News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Surat Terbuka Hotman Paris untuk Publik, Hari Ini ke DPR Kawal Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok

Tidak disangka di kasus dugaan pembakaran santri di Lombok menyebabkan satu santri meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat.
Senin, 13 Juli 2026 - 10:23 WIB
Hotman Paris Kawal Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Instagram Hotman Paris Official

Jakarta, tvonenews.com- Pengacara kondang, Hotman Paris baru saja mengunggah sebuah surat terbuka yang ditujukan untuk publik dan awak media. Ia memberitahukan akan mengawal kasus dugaan pembakaran santri di Lombok.  

Kasus dugaan pembakaran santri di Lombok itu masih menjadi misteri, siapa pelaku dan apa motifnya. Sebab sudah ada korban yang meninggal dunia dan luka berat bahkan cacat permanen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Respons Denny Sumargo soal Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri
Respons Denny Sumargo soal Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tiktok Denny Sumargo

Hotman Paris dengan ini ikut mengawal kasus tersebut. Dalam surat terbuka itu, ia sebutkan Tim Hotman Paris 911 bakal datang ke Gedung DPR RI hari ini (13/7).

"Dengan ini diberitahukan kepada awak media bahwa tim Hotman Paris 911 akan menghadiri acara di Komisi III DPR RI pada Senin 13 Juli 2026 pukul 14.00 WIB," bunyi surat tersebut dalam instagram HotmanParisOfficial, Senin (13/7).

Sehingga dengan surat terbuka ini, Tim Hotman Paris diduga mendampingi korban dari kasus dugaan pembakaran santri di Lombok.

Hotman Paris Kawal Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok
Hotman Paris Kawal Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Instagram Hotman Paris Official

Lebih lanjut, Hotman mengatakan kalau Timnya akan hadir dalam rapat dengan topik "Pemanggilan terhadap Kapolres Lombok Tengah, Para Korban dan Keluarga Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Tengah".

Sebelumnya korban dan keluarga dari kasus dugaan pembakaran santri di Lombok batal ke Jakarta, yang diduga dijegat pihak berwajib. Kata Denny Sumargo itu terjadi, disebabkan kondisi korban masih dalam perawatan.

"menurut keterangan yang terdapat dari pengacara korban, karena korban sedang dalam penanganan dan pengobatan di rumah sakit setempat," kata Denny Sumargo dalam tiktok pribadinya.

Kronologi Singkat Kasus

Diketahui kalau peristiwa ini terjadi pada akhir 2025 sekitar pukul 13.45 WITA saat waktu istirahat, tanpa sepengetahuan pihak pondok.

Sekitar ada lima santri berkumpul di sebuah ruangan, setelah salah seorang santri bernama Moh. Reyhan meminta temannya membeli bensin yang akan digunakan untuk buat meluruskan kayu bengkok sebagai bahan pembuatan ketapel. Dalam momen itu, sebagian bensin dituangkan ke wadah mika kosong untuk dibakar.

Namun tanpa sengaja botol bensin itu belum ditutup tersenggol hingga api menyambar kasur bekas di belakang mereka.

Lalu kobaran api dengan cepat membesar dan memenuhi ruangan. Kemudian Reyhan bersama Yusuf Sapi'i berhasil keluar melalui pintu.

Sementara tiga santri lainnya, yakni Sahril Sobirin, Sahid Al Hudri, dan Ahmad Deven Ramadhan, tidak dapat menyelamatkan diri karena terhalang kobaran api ini terjadi di Pesantren Rosyidatussaulatiyayah Al Ibrahimy.(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT