Sarwendah Lapor Polisi sambil Bawa Bukti Tambahan, Mantan Istri Ruben Onsu Itu Hadapi Kasus Pencemaran Nama Baik
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @minola6000
tvOnenews.com – Selebritas papan atas tanah air Sarwendah terpantau mendatangi markas Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026) siang.
Langkah tegas ini diambil mantan personel Cherrybelle tersebut demi menuntaskan perkara hukum terkait serangan fitnah yang menimpa dirinya di jagat maya.
Tidak datang seorang diri, mantan istri dari Ruben Onsu ini tampak didampingi ketat oleh tim kuasa hukumnya.
- Instagram/ruben_onsu
Kendati demikian, Sarwendah masih memilih untuk irit bicara dan enggan membeberkan secara detail perihal agenda pemeriksaannya di hadapan awak media.
"Pokoknya semuanya, nanti dilanjutkan semua sama kuasa hukum saya juga. Jadi, terima kasih, biar mereka (yang menjelaskan)," ungkap Sarwendah saat ditemui di koridor Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026).
Serahkan Bukti Tambahan: Berupa Tangkapan Layar dan Dokumen Video
Mewakili kliennya kuasa hukum Sarwendah Korbinianus Molmen akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi.
Korbinianus menjelaskan bahwa kehadiran Sarwendah kali ini bertujuan untuk menyerahkan sejumlah barang bukti tambahan guna memperkuat laporan yang sudah dilayangkan terhadap sejumlah akun media sosial nakal.
Adapun berkas laporan polisi tersebut diketahui sudah resmi terdaftar di Polres Metro Jakarta Selatan sejak beberapa hari lalu, tepatnya pada 26 Juni 2026.
"Ini bukan yang pertama kali ya. Jadi hari ini kami datang menyerahkan bukti tambahan saja. Sudah ada laporan polisinya," jelas Korbinianus di hadapan media.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa komparasi barang bukti tambahan yang disodorkan kepada tim penyidik berupa gambar tangkapan layar (screenshot) serta rekaman video dari beberapa platform media sosial yang diduga kuat telah melakukan tindakan pencemaran nama baik secara masif terhadap kliennya.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @betrandpetoputraonsu
Serangan Fitnah Dinilai Merugikan Masa Depan Anak-anak
Pihak hukum Sarwendah menegaskan bahwa langkah pidana ini terpaksa ditempuh lantaran narasi-narasi yang dibangun oleh akun-akun terlapor sudah melintasi batas wajar dan murni merupakan sebuah kebohongan yang sengaja digulirkan untuk membunuh karakter Sarwendah.
"Pertimbangannya karena yang disampaikan di akun-akun itu tidak merupakan fakta yang sebenarnya. Ada fitnah, ada pencemaran nama baik," tegas Korbinianus.
Load more