GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekam Jejak Rachmat Gobel, Pengusaha yang Bangun Kerajaan Panasonic Gobel hingga Jadi Wakil Ketua DPR

Mengenal rekam jejak Rachmat Gobel, mulai dari membesarkan Gobel Group, menjadi Menteri Perdagangan, Wakil Ketua DPR RI, hingga kiprahnya di dunia olahraga dan bisnis nasional.
Jumat, 10 Juli 2026 - 15:31 WIB
Rekam Jejak Rachmat Gobel, Pengusaha yang Bangun Kerajaan Panasonic Gobel hingga Jadi Wakil Ketua DPR
Sumber :
  • instagram

tvOnenews.com - Kepergian Rachmat Gobel menjadi kehilangan besar bagi dunia usaha, politik, dan industri nasional. Pengusaha sekaligus politikus senior itu meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta, dalam usia 63 tahun. 

Sosok kelahiran Gorontalo, 3 September 1962 tersebut dikenal luas sebagai figur yang berhasil menjembatani kepentingan dunia bisnis dengan kebijakan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Rachmat Gobel tidak hanya identik dengan Gobel Group dan Panasonic Gobel, tetapi juga dengan berbagai kebijakan ekonomi nasional ketika dipercaya menjabat sebagai Menteri Perdagangan. 

Di dunia politik, ia melanjutkan kiprahnya sebagai Wakil Ketua DPR RI sebelum kembali menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem hingga akhir hayatnya.

Di balik perjalanan kariernya, Rachmat Gobel meninggalkan rekam jejak panjang yang membentang dari ruang rapat perusahaan multinasional, kabinet pemerintahan, parlemen, hingga organisasi olahraga nasional. 

Kepemimpinannya dinilai mampu membawa Gobel Group bertahan dari berbagai tantangan ekonomi sekaligus memperluas pengaruh perusahaan ke berbagai sektor strategis.

Membangun Gobel Group Menjadi Konglomerasi Nasional

Rachmat Gobel merupakan putra sulung pendiri Gobel Group, Thayeb Mohammad Gobel. Setelah sang ayah meninggal dunia pada 1984, tongkat estafet kepemimpinan perusahaan keluarga perlahan berada di tangannya.

Berbekal pendidikan Sarjana Ilmu Perdagangan Internasional dari Chuo University, Tokyo, yang diselesaikannya pada 1987, Rachmat juga menjalani pelatihan profesional di Matsushita Electric Industrial Co., Ltd., perusahaan yang kini dikenal sebagai Panasonic Corporation. 

Pengalaman tersebut menjadi modal penting sebelum kembali ke Indonesia untuk mengembangkan bisnis keluarga.

Sejak 1989, ia mulai menempati berbagai posisi strategis di perusahaan hingga akhirnya memimpin Panasonic Gobel Group. 

Di bawah kepemimpinannya, perusahaan tidak hanya mempertahankan dominasinya di industri elektronik, tetapi juga mendorong peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga melampaui 40 persen pada sejumlah produk unggulan.

Keberhasilan lain yang paling dikenang adalah saat Gobel Group mampu melewati krisis moneter 1998. 

Ketika banyak perusahaan nasional mengalami kebangkrutan akibat anjloknya nilai tukar rupiah dan tingginya utang luar negeri, Gobel Group justru bertahan melalui langkah efisiensi, penguatan bisnis inti, serta menjaga kepercayaan mitra strategis asal Jepang.

Hasilnya terlihat pada tahun 2000 ketika PT Gobel International dan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. memperpanjang kerja sama joint venture tanpa batas waktu. Kesepakatan tersebut menjadi simbol kuatnya kepercayaan Panasonic kepada Gobel Group di tengah ketidakpastian ekonomi Indonesia.

Di bawah kepemimpinan Rachmat Gobel, perusahaan kemudian melakukan diversifikasi usaha ke berbagai sektor, mulai dari manufaktur elektronik, logistik, infrastruktur, energi, hingga bisnis ritel melalui berbagai perusahaan patungan dan lisensi merek internasional.

Selain mengembangkan bisnis keluarga, Rachmat Gobel juga aktif di berbagai organisasi dunia usaha. 

Ia pernah memimpin Gabungan Perusahaan Industri Elektronika Indonesia (GABEL), menjadi pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, serta menerima Penghargaan Bakti Koperasi dan Pengusaha Kecil pada 1997 atas kontribusinya dalam pembinaan koperasi dan usaha mikro.

Dari Menteri Perdagangan hingga Wakil Ketua DPR RI

Karier Rachmat Gobel tidak berhenti di dunia bisnis. Pada 2014, Presiden Joko Widodo mempercayainya menjabat sebagai Menteri Perdagangan Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja periode 2014–2015.

Selama menjabat, ia dikenal fokus mendorong daya saing industri nasional, memperkuat ekspor, serta meningkatkan kemitraan perdagangan Indonesia dengan berbagai negara. 

Kemampuannya membangun hubungan ekonomi Indonesia-Jepang membuatnya kemudian dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Jepang pada periode 2017–2019.

Selepas dari kabinet, Rachmat Gobel memilih melanjutkan pengabdiannya melalui jalur politik bersama Partai NasDem. 

Ia berhasil terpilih menjadi anggota DPR RI dan dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 yang membidangi Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang).

Setelah masa kepemimpinan tersebut berakhir, ia tetap menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI hingga meninggal dunia pada Juli 2026.

Atas kontribusinya terhadap pembangunan daerah asalnya, masyarakat Gorontalo menganugerahkan gelar adat "Ti Bulilango Hunggia", yang berarti "Pemberi Cahaya Negeri".

Prestasi Nasional di Dunia Olahraga dan Organisasi

Selain sukses di dunia bisnis dan pemerintahan, Rachmat Gobel juga dikenal aktif dalam pengembangan olahraga nasional. 

Salah satu pencapaiannya yang paling menonjol adalah ketika dipercaya sebagai Ketua Harian Indonesia SEA Games Organizing Committee (INASOC) untuk penyelenggaraan SEA Games XXVI tahun 2011.

Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut berlangsung sukses dan menjadi salah satu penyelenggaraan terbaik yang pernah dilakukan Indonesia. 

Atas kontribusinya, Rachmat Gobel menerima Anugerah Olahraga Indonesia pada 2012 serta penghargaan Man of the Year – Seputar Indonesia Award pada tahun yang sama.

Kiprahnya juga terlihat di berbagai organisasi nasional maupun internasional. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Ketua Harian PB IPSI, Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Jepang (PPIJ), Ketua Umum PERSADA, Ketua DPN APINDO, Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), hingga anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia.

Dalam dunia korporasi, Rachmat Gobel pernah dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain Direktur Utama PT Global International, Komisaris PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Komisaris Utama PT Panasonic Gobel Indonesia, Komisaris PT SMART Tbk, Komisaris PT Indosat Tbk, Komisaris Utama PT Visi Media Asia Tbk, hingga menjadi pemegang saham sekaligus komisaris Panasonic-Gobel hingga akhir hayatnya.

Rekam jejak panjang tersebut menjadikan Rachmat Gobel sebagai salah satu tokoh yang berhasil mengintegrasikan dunia usaha, pemerintahan, dan organisasi kemasyarakatan. 

Sosoknya dikenang sebagai pemimpin yang tidak hanya membesarkan perusahaan keluarga, tetapi juga aktif mendorong pembangunan industri nasional, mempererat hubungan ekonomi Indonesia dengan Jepang, serta berkontribusi terhadap kemajuan olahraga dan kehidupan politik di Indonesia. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Enea Bastianini Tinggalkan KTM, Gabung Trackhouse Racing di MotoGP 2027

Resmi! Enea Bastianini Tinggalkan KTM, Gabung Trackhouse Racing di MotoGP 2027

Enea Bastianini siap mengarungi perjalan barunya usai resmi meninggalkan KTM Tech3. Pembalap asal Italia itu memutuskan bergabung dengan Trackhouse Racing mulai MotoGP 2027.
Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Pokok Perkara Tidak akan Hilang Meski Praperadilannya Dikabulkan Hakim

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Sebut Pokok Perkara Tidak akan Hilang Meski Praperadilannya Dikabulkan Hakim

Kuasa Hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah menegaskan bahwa praperadilan yang diajukannya bukan untuk menghilangkan substansi perkara pokok melainkan menguji aspek prosedural.
Klasemen AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Timnas Voli Putri Indonesia Terdepak dari Papan Atas

Klasemen AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Timnas Voli Putri Indonesia Terdepak dari Papan Atas

Klasemen AVC Women's Continental 2026 per Senin (24/8/2026), di mana terdapat sejumlah perubahan. Salah satunya ialah Timnas Voli Putri Indonesia yang turun peringkat.
Terpilih Duduki SVP AFLAG, Kawula Muda Ini Bawa Nama Indonesia ke Panggung Surveyor ASEAN

Terpilih Duduki SVP AFLAG, Kawula Muda Ini Bawa Nama Indonesia ke Panggung Surveyor ASEAN

Dunia survei dan geomatika Indonesia kembali mengukir prestasi dengan terpilihnya Said Abdullah Abri sebagai Senior Vice President (SVP) ASEAN Federation of Land Surveying and Geomatics (AFLAG) untuk periode 2026–2028.
Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed, KPK Geledah Rumah Para Tersangka hingga Kantor Rektorat

Kasus Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed, KPK Geledah Rumah Para Tersangka hingga Kantor Rektorat

Juru bicara KPK menyampaikan bahwa penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga masih berkaitan dengan perkara korupsi di kampus Unsoed.
Rekap Hasil AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Thailand Hajar Timnas Voli Putri Indonesia Tanpa Ampun

Rekap Hasil AVC Women's Continental 2026, Senin 24 Agustus: Thailand Hajar Timnas Voli Putri Indonesia Tanpa Ampun

Rekap hasil AVC Women's Continental 2026 hari ini, Senin (24/8/2026). Timnas Voli Putri Indonesia dipaksa menelan pil pahit karena kalah telak dari Thailand.

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT