Jelang Sidang Hak Asuh Anak, Ruben Onsu Tetap Istiqomah Gelar Kajian setelah Jadi Mualaf
- Instagram @ruben_onsu
tvOnenews.com - Ruben Onsu tetap menunjukkan konsistensinya dalam memperdalam ilmu agama menjelang sidang perdana gugatan hak asuh anak. Di tengah persoalan hukum yang dihadapinya, presenter tersebut masih rutin menggelar kajian Islam dan pengajian silaturahmi di kediamannya.
Belakangan ini, aktivitas keagamaan Ruben Onsu menjadi sorotan positif warganet. Setelah resmi menjadi mualaf, ia diketahui rutin mengundang para ustaz untuk mengisi kajian di rumahnya. Kegiatan tersebut digelar tidak hanya pada malam Jumat, tetapi juga pada hari-hari lain dengan tema yang beragam.
Salah satu kajian yang sempat menarik perhatian berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026, dengan tema "Fitnah & Karma" yang dipimpin Ustaz Muhammad Assad. Selain itu, Ruben juga beberapa kali menggelar kajian bersama Ustaz Abdurrahman Zahier dan Ustaz Masaufal dalam kesempatan berbeda.
Terbaru, pada Kamis, 9 Juli 2026, Ruben kembali mengadakan kajian silaturahmi yang dipimpin Ustaz Ridho Febri, S.I.Kom., M.M. Tema yang diangkat kali ini adalah "Mengelola Rasa Sakit Akibat Perkataan Orang Terdekat", sebagaimana terlihat dari unggahan di akun Instagram Ruben Onsu. Ia juga diketahui kerap hadir dalam berbagai kegiatan dakwah yang dipandu Ustaz Ridho Febri.
![]()
Ruben Onsu Tetap Istiqomah Gelar Kajian. (Sumber: Instagram @ruben_onsu)
Tak hanya aktif menggelar kajian di rumah, Ruben juga sempat membagikan momen saat berada di Madinah untuk belajar membaca Al-Qur'an sekaligus menyetor hafalan ayat kepada guru ngajinya. Konsistensinya dalam memperdalam agama pun menuai banyak doa dan apresiasi dari publik yang menilai sosoknya kini semakin tenang dan istiqomah.
Dalam tayangan Renungan Jiwa di kanal YouTube Damai Indonesiaku tvOne, Ruben pernah mengungkap perubahan besar yang ia rasakan setelah memeluk Islam. Menurutnya, cara menghadapi persoalan hidup kini jauh berbeda dibanding sebelumnya.
"Yang aku rasakan ya seperti in-depth gitu. Saya bisa bercerita dengan banyak hal sama Allah. Terus ketenangan pasti. Dan sepertinya kalau ada satu, larut dalam satu masalah enggak kayak dulu ya, gemelut gitu, kayak enggak kelar-kelar. Kalau sekarang saya bercerita sama Allah seperti enggak pakai hitungan waktu, selesai," ungkap Ruben Onsu.
Ruben juga mengungkap bahwa keputusan menjadi mualaf bukanlah keputusan yang diambil secara tergesa-gesa. Ia mengaku telah mendalami ajaran Islam selama empat tahun sebelum akhirnya mantap mengucapkan dua kalimat syahadat.
"Jadi ketika saya rasa 4 tahun cukup, itu ya saya tahu pondasinya. Jadi saya kuatkan dulu pondasi saya secara muslim, untuk menjadi seorang Islam karena saya ingin menjadi Islam yang lebih baik. Lalu setelah itu baru saya yakin dan saya memutuskan untuk masuk Islam," tutur Ruben Onsu.
Selain itu, Ruben mengaku kini lebih banyak menyerahkan segala persoalan kepada Allah melalui doa. Kebiasaan tersebut membuatnya merasa lebih tenang dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
"Kita enggak perlu jauh-jauh pergi, enggak perlu ke mana-mana. Cukup kita kasih waktu buat Allah. Allah jawab semuanya satu per satu. Dan saya cuma bilang, 'Saya enggak berani mengeluh lagi. Saya selesaikan dulu yang sudah harus saya selesaikan,'" pungkas Ruben Onsu.
Di tengah persiapan menghadapi sidang perdana gugatan hak asuh anak yang dijadwalkan dalam waktu dekat, Ruben Onsu tetap menjaga rutinitas kajian dan ibadahnya. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari perjalanan spiritualnya sebagai mualaf yang hingga kini terus berusaha memperdalam pemahaman agama dan menjaga istiqomah.
(anf)
Load more