GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Dikerubungi Ibu-ibu PKL yang Menangis Kiosnya Digusur, KDM: Saya Bangunkan Rumah, Enggak Dzolim Bu Saya Hidupnya

Dedi Mulyadi langsung mengampiri ibu-ibu PKL yang menangis saat kios mereka dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur yang bertepatan di hari Idul Adha.
Jumat, 29 Mei 2026 - 10:47 WIB
Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi langsung menghampiri ibu-ibu pedagang yang menangis saat kios mereka dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.

Di tengah proses penertiban itu, Gubernur Jawa Barat itu turun langsung menemui warga yang terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Percakapan antara KDM dan para pedagang pun menjadi sorotan karena berlangsung penuh emosi.

Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Awalnya, Dedi Mulyadi menghampiri seorang ibu yang terlihat menangis gegara kiosnya mau dibongkar alat berat.

“Kenapa?” tanya Dedi Mulyadi kepada ibu tersebut.

“Mau lebaran bapak, kok buru-buru gini,” ucap ibu itu sambil menahan tangis.

Mendengar keluhan tersebut, Dedi Mulyadi langsung memastikan bantuan dari pemerintah sudah diterima atau belum oleh para pedagang terdampak.

Namun ibu tersebut mengaku belum menerima bantuan yang dijanjikan pemerintah daerah.

Bupati Cianjur kemudian menjelaskan bahwa dana kompensasi sebenarnya sudah diterima dari pemerintah provinsi, namun belum dibagikan karena terkendala libur.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • youtube

Meski demikian, ibu pedagang itu menegaskan bahwa yang membuatnya sedih bukan semata soal uang, melainkan waktu pembongkaran yang dianggap terlalu mendadak dan dilakukan saat suasana hari Raya Idul Adha.

"Iya tapi kita belum menerima, tapi bukan masalah uangnya bapak, ini karena mau Hari Raya (Idul Adha) nya, kok meni tega (kok tega banget)," ucap ibu itu lagi.

Dedi Mulyadi kemudian mencoba menenangkan warga. Ia menjelaskan bahwa pemerintah datang bukan sekadar menggusur, tetapi juga membawa solusi bagi masyarakat terdampak.

"Nggak, gini-gini, saya datang pasti memberi solusi, bukan enggak mengagetkan, laporan yang masuk ke saya itu uangnya sudah masuk setelah itu kita juga mau ngasih alternatif pekerjaan yang upahnya di atas 4 juta, rencana kita gitu," jelas KDM.

Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Namun ibu-ibu pedagang tetap mengaku syok karena merasa tidak mendapat waktu cukup untuk bersiap sebelum pembongkaran dilakukan.

"Kita menyadari ini punya pemerintah, kita hanya bangunannya aja, kita punya bangunannya, cuma mestinya dikasih tempo hari, kalau ngedadak gini kan jadi syok pak, mana pas lebaran," ucap ibu-ibu.

Di tengah percakapan itu, suasana mendadak semakin haru ketika seorang ibu mengaku tidak memiliki rumah selain kios yang kini dibongkar.

“Gimana rumah pak,” ucap ibu tersebut sambil menangis.

Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Dedi Mulyadi menghampiri warga yang kiosnya dibongkar di kawasan Ciloto, Puncak, Cianjur.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi langsung memberikan janji yang membuat warga terdiam.

"Kalau ibu tidak punya rumah, kami akan membangunkan rumah buat ibu. Sekarang gini aja mau nurut enggak? Saya di berbagai tempat ya bu, ya, saya kemarin keliling sampai Banjar, setiap yang saya temukan warga yang menempati tanah PU, tidak punya rumah, saya carikan tanah dan saya bangunkan rumah, nggak dzolim saya hidupnya," tegas KDM.

Dedi kemudian memanggil Bupati Cianjur dan meminta agar segera dicarikan tanah untuk ibu tersebut di kampung setempat.

Menurutnya, pemerintah akan membantu menyediakan lahan sekitar 60 meter untuk dibangun rumah sekaligus warung agar ibu itu tetap bisa berjualan.

"Nanti kita bangunkan rumah. Kalau dia mau jualan warung, rumahnya ada warungnya, iya begitu mau ibunya?" tanya KDM.

Mendengar ucapan tersebut, sang ibu langsung menangis haru dan mengucapkan rasa syukur.

“Iya mau jualan, Alhamdulillah, bapak nuhun,” jawabnya sambil terisak.

KDM juga menegaskan bahwa penertiban yang dilakukan pemerintah tidak boleh meninggalkan masyarakat tanpa solusi.

"Sekarang kalau mau dibandingkan tempat ibu jualan ini, dengan nilai rumah tadi, dengan nilai tanahnya, tinggi mana coba? Kalau orang lain menggusur bangunan digusur ditinggalkan, kita tidak, kita tempatin rumahnya, kita bangunkan rumahnya, kita kasih tanahnya," ucap KDM. (asl)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Juga Debut di Hyundai Hillstate, Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megawati Hangestri: Dia Pemain yang Sudah Terbukti di V-League!

Belum Juga Debut di Hyundai Hillstate, Pelatih Kang Sung-hyung Blak-blakan soal Megawati Hangestri: Dia Pemain yang Sudah Terbukti di V-League!

Pelatih Kang Sung-hyung yang terang-terangan menyebut Megawati sebagai pemain yang sudah terbukti kualitasnya di V-League. Pernyataan itu sekaligus menjawab
Hasil Latihan MotoGP Italia 2026: Kembali Jadi yang Tercepat, Fabio di Giannantonio Sapu Bersih Kemenangan di Hari Pertama

Hasil Latihan MotoGP Italia 2026: Kembali Jadi yang Tercepat, Fabio di Giannantonio Sapu Bersih Kemenangan di Hari Pertama

Hasil Latihan MotoGP Italia 2026 dimana Fabio Di Giannantonio kembali tampil impresif pada hari pertama yang berlangsung di Sirkuit Mugello pada Jumat 29 Mei.
Tekan Urbanisasi dan Kesan Kumuh, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Konsep Permukiman Vertikal di Kota Yogyakarta

Tekan Urbanisasi dan Kesan Kumuh, Wamen PKP Fahri Hamzah Usul Konsep Permukiman Vertikal di Kota Yogyakarta

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah mengusulkan konsep permukiman vertikal di Kota Yogyakarta untuk mengantisipasi dampak urbanisasi dan menekan kesan kumuh di wilayah perkotaan.
Bukan Megawati Hangestri?! Hyundai Hillstate Ternyata Lebih Dulu Kejar Vanja Bukilic, Ini Alasan Akhirnya Pilih Megatron

Bukan Megawati Hangestri?! Hyundai Hillstate Ternyata Lebih Dulu Kejar Vanja Bukilic, Ini Alasan Akhirnya Pilih Megatron

Hyundai Hillstate sebenarnya telah menyiapkan beberapa kandidat sebelum akhirnya mengunci transfer Megawati Hangestri. Salah satunya Vanja Bukilic yang jadi
TRENDING: Dedi Mulyadi Mau Terapkan Jalan di Jabar Berbayar, hingga Pelatih Korea Bikin Nasib Megawati Hangestri Terancam

TRENDING: Dedi Mulyadi Mau Terapkan Jalan di Jabar Berbayar, hingga Pelatih Korea Bikin Nasib Megawati Hangestri Terancam

Sejumlah kabar besar tengah ramai menjadi perhatian publik. Mulai dari kebijakan Dedi Mulyadi, nasib Megawati Hangestri di V-League, hingga Timnas Indonesia.
Hari Anti Tambang, Warga Pati Demo Tolak Tambang di Kawasan Pegunungan Kendeng

Hari Anti Tambang, Warga Pati Demo Tolak Tambang di Kawasan Pegunungan Kendeng

Ratusan warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi demonstrasi memperingati Hari Anti Tambang, Jumat (29/5/2026).

Trending

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Viral, Jual Daging Kurban di Media Sosial, Tokoh Agama Lontarkan Komentar Menohok

Belakangan ini, sebagian publik dikejutkan dengan viralnya di media sosial, terkait jual daging kurban di media sosial. Sontak, insiden itu memicu komentar
Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Tak Hanya Keracunan Makanan, Polisi Curigai Penyebab Lain dari Meninggalnya Keluarga di Glamping Posong Temanggung

Insiden tragis menimpa satu keluarga asal Ambarawa, Kabupaten Semarang yang ditemukan tewas di dalam tenda Glamping, Temanggung. Polisi curigai penyebab lain
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tak Hanya Habiburokhman, IMM Ikut Berkomentar soal Prabowo Kurban Pakai APBN: Tak Langgar Aturan

Tidak hanya Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang angkat bicara soal pembelian hewan kurban Presiden Prabowo Subianto menggunakan APBN. Namun, DPP IMM ikut
Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Prodi Ilmu Komunikasi UMT Raih akreditasi UNGGUL

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Tangerang resmi meraih predikat Akreditasi UNGGUL berdasarkan Keputusan Dewan Eksekutif LAMSPAK Nomor 156/AK.03.05/2026 tanggal 25 Mei 2026.
Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnasnya Tertekan Gara-gara John Herdman Panggil Pemain-pemain Andalan ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

John Herdman membuat salah satu media Vietnam mulai khawatir dengan kekuatan timnasnya. Pasalnya, Herdman memanggil pemain-pemain andalan ke Timnas Indonesia.
Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Libur Idul Adha 1447 H, Volume Kendaraan di Tol Layang MBZ Melonjak 10,89 Persen

Lonjakan volume kendaraan terjadi di ruas Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) seiring dengan momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT