Dampak Besar 2 Kasus Seret Unair: Organisasi KIP-K Buka Suara hingga Video Asusila Mahasiswa Diproses Kampus
- tim tvone - sandi irwanto
Dalam rekaman tersebut, seorang laki-laki dan perempuan tampak berada di dalam ruang kelas. Pada saat itu kondisi sangat sepi dan diduga dimanfaatkan untuk melakukan perbuatan asusila.
Menariknya, setelah satu setengah menit video berlangsung, sejoli tersebut mulai menyadari aksinya diketahui dan direkam orang lain yang juga berada di dalam ruangan tersebut.
Dampak 2 Kasus Seret Unair
1. Organisasi Bidikmisi/KIP-K Unair Buka Suara
- Instagram/@unairjournal
Ketua AUBMO periode 2025/2026, Rimanda menyikapi kasus dugaan penggelapan iuran yang melibatkan YIP. Mulanya, ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan saat ini.
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada mahasiswa KIP-K UNAIR, pihak kampus, alumni, serta pihak yang terdampak atas kasus penyalahgunaan dana organisasi oleh Menteri Keuangan AUBMO 2025/2026," ujar Rimanda dalam keterangan resminya, Kamis.
Ia memahami dugaan penggelapan dana sebesar Rp103 juta menimbulkan kekecewaan banyak pihak, khususnya kepada AUBMO. Selain itu, dampak kasus tersebut mencoreng nama baik AUBMO maupun Unair.
"Saya menyatakan tindakan ini salah dan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun, baik nominal yang kecil atau pun besar," tegasnya.
Organisasi yang mewadahi penerima bidikmisi dan KIP Kuliah itu berkomitmen akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme internal. Selain itu, AUBMO juga akan memperketat sistem pengawasan hingga memperbaiki sistem untuk mencegah kasus serupa di masa mendatang.
2. Unair Turunkan Komisi Etik Sikapi Video Asusila 2 Sejoli
- Istimewa
Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara menyikapi video viral yang beredar di media sosial. Kampus membenarkan dua orang diduga melakukan asusila mahasiswa Unair.
Pulung menambahkan, Unair tidak membantah lokasi yang terekam dalam video viral terjadi di area kampus, tepatnya di area Gedung Kuliah Bersama (GKB).
Pulung mengatakan, Unair menurunkan Komisi Etik. Tujuannya untuk mengungkap kronologi hingga fakta di lapangan yang sebenarnya.
Selain itu, Unair juga menelusuri bagaimana video tersebut bisa viral di media sosial. Kampus tengah mencari siapa sosok perekam untuk mengetahui proses rekamannya.
"Bicara sanksi, kami juga masih menunggu hasil dari pendalaman dulu," tukasnya.
Load more