12 Tahun Berlalu, Kasus Ade Sara Masih Membekas: Diculik Mantan Pacar, Disiksa 26 Jam hingga Tewas di Dalam Mobil
- Tangkapan layar X
tvOnenews.com - Dua belas tahun telah berlalu sejak publik Indonesia diguncang oleh salah satu kasus pembunuhan paling tragis yang melibatkan anak muda.Â
Pada Maret 2014, nama Ade Sara Angelina Suroto menjadi sorotan nasional setelah mahasiswi berusia 19 tahun itu ditemukan tewas di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) ruas Bintara, Bekasi, Jawa Barat.
Kasus ini menyita perhatian luas bukan hanya karena usia korban dan para pelaku yang masih sangat muda, tetapi juga karena kekejaman yang terjadi sebelum kematian Ade Sara.Â
Fakta-fakta yang terungkap selama penyelidikan dan persidangan menunjukkan bahwa korban mengalami penyiksaan berjam-jam di tangan orang-orang yang pernah dikenalnya dengan baik.
Hingga kini, kasus Ade Sara masih sering disebut sebagai salah satu pembunuhan berencana yang paling menggemparkan dalam sejarah kriminal Indonesia modern.Â
Peristiwa tersebut menjadi pengingat tentang bahaya hubungan yang diliputi obsesi, rasa memiliki berlebihan, serta kecemburuan yang tidak terkendali.
Melansir dari berbagai sumber, berikut kronologi pembunuhan Ade Sara:
Hilang Setelah Berangkat Kuliah, Ditemukan Tak Bernyawa
Ade Sara Angelina Suroto merupakan mahasiswi Universitas Bunda Mulia, Jakarta. Pada Senin, 3 Maret 2014, ia menjalani aktivitas seperti biasa.Â
Pagi itu, sang ayah, Suroto, mengantarkannya menggunakan sepeda motor menuju Stasiun Klender. Sara berencana berangkat ke kampus sebelum mengikuti kursus bahasa Jerman di Goethe Institute.
Menurut keterangan ibunya, Elisabeth Diana, komunikasi terakhir dengan putrinya terjadi sekitar pukul 13.32 WIB. Saat itu tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Namun ketika kembali mencoba menghubungi Sara pada pukul 15.41 WIB, teleponnya sudah tidak diangkat.
" Mungkin dia lagi buru-buru mau berangkat les," ujar Elisabeth saat itu.
Kecurigaan mulai muncul ketika hingga malam hari ponsel Sara tidak aktif. Kondisi tersebut tidak biasa karena Sara dikenal selalu memberi kabar kepada keluarga jika pulang terlambat atau kehabisan baterai telepon genggamnya.
- Antara
Keluarga kemudian berusaha mencari informasi kepada teman-teman dekat korban. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Harapan keluarga akhirnya pupus ketika polisi memberikan kabar bahwa Sara ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Load more