News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

12 Tahun Berlalu, Kasus Ade Sara Masih Membekas: Diculik Mantan Pacar, Disiksa 26 Jam hingga Tewas di Dalam Mobil

Kisah tragis pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto pada 2014 kembali dikenang. Mahasiswi ini tewas setelah diculik, disiksa selama 26 jam oleh mantan pacar dan kekasih barunya
Rabu, 24 Juni 2026 - 23:36 WIB
12 Tahun Berlalu, Kasus Ade Sara Masih Membekas Diculik Mantan Pacar, Disiksa 26 Jam hingga Tewas di Dalam Mobil
Sumber :
  • Tangkapan layar X

Jenazah korban ditemukan pada Rabu, 5 Maret 2014, di Kilometer 41 Tol JORR ruas Bintara, Bekasi Barat. Saat ditemukan oleh petugas derek Jasa Marga, tubuh Sara sudah tidak bernyawa.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bekasi saat itu, Komisaris Nuredi Irwansyah, mengatakan bahwa kondisi korban mengindikasikan adanya tindak pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kondisi sudah dalam keadaan meninggal. Kami duga mungkin korban pembunuhan. Tetapi, untuk luka luar terbuka tidak ada," ujarnya.

Mantan Pacar dan Kekasih Baru Jadi Pelaku

Penyelidikan polisi bergerak cepat. Hanya sehari setelah jasad korban ditemukan, polisi berhasil menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut, yakni Ahmad Imam Al Hafid dan Assyifa Ramadhani.

Keduanya bukan orang asing bagi korban. Hafid merupakan mantan pacar Ade Sara, sedangkan Assyifa adalah kekasih baru Hafid. Ketiganya diketahui pernah bersekolah di SMA yang sama di Jakarta Timur.

Penangkapan Hafid terjadi dalam situasi yang tidak biasa. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya saat itu, Kombes Pol Rikwanto, Hafid diamankan ketika sedang melayat jenazah Ade Sara di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

"Pelaku atas nama Hafid, 19 tahun, ditangkap di RSCM pada saat melayat korban," kata Rikwanto.

Terdakwa kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, Ahmad Imam Al Hafitd
Terdakwa kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, Ahmad Imam Al Hafitd
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma/pd/14

Kecurigaan polisi mengarah kepadanya setelah melihat luka bekas gigitan di tangan Hafid. Saat diperiksa, ia tidak mampu memberikan penjelasan yang meyakinkan mengenai asal luka tersebut.

Belakangan diketahui bahwa luka itu merupakan bekas gigitan Ade Sara saat berusaha melawan pelaku. Setelah diinterogasi, Hafid mengakui keterlibatannya dan menyebut nama Assyifa sebagai pelaku lain.

Assyifa kemudian ditangkap di sebuah universitas di kawasan Pulomas, Jakarta Timur.

Dalam wawancara dengan BBC Indonesia, Rikwanto menjelaskan bahwa Hafid menyimpan rasa sakit hati setelah diputuskan oleh Ade Sara. 

Di sisi lain, Assyifa diliputi rasa cemburu karena menganggap kekasihnya masih memiliki perasaan terhadap mantan pacarnya tersebut.

"Pelaku Hafid sebelumnya berpacaran dengan Sara kemudian putus dan sekarang pacaran dengan Assyifa," ujar Rikwanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disiksa Selama 26 Jam, Pelaku Divonis Seumur Hidup

Fakta paling mengerikan dalam kasus ini terungkap saat proses penyidikan dan persidangan berlangsung.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT