Detik-detik Heru Gundul Kesembur Bisa Ular Kobra hingga Kondisi Terbaru setelah Matanya Sulit Melek 18 Jam
- Tangkapan layar YouTube Panji Petualang
Proses evakuasi bahkan sampai dibantu menggunakan alat berat excavator atau beko. Alhasil, peristiwa mencekam kembali terjadi saat Heru coba menangkap ular kobra tersebut.
Hewan reptil itu lagi-lagi coba menyemburkan bisanya. Pada akhirnya, mata dan wajahnya terpapar bisa berbahaya ular kobra.
Heru langsung mendapat pertolongan pertama sesaat setelah kejadian mengerikan tersebut. Cairan bisa berada di area matanya langsung dibersihkan menggunakan air yang mengalir.
Akan tetapi, zat bisa yang beracun sudah menjalan ke dalam jaringan matanya. Heru pun mengalami iritasi berat hingga merasa panas dan terbakar.
Mata Tidak Bisa Melek 18 Jam
Atas kejadian itu, mata Heru semakin membengkak parah. Ia memperlihatkan kondisi dirinya kesulitan membuka matanya selama 18 jam.
Heru hanya bisa berharap agar masyarakat mendoakan dirinya segera pulih. Sebab, pembengkakan saraf matanya berada di situasi berbahaya.
"Lur, ini tadi kesembur bisa kobra. Doain ya cepat pulih dan ini bisanya sudah keluar cuma kena saraf jadi bengkak. Sudah enggak terlalu merah kan lur?," ucap Heru Gundul.
"Hati-hati ya, pokoknya safety first, karena apa? Hari apes enggak ada di kalendar. Jadi, kalian tetap hati-hati dan waspada," sambungnya.
Kondisi Terkini Heru Gundul
- Instagram/@heru.gundul
Sehari kemudian, Heru membagikan kabar perkembangan terbaru mengenai kesehatan matanya. Ia menunjukkan dirinya telah bisa melihat.
Kendati demikian, Heru masih mengalami kesakitan setelah tidak bisa melihat selama 18 jam. Hal itu sebagai dampak dari bisa yang memberikan rasa panas di bagian matanya.
"Makasih ya lur. Kemarin mataku bengkak enggak bisa melek, yah sekarang sudah melek lagi walaupun masih mengganjal. Puji Tuhan, kemarin sempat 18 jam enggak bisa melek, mau melek sakit banget dan matanya itu lengket banget, rasanya panas," ungkap Heru Gundul.
Heru Gundul menambahkan, setidaknya kemerahan di matanya perhalan sudah mulai hilang. Ia mengimbau agar masyarakat khususnya pengikutnya tetap mengutamakan keselamatan, terutama saat mengevakuasi hewan kategori berbahaya.
"Berkat doa kalian, puji Tuhan sekarang aku bisa melek lagi. Mata merah juga hilang, makasih ya lur. Buat kalian juga sehat selalu dan selalu hati-hati dalam setiap aktivitas. Safety first," tukasnya.
Load more