GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NIK KTP Disalahgunakan untuk Pinjol? Ini 8 Cara Melindungi Data Pribadi dan Langkah Mengatasinya

Penyalahgunaan NIK KTP untuk pinjaman online semakin marak. Simak cara melindungi data pribadi, mengecek penyalahgunaan melalui iDeb OJK, hingga langkah yang harus
Senin, 6 Juli 2026 - 17:24 WIB
Ilustrasi NIK KTP Disalahgunakan untuk Pinjol? Ini 8 Cara Melindungi Data Pribadi dan Langkah Mengatasinya
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mengajukan pinjaman online (pinjol) terus menjadi perhatian. 

Di tengah maraknya kebocoran data pribadi dan meningkatnya aktivitas penipuan digital, banyak masyarakat baru mengetahui identitasnya digunakan orang lain setelah menerima tagihan pinjaman yang tidak pernah diajukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Modus yang digunakan pelaku pun semakin beragam. Ada yang memperoleh data korban melalui tautan phishing, lowongan kerja palsu, penyalahgunaan foto KTP, hingga kebocoran data dari layanan digital. 

Dalam beberapa kasus, korban bahkan diteror oleh penagih utang meski sama sekali tidak pernah mendaftar pinjaman online.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berulang kali mengingatkan masyarakat agar menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk NIK, foto KTP, swafoto, PIN, dan kode OTP. Masyarakat juga diminta rutin memeriksa riwayat kredit melalui layanan resmi OJK agar penyalahgunaan identitas dapat diketahui sejak dini. 

Lantas, bagaimana cara melindungi NIK KTP agar tidak disalahgunakan untuk pinjol?

1. Jangan Sembarangan Membagikan Foto KTP

Langkah paling mendasar adalah menjaga kerahasiaan identitas pribadi.

Hindari mengirim foto KTP maupun swafoto sambil memegang KTP kepada pihak yang tidak jelas identitasnya. Modus seperti lowongan kerja palsu, hadiah undian, pendaftaran investasi, hingga penawaran perjalanan (open trip) sering dimanfaatkan pelaku untuk mengumpulkan data calon korban.

Apabila memang harus mengirimkan salinan KTP, tambahkan watermark yang mencantumkan tujuan penggunaan, nama penerima, dan tanggal pengiriman. Pastikan tulisan tersebut tidak menutupi informasi penting seperti nama dan NIK.

Selain itu, jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, maupun kata sandi rekening kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku berasal dari bank, perusahaan pinjol, atau instansi pemerintah.

2. Rutin Cek Riwayat Kredit melalui iDeb OJK

Cara paling akurat untuk mengetahui apakah identitas Anda digunakan mengajukan pinjaman adalah melalui layanan Informasi Debitur (iDeb) yang dikelola OJK melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkahnya cukup mudah:

* Masuk ke layanan iDeb OJK.
* Pilih menu pendaftaran.
* Isi data sesuai identitas.
* Unggah foto KTP dan swafoto memegang KTP.
* Tunggu proses verifikasi.
* Hasil pemeriksaan akan dikirim melalui email dalam bentuk dokumen iDeb.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel: Ini Bencana yang Sangat Berbahaya

Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel: Ini Bencana yang Sangat Berbahaya

Presiden RI, Prabowo Subianto mengerahkan, kekuatan pemerintah pusat untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. 
Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik pembagian bantuan korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) antara Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman dengan petugas BNPB menjadi perhatian publik
BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan total area terbakar mencapai 396,13 hektare. Plt Kepala
Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Insiden pesawat tergelincir melanda unit pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 saat berada di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (24/8)
Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Seorang Camat Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB soal bantuan korban gempa
TNGL Musnahkan 300 Pohon Sawit Ilegal di Rembawaren Bahorok, Kembalikan 2-3 Hektare Hutan Leuser

TNGL Musnahkan 300 Pohon Sawit Ilegal di Rembawaren Bahorok, Kembalikan 2-3 Hektare Hutan Leuser

Perjalanan menuju Blok Hutan Rembawaren, Resor Bahorok, bukanlah perkara mudah. Untuk menembus jantung SPTN Wilayah V Bahorok ini, tim harus melintasi jalur

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT