jakarta dan Mariano Peralta In?

Bursa transfer Persib Bandung memanas, sejumlah pemain asing berpotensi keluar dan deretan nama baru dikaitkan dengan Maung Bandung jelang musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT