News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Praktisi Hukum Nilai Ruben Onsu Berpeluang Besar Menangkan Gugatan Hak Asuh Anak

Sejumlah praktisi hukum menilai Ruben Onsu berpeluang besar memenangkan gugatan hak asuh anak atas Sarwendah di pengadilan. Simak analisis lengkapnya di sini.
Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:19 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah
Sumber :
  • Youtube Nanda Persada dan Reyben Entertainment

tvOnenews.com - Ruben Onsu resmi mendaftarkan gugatan hak asuh atas ketiga anaknya terhadap mantan istrinya, Sarwendah, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada awal Juli 2026, menyusul dugaan penutupan akses bertemu anak dan pelibatan anak dalam siaran langsung di media sosial. Sejumlah praktisi hukum menilai langkah ini punya peluang besar untuk dikabulkan pengadilan.

Gugatan tersebut dilatarbelakangi oleh dugaan penutupan akses bertemu anak serta eksploitasi anak di bawah umur yang dilibatkan dalam siaran langsung di TikTok. Sidang perdana kasus hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah ini dijadwalkan digelar pada 15 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Sunan Kalijaga: Hak Asuh Anak Tak Selalu Jatuh ke Ibu

Praktisi hukum Sunan Kalijaga mengaku telah mengenal Ruben Onsu lebih dari 10 tahun sebagai sosok yang baik, baik sebagai rekan kerja maupun sahabat. Dalam tayangan Intens Investigasi (10/7/2026), ia menyampaikan keprihatinannya atas prahara rumah tangga Ruben dan Sarwendah, sekaligus memberikan pandangan hukum terkait gugatan hak asuh anak.

"Saya dari awal melihat kegaduhan rumah tangga atau prahara rumah tangga mereka itu, saya ikut prihatin sebagai kawan. Sangat prihatin karena saya tahu Ruben orangnya baik, orangnya tidak pernah membeda-bedakan, orangnya baik," ujar Sunan Kalijaga.

"Sehingga saya berpikir, kalau sampai sejauh ini, jujur saya sebagai kawan sangat menyayangkan. Apalagi ini bicara mengenai hak asuh anak, yang di mana memang seharusnya anak ketika masih di bawah umur alangkah lebih baik masih bersama ibunya," lanjut Sunan Kalijaga.

"Namun demikian, mungkin ada alasan atau dasar-dasar pertimbangan dari Ruben untuk mengajukan hak asuh anak. Tentu pasti sudah ada pertimbangan-pertimbangannya, dan tidak menutup kemungkinan ketika bahan bukti atau pertimbangan yang diajukan oleh pihak Ruben melalui kuasa hukumnya terkait hak asuh anak itu memang benar adanya, tidak menutup kemungkinan Ruben bisa mendapatkan hak asuh anak," ucap Sunan Kalijaga.

"Karena berdasarkan pengalaman-pengalaman, berdasarkan hukum, itu tidak serta-merta. Anak yang masih di bawah umur tidak serta-merta selalu berada di bawah pengasuhan ibunya. Banyak juga kasus-kasus yang dengan alasan-alasan tertentu, dengan bukti-bukti tertentu, pihak majelis hakim memutuskan walaupun anak masih di bawah umur, tapi bisa saja hak asuh ada pada bapaknya," jelas Sunan Kalijaga.

"Namun demikian, masalah pengasuhan dan lain-lain bisa dibicarakan untuk kebaikan tumbuh kembang anak tersebut," tutup Sunan Kalijaga.

2. Agustinus Nahak: Hak Asuh Sarwendah Bukan Berdasarkan Putusan Pengadilan

Agustinus Nahak, praktisi hukum yang juga rekan Sunan Kalijaga dan kerap dimintai pandangan hukum terkait isu selebritas Tanah Air, turut memberikan analisisnya. Dalam tayangan Intens Investigasi (10/7/2026), ia menegaskan bahwa status hak asuh anak yang selama ini dijalankan Sarwendah bukan berdasarkan putusan pengadilan, melainkan hanya perjanjian di bawah tangan.

"Jadi begini, pertama-tama bahwa Ruben dan Sarwendah sudah bercerai di 2024. Dan yang menjadi pertanyaan di sini, bahwa ternyata hak asuh jatuh ke Sarwendah itu bukan karena putusan pengadilan. Saya tegaskan lagi, itu bukan karena putusan pengadilan," ucap Agustinus Nahak.

"Memang anak itu masih di bawah umur, tentunya secara umum hak asuh itu harusnya memang di ibu, dan memang akhirnya jatuh ke ibu. Tapi ternyata hak asuh itu harusnya berdasarkan putusan pengadilan. Ternyata hanya sekadar sebagai suatu perjanjian saja, perjanjian di bawah tangan antara kedua belah pihak," jelasnya.

"Sehingga, memang, kalau menurut saya, alasan Ruben Onsu nanti melakukan gugatan di pengadilan tentang hak asuh anak itu secara sah. Jadi kalau alasannya, Ruben, saya lihat bahwa ada poin-poinnya, bahwa ada terhalang komunikasi antar mereka. Lalu ada kekhawatiran atas lingkungan pengasuhan yang tidak mendukung tumbuh kembang anak. Atau keterlibatan anak dalam aktivitas media sosial, atau mungkin live bersama. Ini juga akan menjadi salah satu pertimbangan hakim nantinya," ungkap Agustinus Nahak.

"Yang kedua, memang belum ada putusan pengadilan secara sah bahwa hak asuh itu kepada ibunya atau Sarwendah, bukan alasan anak di bawah umur, tapi itu kembali lagi bahwa ternyata itu memang suatu perjanjian di bawah tangan. Pihak sepakat saja kalau memang hak asuh dibiarkan Sarwendah atau ibunya yang merawat. Tapi Ruben, seminggu bisa dua sampai tiga kali, bisa menengok, bisa bertemu, bisa jalan-jalan sama anaknya. Ternyata, setelah ada perjanjian itu, hak asuh justru diingkari, apa yang diperjanjikan itu tidak dijalankan," tambah Agustinus Nahak.

Agustinus Nahak juga menyoroti kekhawatiran publik terkait kedekatan Sarwendah dengan pria bernama Giorgio Antonio, yang disebut kerap terlihat berkunjung ke rumah yang ditempati Sarwendah bersama kedua putrinya.

"Jadi, kalau menurut saya, kalau nanti dalam proses perebutan hak asuh anak ini, kalau apa yang disampaikan itu terbukti—apalagi di publik ini sangat ramai—ya, mau ada muncul sosok seorang laki-laki yang ada di rumah Sarwendah. Rumah itu kan harta bersama, tapi kalau misalnya ada muncul sosok di dalam rumah itu tanpa seizin Ruben, itu juga masalah psikis anak," ujarnya.

"Apalagi kalau kita lihat anak lebih dekat dengan orang asing daripada bapaknya sendiri. Ini bisa menjadi satu hal yang akan menghambat proses tumbuh kembang anak, atau menghambat kedekatan anak dengan ayah kandungnya. Itu, menurut saya, menjadi salah satu pertimbangan hakim ke depan, agar hak asuh anak tersebut bisa nanti beralih ke Ruben Onsu," pungkas Agustinus Nahak.

3. Jaenudin: Peluang Menang Ruben Onsu Terbuka Lebar

Dalam tayangan Sambel Lalap, praktisi hukum Jaenudin turut diminta pandangannya terkait gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap Sarwendah. Ia menilai Ruben berpeluang besar memenangkan gugatan tersebut, asalkan pihak Sarwendah dan kuasa hukumnya tidak mampu memberikan bukti bantahan yang kuat atas tuduhan yang dilayangkan.

Jaenudin menegaskan bahwa jika fakta-fakta mengenai kesulitan akses bertemu anak atau dugaan pelanggaran lain terbukti di persidangan, maka hak asuh anak sangat mungkin beralih kepada pihak penggugat, dalam hal ini Ruben Onsu.

"Kalau saya lihat, apabila kesiapan Sarwendah termasuk tim kuasa hukumnya tidak mampu memberikan bantahan atau bukti terkait apa yang dituduhkan oleh Ruben, bisa dimungkinkan hak asuh itu berpindah," ucap Jaenudin.

Awak media lalu bertanya soal besar kemungkinan Ruben memenangkan gugatan tersebut.

"Ya, perlu kita ketahui juga bahwa pengacara sekelas Bang Minola merupakan senior juga, paham betul kenapa dia melakukan gugatan. Artinya, ada peluang-peluang yang dimungkinkan bagi Ruben untuk memenangkan terkait hak asuh anak," jawab Jaenudin.

"Karena, kalau memang fakta itu terbukti bahwa selama ini Ruben kesulitan, bahkan tidak diperbolehkan mengakses anaknya untuk bertemu, itu pun merupakan sebuah pelanggaran," tambahnya.

"Karena itu sudah dalam putusan. Biasanya dalam putusan itu ditentukan hak asuh anak berada pada ibunya, tapi ayahnya bisa melakukan pertemuan kapan saja, bisa seminggu dua kali, dan itu rutin," pungkas Jaenudin.

Dengan sidang perdana yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, publik kini menanti bagaimana majelis hakim akan mempertimbangkan bukti-bukti yang diajukan kedua belah pihak dalam perkara hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah ini.

(anf)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Perkembangan smart hotel bukan berarti seluruh pekerjaan manusia otomatis digantikan mesin. Sejumlah pengamat industri justru melihat teknologi sebagai
Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT