Tengah Konflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Unggah Pesan Tajam soal Orang yang Membenci
- YouTube Just Ruben
tvOnenews.com - Ruben Onsu memilih cara yang tenang namun penuh makna untuk merespons situasi yang tengah membelit hidupnya. Di tengah konflik panjang dengan mantan istrinya, Sarwendah, presenter dan pengusaha itu justru memperlihatkan sisi spiritualnya kepada publik lewat sebuah unggahan yang langsung menyita perhatian.
Melalui Instagram Stories pribadinya, Ruben Onsu mengunggah momen dirinya sedang menunaikan salat tahajud dengan keterangan "Tahajud 03:20".
Dalam unggahan tersebut, ia menggunakan audio dari pendakwah muda sekaligus konten kreator Irfan Rizki Haas yang dikenal dengan gaya dakwah menyejukkan. Pesan yang mengalun dalam audio itu terasa begitu relevan dengan situasi yang sedang ia hadapi.
"Yang benci kita pasti ada, yang gak suka sama kita pasti ada, gimana cara kita menanggapinya? Fokus pada mereka yang mencintaimu, tinggalkan mereka yang jauh-jauh membencimu," bunyi audio tersebut.
Pesan itu berlanjut dengan kalimat yang tak kalah bermakna.
"Mereka yang bicarain kita di belakang itu tanda baik, bahwasannya hidup kita jauh di depan mereka dan mereka jauh kita tinggalkan di belakang," lanjut audio dari Irfan Rizki Haas tersebut.
Unggahan ini muncul di tengah situasi yang semakin rumit antara Ruben Onsu dan Sarwendah pascaperceraian mereka. Keduanya tengah terlibat sengketa atas rumah mewah di kawasan Cilandak/Cipete yang sebelumnya disepakati sebagai harta gono-gini.
Rumah tersebut belakangan terungkap masih berstatus sebagai jaminan utang bank atas nama perusahaan Ruben Onsu, dengan cicilan yang menunggak sejak pertengahan 2024. Pihak Sarwendah mengungkapkan bahwa surat peringatan dari bank bahkan sudah memasuki tahap call lima, yakni tahap akhir sebelum proses lelang.
Tak hanya soal rumah, konflik keduanya juga diwarnai saling klaim terkait nafkah anak dan pembatasan akses pertemuan dengan anak-anak mereka.
Pihak Sarwendah pun sempat mengeluhkan gangguan dari debt collector yang mendatangi kediamannya akibat tunggakan aset kendaraan atas nama Ruben.
Di tengah semua tekanan itu, Ruben Onsu memilih untuk tidak meladeni dengan kata-kata. Ia memilih bangun di sepertiga malam, berlutut dalam doa, dan membiarkan pesan dari langit yang berbicara.
Load more