Tak Mau Jadi Bola Liar, Ruben Onsu Akui Komunikasi dengan Pihak Sarwendah Selalu Berujung Menyakitkan
- Kolase tvOnenews / YouTube ADIEZ GILANG - Sarwendah Official
tvOnenews.com - Dua tahun lebih memilih bungkam, Ruben Onsu akhirnya angkat bicara. Presenter sekaligus pengusaha hiburan itu mengaku sudah tidak tahan melihat konflik pascaperceraiannya dengan Sarwendah terus menjadi konsumsi publik tanpa ada titik terang.
Kali ini Ruben Onsu memilih jalur berbeda, bukan konfrontasi langsung, melainkan lewat kuasa hukum demi menghindari luka yang lebih dalam.
Ruben Onsu dan Sarwendah telah resmi bercerai secara verstek di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Namun perpisahan itu ternyata tidak mengakhiri polemik di antara keduanya. Berbagai persoalan pasca-perceraian justru mencuat ke permukaan, mulai dari pembagian aset, kewajiban nafkah, hingga isu hak asuh anak yang kini ditangani oleh kuasa hukum masing-masing pihak.
Di tengah kisruh itu, Betrand Peto, anak asuh yang selama ini dikenal lekat dengan pasangan tersebut, kini tidak lagi tinggal bersama Sarwendah dan dilaporkan menetap bersama Ruben Onsu.
Sementara itu, pihak Sarwendah dengan tegas membantah tuduhan yang menyebut dirinya mempersulit Ruben untuk bertemu anak-anak mereka.
Dalam klarifikasi yang ditayangkan di YouTube Intens Investigasi pada 31 Mei 2026, Ruben Onsu membeberkan alasan di balik keputusannya melibatkan kuasa hukum, Bang Minola, untuk menyampaikan posisinya secara resmi kepada publik.
![]()
Kuasa Hukum Ruben Onsu. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)
Menurutnya, komunikasi secara langsung dengan pihak Sarwendah selama ini justru kerap memperkeruh keadaan.
"Hal yang seperti ini kayaknya memang harus selalu diluruskan. Dua tahun terakhir memang saya lebih banyak diam. Saya pikir ini akan usai, tapi ternyata kayaknya menjadi bola liar terus untuk berbagai pihak gitu ya," ujar Ruben.
Ruben menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk menyerang siapa pun, melainkan semata-mata sebagai hak jawab atas informasi yang ia anggap tidak akurat.
Ia mengaku memiliki data dan fakta yang ingin diluruskan agar tidak terus berkembang menjadi narasi yang menyesatkan.
"Nah, ini saya meminta Bang Minola untuk meluruskan berdasarkan data yang saya punya, berdasarkan hal yang saya jalani. Kan enggak mungkin ya kalau kita selalu bilang baik-baik saja, tapi ternyata memang enggak baik-baik saja gitu. Akhirnya akan menjadi hal yang tidak baik gitu," kata Ruben.
Ruben menjelaskan bahwa ia sempat mencoba berkomunikasi langsung melalui WhatsApp sebelum akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum. Namun komunikasi tersebut dinilainya tidak membawa hasil yang kondusif.
"Tapi ini disampaikan bagaimana itu sudah dilampirkan. Saya sudah mencoba berkomunikasi lewat WhatsApp. Tapi kenapa harus lewat pengacara? Karena komunikasi secara langsung tuh ujung-ujungnya tidak baik," tutur Ruben.
"Akhirnya masih terus saling menyakitkan. Justru yang saya lakukan itu adalah supaya tidak saling menyakitkan. Makanya lewat pengacara untuk mengambil jalan tengahnya. Itu yang seperti itu sih sebenarnya gitu," tambahnya.
Di penghujung pernyataannya, Ruben menekankan bahwa ia tidak bermaksud menunjuk siapa yang benar atau salah dalam konflik ini. Ia hanya ingin menyampaikan sisi ceritanya kepada publik secara bertanggung jawab.
"Mudah-mudahan masukan ini ya bisa meluruskan hal-hal yang kayaknya ini dari sisi kita. Kami tidak pernah bilang siapa yang benar, siapa yang salah. Tapi mungkin saya menggunakan hak jawab saya saja," pungkas Ruben Onsu.
(anf)
Load more