News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Love Scamming dan Ciri-cirinya, Kasus yang Jerat Fabiola Elizabeth hingga Jadi Tersangka dan Rugikan Rp41 Miliar

Kasus love scamming menyeret mantan istri Reza SMASH, Fabiola Elizabeth, yang merugikan Rp41 miliar. Lantas, apa itu love scamming dan apa saja ciri-cirinya?
Selasa, 2 Juni 2026 - 22:15 WIB
Fabiola Elizabeth Agnes terlibat love scamming hingga libatkan FBI
Sumber :
  • Instagram/fabananash_

tvOnenews.com - Nama Fabiola Elizabeth, mantan istri dari personel boyband SMASH, Muhammad Reza Anugrah, kini sedang menjadi sorotan.

Fabiola kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan bermodus asmara atau love scamming.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini tidak main-main, karena total kerugian yang ditimbulkan dikabarkan mencapai angka yang sangat fantastis, yakni Rp41 miliar.

Mantan istri Reza SMASH, Fabiola Elizabeth tersangka kasus love scamming berskala internasional meraup Rp41,1 miliar
Mantan istri Reza SMASH, Fabiola Elizabeth tersangka kasus love scamming berskala internasional meraup Rp41,1 miliar
Sumber :
  • Kolase Polda Jateng & TikTok/@mysteriumofficial

Fenomena tragis ini menjadi alarm keras bagi masyarakat bahwa kejahatan siber berbasis manipulasi emosi dapat menjerat siapa saja, bahkan hingga menyeret korbannya ke dalam pusaran hukum yang sangat serius.

Lantas, apa itu love scamming dan apa saja ciri-cirinya? Berikut penjelasannya.

 

Pengertian love scamming

Ilustrasi love scam
Ilustrasi love scam
Sumber :
  • Pexels/Markus Winkler

Love scamming, atau yang sering dikenal sebagai romance scam, adalah modus penipuan di mana pelaku memanipulasi emosi dan perasaan cinta korban untuk mendapatkan keuntungan finansial.

Pelaku biasanya membuat identitas palsu di media sosial atau aplikasi kencan online dengan menggunakan foto-foto orang lain yang berpenampilan menarik dan berkelas.

Bukan sekadar penipuan uang biasa, kejahatan ini sangat destruktif karena sengaja mengeksploitasi kebutuhan dasar manusia akan kasih sayang dan koneksi emosional.

 

Tak tanggung-tanggung, pelaku bahkan rela menginvestasikan waktu berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan untuk membangun kepercayaan mendalam, sebelum akhirnya menguras harta benda korban yang sudah terlanjur buta oleh cinta tiruan tersebut.

Sementara korban, yang sudah terlanjur dibutakan cinta dan termakan bujuk rayu, akan menuruti apa saja yang diminta oleh pelaku, sekali pun itu uang dengan nominal yang fantastis.

 

Ciri-ciri love scamming

Ilustrasi love bombing
Ilustrasi love bombing
Sumber :
  • Pexels/www.kaboompics.com

Supaya tidak menjadi korban dari jerat asmara palsu ini, sangat penting untuk mengenali ciri-ciri love scamming yang marak terjadi.

1. Profil yang terlalu sempurna

Pelaku umumnya menggunakan foto profil orang asing yang menawan, yang biasanya mereka ambil secara ilegal dari media sosial.

Mereka sering mengaku memiliki pekerjaan mapan, latar belakang keluarga terhormat, atau menjual cerita-cerita sedih tentang kehidupan yang membuat orang lain menaruh simpati dan empati. 
 

2. Love bombing

Love bombing atau pengakuan cinta yang terlalu cepat dan sering juga menjadi salah satu ciri-ciri yang biasanya terjadi setelah berkenalan beberapa hari.

Walau bari beberapa hari, pelaku biasanya bisa dengan mudah menghujani korban dengan pujian, perhatian berlebih, hingga kata-kata manis dan romantis.

Bahkan, mereka akan dengan cepat menyatakan cinta, memanggil dengan sebutan sayang, bahkan langsung membicarakan rencana pernikahan yang serius demi mengikat emosi korban secara instan.

 

3. Selalu menolak atau batak bertemu secara langsung

Setiap kali diajak bertemu langsung atau sekadar melakukan panggilan video (video call), pelaku selalu punya seribu satu alasan untuk menghindar.

Alasan klasik akan mereka berikan, mulai dari kamera ponsel rusak, jaringan buruk di lokasi kerja terpencil, hingga pembatalan mendadak karena ada keadaan darurat medis atau dinas.

 

4. Ujung-ujungnya minta uang

Ini adalah tujuan akhir dari semua drama yang mereka bangun. Setelah korban merasa sangat terikat secara emosional, pelaku akan mengarang cerita sedih.

Mereka bisa mengaku keluarganya sakit keras, dipecat dari pekerjaannya tiba-tiba, rekeningnya dibekukan sementara, atau butuh modal cepat untuk proyek besar, lalu meminta korban mengirimkan uang dalam jumlah besar.

Bahkan, terkadang agar tak mudah dicurigai, mereka akan mulai meminta dalam nominal yang kecil atau dengan iming-iming akan diganti suatu hari nanti.

 

5. Minta merahasiakan hubungan

Pelaku sering kali meminta korban untuk tidak menceritakan hubungan mereka kepada keluarga atau teman terdekat dengan alasan menjaga privasi.

Taktik ini sengaja dilakukan agar korban terisolasi dan tidak mendapatkan masukan rasional dari orang sekitar yang mungkin mengendus kecurigaan.

(ism)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Poe Ibu, ASN Jabar Sukses Renovasi 18 Rumah Tidak Layak Huni

Melalui Program Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, aparatur sipil negara (ASN) Jawa Barat sukses merenovasi 18 unit rumah tidak layak huni di Desa Girimukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.
Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Begini Pesan Mendalam Ayah Willy Mboik Korban dari Kekejaman KKB, Sempat Video Call dengan Terduga Pelaku

Diketahui, Willy Mboik bersama rombongan dalam perjalanan menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat setempat ketika rombongan dihadang KKB
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wagub Jabar Targetkan Seluruh Masyarakat Jabar Terdaftar Perlindungan Sosial Digital pada 2027

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menargetkan masyarakat di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat telah terdaftar dalam sistem perlindungan sosial digital pada awal 2027.
Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Nasib Finansial Gemini 12 September 2026: Rekening Kebanjiran Cuan Melimpah atau Malah Buntung karena Impulsif?

Peluang emas meraup cuan dari jejaring sosial terbuka lebar. Namun, bahaya kerugian juga siap mengintai di balik layar. Bagaimana nasib keuangan Gemini besok?
Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Pesan Ibas di Momentum 25 Tahun Demokrat: Kita Harus Dekat dengan Rakyat dan Kerja Lebih Konkret

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menyerukan seluruh kader Partai Demokrat untuk memperkuat konsolidasi, memperluas kedekatan dengan rakyat, serta bekerja lebih konkret dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Trending

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT