News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Judi Online Bukan Sekadar Kehilangan Uang: Kenali Bahaya, Tanda Kecanduan, dan Cara Keluar dari Jeratnya

Judi online dapat memicu kecanduan layaknya narkoba. Kenali bahaya, ciri-ciri kecanduan judi online, dampaknya bagi kesehatan mental dan keuangan, serta cara penanganan
Selasa, 16 Juni 2026 - 23:47 WIB
ilustrasi Judi Online Bukan Sekadar Kehilangan Uang Kenali Bahaya, Tanda Kecanduan, dan Cara Keluar dari Jeratnya
Sumber :
  • Ilustrasi AI

tvOnenews.com -Perkembangan teknologi digital membawa banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun di balik kemudahan tersebut, muncul berbagai ancaman baru yang perlu diwaspadai, salah satunya adalah maraknya judi online. 

Hanya bermodal ponsel dan koneksi internet, seseorang kini dapat mengakses berbagai platform perjudian kapan saja dan di mana saja. Kondisi ini membuat praktik perjudian semakin sulit dikendalikan dan menjangkau lebih banyak kelompok usia, termasuk remaja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Indonesia terus menyoroti peningkatan aktivitas judi online dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), nilai transaksi terkait judi online sempat menembus ratusan triliun rupiah dalam beberapa tahun terakhir. 

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) hingga 2026 terus melakukan pemblokiran jutaan konten dan situs perjudian sebagai upaya menekan penyebarannya.

Di balik janji keuntungan instan yang ditawarkan, judi online menyimpan risiko besar terhadap kesehatan mental, kondisi keuangan, hubungan sosial, bahkan keselamatan hidup seseorang. 

Para ahli kesehatan jiwa menyebut kecanduan judi sebagai gangguan perilaku serius yang membutuhkan penanganan profesional, sama seperti kecanduan alkohol maupun narkotika.

Menurut World Health Organization (WHO), gangguan perjudian atau gambling disorder merupakan bentuk adiksi perilaku yang memengaruhi sistem penghargaan (reward system) di otak. 

Kondisi ini membuat seseorang terus terdorong untuk berjudi meskipun telah mengalami berbagai kerugian.

Mengapa Judi Online Sangat Berbahaya?

Judi online adalah permainan berbasis aplikasi atau situs web yang mengharuskan pemain mempertaruhkan uang dengan harapan memperoleh keuntungan yang lebih besar. 

Meski terlihat seperti permainan biasa, mekanisme di dalamnya dirancang untuk mempertahankan keterlibatan pemain selama mungkin.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), gangguan perjudian atau gambling disorder termasuk kategori adiksi perilaku yang memiliki karakteristik serupa dengan kecanduan zat adiktif seperti alkohol dan narkoba.

1. Menyebabkan Kecanduan

Bahaya terbesar judi online adalah munculnya kecanduan. Aktivitas perjudian memicu pelepasan dopamin, zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa senang dan penghargaan.

WHO menjelaskan bahwa gangguan perjudian terjadi akibat perubahan fungsi pada sirkuit otak yang mengatur motivasi, penghargaan, dan pengendalian diri.

Permainan slot online menjadi salah satu contoh yang paling sering memicu kecanduan. Efek suara, animasi kemenangan, hingga bonus kecil yang muncul meski pemain sebenarnya mengalami kerugian, dapat mengelabui otak sehingga kekalahan terasa seperti kemenangan.

Akibatnya, pemain terdorong untuk terus mencoba dengan harapan memperoleh kemenangan besar yang sebenarnya sangat kecil kemungkinannya.

2. Menghancurkan Kondisi Keuangan

Kerugian finansial menjadi dampak yang paling mudah terlihat. Banyak pemain yang awalnya hanya mengeluarkan nominal kecil, tetapi kemudian meningkatkan taruhan untuk mengejar kerugian sebelumnya.

Fenomena ini dikenal sebagai "chasing losses", yaitu kecenderungan terus berjudi demi mengembalikan uang yang sudah hilang. Tidak sedikit pecandu judi online yang akhirnya menggunakan tabungan, menjual aset, berutang kepada kerabat, hingga memanfaatkan pinjaman online.

Di Australia, Productivity Commission pernah memperkirakan bahwa kerugian sosial akibat perjudian mencapai miliaran dolar Australia setiap tahun, sebagian besar berasal dari kelompok pemain bermasalah.

3. Memicu Gangguan Mental dan Penyakit Fisik

Tekanan akibat kekalahan berulang dapat memicu stres kronis, kecemasan, depresi, hingga gangguan tidur.

Sejumlah penelitian menemukan bahwa individu dengan gangguan perjudian memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan suasana hati dan pikiran untuk menyakiti diri sendiri.

Kondisi psikologis yang terganggu juga dapat berdampak pada kesehatan fisik, seperti:

* GERD atau gangguan asam lambung
* Tekanan darah tinggi
* Penyakit jantung
* Gangguan tidur kronis
* Penurunan daya tahan tubuh

4. Mendorong Penyalahgunaan Alkohol dan Narkoba

Sebagian orang menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang untuk mengurangi stres akibat kekalahan dalam berjudi.

Kondisi ini dapat memperburuk kesehatan fisik dan mental sekaligus meningkatkan risiko munculnya kecanduan ganda.

5. Berpotensi Menimbulkan Masalah Hukum

Di Indonesia, aktivitas perjudian termasuk perjudian online dilarang oleh hukum.

Dalam Pasal 303 KUHP dan Pasal 303 bis KUHP tentang Perjudian disebutkan bahwa penyelenggara perjudian dapat dikenai pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp25 juta. Sementara pemain judi dapat dikenai pidana penjara hingga 4 tahun dan/atau denda maksimal Rp10 juta.

Selain itu, aktivitas perjudian online juga diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU ITE yang memuat ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda hingga Rp1 miliar.

## Kenali Ciri-Ciri Kecanduan Judi Online

Para psikolog menyebut kecanduan judi atau pathological gambling sebagai kondisi ketika seseorang kehilangan kemampuan mengendalikan dorongan untuk berjudi meskipun memahami konsekuensi negatifnya.

Berikut beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

1. Selalu Memikirkan Judi

Pikiran terus dipenuhi strategi bermain, mencari modal, atau membayangkan kemenangan berikutnya.

2. Taruhan Semakin Besar

Membutuhkan nominal taruhan yang terus meningkat untuk memperoleh sensasi yang sama.

3. Sulit Berhenti

Sudah berulang kali mencoba berhenti tetapi selalu kembali bermain.

4. Mudah Marah Saat Tidak Bermain

Muncul rasa gelisah, emosi, atau frustrasi ketika akses judi terputus.

5. Berbohong kepada Keluarga

Menyembunyikan jumlah uang yang dihabiskan atau frekuensi bermain.

6. Mengabaikan Tanggung Jawab

Pekerjaan, pendidikan, dan kehidupan sosial mulai terganggu akibat perjudian.

7. Berutang demi Bermain

Mengandalkan pinjaman, kartu kredit, atau bantuan orang lain untuk mendapatkan modal.

Cara Penanganan Menurut Pakar dan Dokter

Kecanduan judi online merupakan gangguan yang dapat ditangani. Namun, proses pemulihan membutuhkan komitmen serta dukungan profesional.

Terapi Perilaku Kognitif (CBT)

Terapi Perilaku Kognitif atau Cognitive Behavioral Therapy (CBT) merupakan metode yang paling banyak direkomendasikan.

Melalui terapi ini, pasien diajak mengenali pola pikir yang keliru, seperti keyakinan bahwa kemenangan besar akan datang jika terus bermain.

Terapi membantu mengganti pola pikir tersebut dengan pemahaman yang lebih realistis berdasarkan fakta dan probabilitas.

Pengobatan Medis

Dalam beberapa kasus, dokter dapat meresepkan antidepresan atau antagonis opioid untuk membantu mengurangi dorongan berjudi, terutama jika terdapat depresi, kecemasan, atau penyalahgunaan zat yang menyertai.

Membatasi Akses Judi

Pakar adiksi merekomendasikan langkah-langkah praktis seperti:

* Menghapus aplikasi judi
* Memblokir situs perjudian
* Menonaktifkan akun pembayaran tertentu
* Menyerahkan pengelolaan keuangan kepada anggota keluarga yang dipercaya

Dukungan Keluarga dan Lingkungan

Kementerian Kesehatan RI menegaskan bahwa intervensi dini dan dukungan sosial yang kuat dapat meningkatkan peluang pemulihan jangka panjang pada penderita gangguan perjudian.

Dukungan tersebut dapat berupa pendampingan emosional, mengajak melakukan aktivitas positif, hingga membantu menjalani terapi secara konsisten.

Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional?

Segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater apabila perjudian mulai menyebabkan gangguan keuangan serius, konflik keluarga, kehilangan pekerjaan, atau muncul perasaan putus asa yang berkepanjangan.

Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin besar peluang seseorang untuk keluar dari lingkaran kecanduan dan memulihkan kualitas hidupnya.

Pada akhirnya, judi online bukan sekadar permainan mencari keuntungan. Di balik tampilan yang menarik dan janji kemenangan instan, terdapat risiko besar yang dapat menghancurkan kesehatan mental, kondisi ekonomi, hubungan sosial, hingga masa depan seseorang. 

Mengenali tanda-tanda kecanduan sejak dini merupakan langkah penting untuk mencegah dampak yang lebih luas dan membantu mereka yang terjebak agar bisa mendapatkan pertolongan yang tepat. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.
Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Pantas Jepang Disebut Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Media Amerika Bongkar Perubahan Taktik Hajime Moriyasu

Pantas Jepang Disebut Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Media Amerika Bongkar Perubahan Taktik Hajime Moriyasu

Timnas Jepang kembali menunjukkan kualitasnya di panggung dunia usai menahan imbang salah satu raksasa Eropa, Belanda. Taktik pelatih Hajime Moriyasu disorot.
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Trending

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.
Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Bagaimana cara mengenali pinjol ilegal? Apakah gagal bayar pinjaman online ilegal aman? Simak ciri-ciri pinjol ilegal, risiko yang mengintai, serta langkah hukum yang dapat
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni: Ada Prancis vs Senegal, Lionel Messi Turun Gunung Bela Argentina

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, di mana ada sejumlah laga seru salah satunya ialah Argentina akan unjuk gigi dan Prancis melawan Senegal.
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT