Bukan yang Pertama, Ini Rentetan Kasus Dokter PPDS Meninggal Dunia akibat Dugaan Bullying
- Instagram/@soalunsrat
Bagi masyarakat, rentetan kasus ini bukan sekadar musibah biasa, melainkan alarm keras bagi dunia medis Indonesia. Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (DPP IKA UNDIP) secara tegas mendesak agar kasus perundungan diusut tuntas, termasuk memeriksa buku harian dan rekaman suara korban.
"Kami mendesak agar semua bukti dan informasi yang relevan, termasuk buku catatan harian dan voicenote almarhum diperiksa secara mendalam untuk memastikan tidak ada aspek yang terlewat," tulis pernyataan resmi DPP IKA UNDIP.
Pemerintah sebenarnya telah berupaya melakukan reformasi, termasuk program antisipasi perundungan dan kanal pelaporan.
Namun, fakta bahwa kasus serupa terus berulang menjadi bukti bahwa sistem pengawasan dan budaya di lapangan masih membutuhkan evaluasi total.
Kematian dr. Aulia dan dr. Adrian adalah kehilangan besar bagi bangsa.
Harapan publik kini tertuju pada penegakan hukum yang adil, agar tidak ada lagi dokter muda yang harus menjadi tumbal dari sebuah budaya yang seharusnya sudah lama ditinggalkan.
Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan emosional, depresi, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi psikolog, psikiater, layanan kesehatan terdekat, atau orang yang Anda percaya untuk mendapatkan pertolongan.
(tsy)
Load more