News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ernest Prakasa Dihujat Netizen Ngaku Bahas Formula E Tetapi Diserang Akun Pendukung Capres

Komika kawakan dan Sutradara, Ernest Prakasa menjadi perbincangan publik dan trending topic, setelah menggunggah sebuah cuitan tentang Formula E di Twitter. 5/6
Minggu, 5 Juni 2022 - 21:59 WIB
Komika kawakan dan Sutradara, Ernest Prakasa menjadi perbincangan publik dan trending topic, setelah menggunggah sebuah cuitan tentang Formula E
Sumber :
  • antara

Jakarta - Komika kawakan dan Sutradara, Ernest Prakasa menjadi perbincangan publik dan trending topic, setelah menggunggah sebuah cuitan tentang Formula E di akun Twitternya @ernestprakasa pada Minggu (5/6/2022).


Diketahui berawal dalam cuitan Ernest Prakasa yang mengatakan bahwa marketing formula E tidak mendapatkan iklan karena tidak ada pengalaman jadi panitia. Ernest pun menyetujui pernyataan tersebut dan menuliskan sebuah balasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

¨Wajar lah brand ga mau keluar duit. Jangan samain ama Moto GP yang memang event bergengsi, Formula E siapa yang ngikutin coba selain panitia,¨ tulis Ernest.

Tetapi pernyataan Ernest dari cuitan tersebut  justru mendapat sorotan dari netizen, hingga ia menghapus cuitannya tersebut.

Ernest mendapat banyak hujatan dari netizen atas pernyataan sepihaknya itu.

"Hai bang @ernestprakasa dihapus ya twitnya hehehe..Kita udah ngikutin Formula E sejak 2017. Dan kita bukan panitia kok. Kita lahir berlandaskan passion kami sebagai fans balapan..Just saying."tulis netizen @formulagledek

Cuitan netizen tersebut mendapat respon langsung dari Ernest.

"Oh gitu. Baiklah, kalo begitu saya salah. Maafkan ya. Good luck promonya, semoga makin populer olahraganya."balas @ernestprakasa

Beberapa netizen berpendapat bahwa pernyataan sepihak Ernest itu mengada-ada. 

"Ga pernah kecewa sama Ernest sampe akhirnya hari ini.
MotoGP lebih bergengsi/tenar drpd Formula E di Indonesia? Aku sepakat. Yang nonton panitia doang? Sama sekali ngaco." tulis @shintawg

"Padahal kalimat pertama emang fakta kalo MotoGP lebih populer dari Formula E, tapi kalimat lanjutannya yang blunder, apalagi ga ada data yang dipaparkan. Tapi  Ernest juga sering sentimen sama 2 kubu sih bukan sama salah satu aja. Jadi yoweslah hari apesnya mungkin hari ini."tulis @rizkyyyfaisal

"Ernest membandingkan MotoGP dgn FE, itu ga adil sih, MotoGP sudah lebih dr 50 tahun diselenggarakan di dunia, sedangkan FE 10 tahun aja belum ada," komen netizen Twitter.

Sebaliknya Ernest Prakasa mengaku bahwa lagi membicarakan konteks Formula E, tetapi diserangnya pendukung capres oleh metizen melalui cuitannya lagi.

Ngomongin Formula E dalam konteks ajang olahraga aja udah langsung diserbu penboys pak capres ya? Hahaha semangat ya guys! ?????

Netizen berpendapat bahwa tidak ada hubungan politis yang menyerang dirinya dengan konteks Formula E.

"Lalu yg nggak sepakat dan menyerbu dia = penboys capres.
Am I? I am not. Ga ada hubungannya Pak."tulis netizen

"Kasian juga sih banyak yang beneran fans motorsport ngebela malah digeneralisir fanboys pak capres,"

Menanggapi berbagai hujatan dan cibiran para netizen. Ernest Prakasa kemudian memposting cuitan yang menyampaikan permintaan maaf karena telah mengganggu kenyamanan, sambil memberikan dukungan semangat.

¨Buat para pendukung capres yang udah mulai bergerak, mohon maaf ya kalo twit saya mengganggu kenyamanan. Semangat terus kerjanya kawan, rekrut pasukan yang banyak supaya bisa menyerap tenaga kerja,¨ tulis Ernest

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah, Ernest Prakasa yang dihujat netizen mengaku bahas Formula E tetapi diserang akun Pendukung Capres. (ind)


 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Megawati Hangestri Bersinar, JPE Kunci Puncak Klasemen Proliga 2026

Megawati Hangestri Bersinar, JPE Kunci Puncak Klasemen Proliga 2026

Megawati Hangestri memimpin Jakarta Pertamina Enduro meraih kemenangan 3-0 atas Medan Falcons dengan mencetak 17 poin, sekaligus membawa tim ke puncak klasemen.
Teken Nota Kesepahaman dengan BGN, Pramono Klaim Angka Stunting-Kemiskinan di Jakarta Turun karena MBG

Teken Nota Kesepahaman dengan BGN, Pramono Klaim Angka Stunting-Kemiskinan di Jakarta Turun karena MBG

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meneken nota kesepahaman dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Usai Bikin Geger Soal Penonaktifan BPJS PBI, DPR-Pemerintah Sepakat PBI Dibayar Negara Selama 3 Bulan

Usai Bikin Geger Soal Penonaktifan BPJS PBI, DPR-Pemerintah Sepakat PBI Dibayar Negara Selama 3 Bulan

DPR RI dan pemerintah menyepakati seluruh layanan kesehatan tetap berjalan dan kepesertaan BPJS PBI tetap dibayarkan oleh negara dalam jangka waktu tiga bulan.
Mensos Ipul Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien Meski PBI Nonaktif

Mensos Ipul Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien Meski PBI Nonaktif

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI)
Menkes: Pemilik Kartu Kredit Rp20 Juta dan Listrik 2.200 VA Tak Layak Terima BPJS Kesehatan PBI

Menkes: Pemilik Kartu Kredit Rp20 Juta dan Listrik 2.200 VA Tak Layak Terima BPJS Kesehatan PBI

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menegaskan warga yang tergolong mampu tidak berhak menerima BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Israr Megantara Pecahkan Rekor yang telah Bertahan Selama 23 Tahun Usai Cetak Hattrick di Final Piala Asia

Israr Megantara Pecahkan Rekor yang telah Bertahan Selama 23 Tahun Usai Cetak Hattrick di Final Piala Asia

Pivot Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara pecahkan rekor yang telah bertahan selama 23 tahun setelah cetak hattrick ke gawang Iran di final Piala Asia.

Trending

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

4 Nama Baru yang Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia Usai Pantau Duel Persija Jakarta vs Arema FC

John Herdman bisa memanggil nama-nama baru ini ke Timnas Indonesia setelah memantau laga Super League antara Persija Jakarta vs Arema FC di Stadion GBK (8/2).
Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Bojonegoro, Ada Jakarta Pertamina Enduro vs Livin Mandiri

Jadwal Proliga 2026 pekan ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru termasuk big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri di Seri Bojonegoro.
Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Siapa Diva Siregar? Model yang Kecelakaan di Tol Jagorawi sampai Mobil Ringsek

Berikut profil sosok Diva Siregar, model sekaligus aktris sinetron Takdir Cinta yang Kupilih mengalami kecelakaan di ruas Tol Jagorawi Km 24, Sabtu (7/2/2026).
Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga Pelaku Penyiram Air Keras ke Pelajar di Cempaka Putih Tidak Saling Kenal, Alasannya Takut Diserang Duluan

Tiga pelajar pelaku penyiraman air keras ke pelajar lainnya di Cempaka Putih, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat ternyata tidak saling mengenal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT