News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pulang dari Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Boyong Bocah Setempat untuk Sekolah di Akademi Persib Bandung

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi bertemu Atep, putra dari seorang anggota Viking Papua. KDM berjanji akan membawa sang anak untuk sekolah di akademi Persib Bandung.
Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:46 WIB
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi boyong bocah Papua bernama Atep untuk sekolah di akademi Persib Bandung
Sumber :
  • Instagram @viking_papua

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi atau KDM, Gubernur Jabar berjanji akan memboyong salah seorang anak dari anggota Viking Papua untuk menimba ilmu di akademi Persib Bandung.

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga cova meyakinkan sang anak apakah dirinya bisa tinggal jauh dari keluarganya yang menetap di Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi bersama 5 Bupati dan 1 wali kota dari Jawa Barat menghadiri agenda Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (29/5/2026) kemarin.

KDM juga diberi kesempatan bicara di konferensi bertemakan “Inovasi Pembangunan Papua Berbasis Etnosains: Analisis Komprehensif atas Wacana, Aktor, dan Masa Depan Pembangunan Papua dalam Kerangka Kearifan Lokal” itu.

Dengan kritis, Dedi Mulyadi menyuarakan tentang alam Papua. Dia juga mengangkat isu kemasyarakatan di Papua hingga penguatan pembangunan ekonomi dan sosial.

Selesai menghadiri agenda tersebut, KDM menyempatkan diri untuk berkeliling membeli oleh-oleh kerajinan khas Papua yang ada di sekitar lokasi.

Namun, sesampainya di hotel ada satu pemandangan unik yakni saat seorang bocah asal Papua yang memakai jersi Persib Bandung datang menemui KDM.

Dedi Mulyadi Janjikan Bocah Papua Sekolah di Akademi Persib Bandung 

Seorang bocah yang mengenakan jersi biru dari Persib Bandung datang bersama ibu dan adiknya ke hotel tempat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menginap.

Diketahui bahwa bocah tersebut bernama Atep. Kabarnya, sang ibu merupakan anggota resmi Viking Papua yang sangat mengidolakan legenda Maung Bandung itu.

“Ini dari Papua, kamu viking Papua?,“ tanya Dedi Mulyadi di Instagram @dedimulyadi71.

“Iya Papua,“ jawab Atep, si bocah Papua.

Tanpa berpikir panjang, Dedi Mulyadi menjanjikan Atep, bocah asal Papua untuk berangkat ke Bandung supaya bisa menimba ilmu di akademi Persib.

“Dari Papua mau sekolah di akademi Persib. Sudah nanti kita bawa ke Bandung, tapi kamu udah bisa sepak bolanya, udah berbakat?,“ tegas KDM.

“Nanti kita lihat dulu, kalau berbakat saya masukin di sekolah sepak bola di Bandung,“ lanjutnya.

Sang ibu yang merupakan penggemar Persib Bandung menjelaskan kalau putranya itu saat ini sedang sekolah sepak bola di klub lokal, Papua United.

“Sementara dia lagi sekolah sepak bola di Papua United,“ jelas ibu dari Atep.

Dedi Mulyadi Yakinkan Atep untuk Pindah ke Bandung

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • Kolase

Karena usianya yang masih belia, Gubernur Jawa Barat tersebut kembali meyakinkan apakah Atep benar-benar mau untuk bersekolah di Bandung.

Jika bocah tersebut menerima tawaran belajar di Bandung, maka dia akan tinggal dan terpisah jauh dengan keluarganya yang berdomisili di Papua.

“Iya nanti pindah dari sana kita bantu, oke?,“ ucap Dedi Mulyadi.

“Kamu gak akan nangis tinggal di Bandung?,“ tanyanya lagi.

Sambil tersenyum, Atep menegaskan jika dia tidak akan menangis karena terpisah dengan keluarga seperti yang dikhawatirkan oleh Dedi Mulyadi sebelumnya.

“Eehh tidak,“ jawab Atep.

Dedi Mulyadi lalu mengarahkan Atep kepada seseorang yang dia sebut sebagai bapak asuhnya selama bersekolah sepak bola di Bandung.

“Tidak nangis ya? Awas nanti kalau tinggal di sana kau nangis,” ujar Dedi Mulyadi.

“Nanti sama ini sama pak Purwanto ini, jadi anak asuhnya ya, oke? Semangat,“ tutupnya.

(han)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Usut Kasus Wanita Terkunci di Daycare Tangerang Selatan, Diduga Dikunci oleh Orang Tak Dikenal dari Luar

Polisi Usut Kasus Wanita Terkunci di Daycare Tangerang Selatan, Diduga Dikunci oleh Orang Tak Dikenal dari Luar

Polsek Ciputat Timur, Polres Tangerang Selatan, bakal mengusut kasus seorang wanita terkunci dari luar ruko daycare.
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 23 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio!
BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan kompetensi pekebun swadaya secara nasional
Setelah Eropa, Sejumlah Kota di Jepang Alami Panas Ekstrem 'Kokushobi'

Setelah Eropa, Sejumlah Kota di Jepang Alami Panas Ekstrem 'Kokushobi'

Badan Meteorologi Jepang melaporkan wilayah Tajimi dan Gujo di Prefektur Gifu masing-masing mencatat suhu 40,3 derajat Celsius dan 40 derajat Celsius
Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan lembaganya memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk farmasi yang diproduksi dan beredar di Indonesia.
Bangun Literasi Kebencanaan, Pertamina Patra Niaga Gencarkan Budaya Siaga Bencana Lawat Panah Kesatria di Indramayu

Bangun Literasi Kebencanaan, Pertamina Patra Niaga Gencarkan Budaya Siaga Bencana Lawat Panah Kesatria di Indramayu

Pertamina Patra Niaga memperkuat kesiapsiagaan bencana di sekolah melalui Panah Kesatria di Indramayu. Program ini diklaim telah memberi manfaat ke hampir 1.000 siswa dan guru.

Trending

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM: Produk Biofarmasi Harus Penuhi Standar Global Sebelum Beredar

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan lembaganya memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk farmasi yang diproduksi dan beredar di Indonesia.
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 23 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio!
BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

BPDP dan Ditjenbun Kementan Tunjuk Lembaga Pelatihan Yogyakarta untuk Tingkatkan Kompetensi Pekebun di Indonesia

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian berupaya meningkatkan kompetensi pekebun swadaya secara nasional
Setelah Eropa, Sejumlah Kota di Jepang Alami Panas Ekstrem 'Kokushobi'

Setelah Eropa, Sejumlah Kota di Jepang Alami Panas Ekstrem 'Kokushobi'

Badan Meteorologi Jepang melaporkan wilayah Tajimi dan Gujo di Prefektur Gifu masing-masing mencatat suhu 40,3 derajat Celsius dan 40 derajat Celsius
Polisi Usut Kasus Wanita Terkunci di Daycare Tangerang Selatan, Diduga Dikunci oleh Orang Tak Dikenal dari Luar

Polisi Usut Kasus Wanita Terkunci di Daycare Tangerang Selatan, Diduga Dikunci oleh Orang Tak Dikenal dari Luar

Polsek Ciputat Timur, Polres Tangerang Selatan, bakal mengusut kasus seorang wanita terkunci dari luar ruko daycare.
4 Shio yang Dapat Keberuntungan Besar pada 22 Juli 2026, Tikus Melebihi Harapan

4 Shio yang Dapat Keberuntungan Besar pada 22 Juli 2026, Tikus Melebihi Harapan

4 shio yang dapat keberuntungan besar pada 22 Juli 2026 sudah terungkap! Tikus melebihi harapan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok sekarang juga!
Satu Perusahaan Travel Dihentikan Operasionalnya Oleh Pemkab Sumedang

Satu Perusahaan Travel Dihentikan Operasionalnya Oleh Pemkab Sumedang

Operasional salah satu perusahaan travel di Kecamatan Jatinangor dihentikan operasionalnya oleh Pemkab Sumedang, karena dinilai menyalahi sejumlah peraturan daerah yang berdampak pada kemacetan lalu lintas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT