News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Status Korban di Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok menjadi Mustahik, Apa Itu?

Miris dalam kasus dugaan pembakaran santri di Lombok, memakan 3 korban, di mana 1 telah meninggal dunia dan 2 orang masih dirawat karena mengalami luka berat
Rabu, 15 Juli 2026 - 09:31 WIB
Orang tua santri korban pembakaran, Rumah (tengah) mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com- Kasus dugaan pembakaran santri di Lombok masih menjadi perhatian publik dan pemerintah daerah sampai berbagai pihak terkait.  

Sehuhungan dengan ini, pihak berwajib, Kepolisian Lombok Tengah pun mendalami kasus dugaan pembakaran santri di Lombok tersebut. Kini sudah ada dua orang ditetapkan sebagai tersangka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB
Kasus Dugaan Pembakaran Santri di NTB
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ tiktok denny sumargo

Siapa sangka dalam kasus itu memakan 3 korban, yang merupakan santri, di mana 1 telah meninggal dunia dan 2 orang masih dirawat karena mengalami luka bakar berat 

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat pun menyampaikan santri yang menjadi korban kebakaran di Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Tengah itu, menjadi penerima bantuan zakat (mustahik) melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. 

Mengapa Statusnya jadi Mustahik?

Menurut Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, bahwa penanganan maupun bantuan terhadap korban maupun keluarga sudah menjadi atensi pemerintah daerah.

Senyum Orang Tua Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri
Senyum Orang Tua Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Instagram @hotmanparisofficial

"Kalau pengobatan pasti kita akan komunikasikan secara bersama, namun karena ini sudah menjadi atensi aparat penegak hukum kita akan melihat sejauh mana penanganan yang diberikan," ujarnya di Kantor Gubernur NTB di Mataram.

Lebih lanjut ia katakan kalau Pemprov NTB melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) NTB sudah sejak awal memberikan pendampingan, terhadap korban maupun keluarganya. 

Ini termasuk, membantu memfasilitasi keberangkatan keluarga korban. "Informasi-nya, insya Allah mereka hari ini balik dari Jakarta," kata Wagub NTB, dalam antara, Rabu (15/7).

selain ituu Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) NTB, Ahmad Masyhuri, menegaskan bahwa Gubernur NTB telah meminta Baznas NTB untuk menjadikan korban santri terbakar menjadi mustahik tetap.

"Yang jelas Pak Gubernur dari awal sudah meminta kepada Baznas menjadikan korban sebagai mustahik tetap sampai mereka pulih kembali. Ada bantuan setiap bulan sebesar Rp500 ribu dihajatkan untuk pemulihan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya ini juga sesuai undang-undang bagi korban tindak pidana mendapatkan bantuan dan perlindungan dari negara. Namun, seperti apa teknis-nya sedang dibahas, katanya.

Sebagaimana diketahui, ada tiga santri menjadi korban pembakaran yang diduga dilakukan oleh seorang santri senior di Pondok Pesantren Rosyidatushaulatiyyah Al Ibrahimy di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Desember 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

6 Rekomendasi Drakor Aksi Adaptasi Webtoon Populer dan Bikin Tegang

6 Rekomendasi Drakor Aksi Adaptasi Webtoon Populer dan Bikin Tegang

6 rekomendasi drakor aksi adaptasi webtoon populer dengan nuansa school action dan thriller. Ada Weak Hero Class, Study Group hingga Moving yang menegangkan.
19 Tersangka di Sesi Dua Kasus Daycare Little Aresha Dilimpahkan Kejari Yogyakarta, Masa Penahanan 20 Hari Dimulai

19 Tersangka di Sesi Dua Kasus Daycare Little Aresha Dilimpahkan Kejari Yogyakarta, Masa Penahanan 20 Hari Dimulai

Sebanyak 19 tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta. 
Tiga Pelaku Kasus Mayat Penuh Luka di Guwosari Bantul Ditangkap, Motif Tersinggung saat Pesta Miras

Tiga Pelaku Kasus Mayat Penuh Luka di Guwosari Bantul Ditangkap, Motif Tersinggung saat Pesta Miras

Kasus penemuan mayat penuh luka di Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada 24 Agustus 2026 lalu akhirnya terungkap.
Dirjen Bea Cukai: Sinergi Amankan 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas Kepri

Dirjen Bea Cukai: Sinergi Amankan 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas Kepri

Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Bareskrim Polri, dan Polda Kepri menindak dua kapal dalam rangkaian operasi pengawasan laut di wilayah Kepri
Rusia Buka Suara soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran, Kedutaan Tegaskan Tak Rekrut

Rusia Buka Suara soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran, Kedutaan Tegaskan Tak Rekrut

Dubes Rusia Sergei Tolchenov menegaskan Kedutaan Rusia tak merekrut WNI untuk militer Rusia di tengah isu delapan WNI diduga bergabung
Sungai Silugonggo Menyusut, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Puso

Sungai Silugonggo Menyusut, Ribuan Hektare Sawah di Pati Terancam Puso

Musim kemarau panjang mulai mengancam sektor pertanian di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati mencatat sebanyak 2.655 hektare lahan persawahan terancam gagal panen akibat kekeringan.

Trending

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megawati Hangestri Kembali Disorot: Dia Bawa Perubahan Besar

Omongan legenda Hyundai Hillstate, Yang Hyo-jin, soal Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan. Begini katanya
Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Top 3 Sport: Jadwal Hyundai Hillstate vs Red Sparks, Ko Hee-jin Resmi Mundur, hingga Update Klasemen Liga Pro Saudi 2026/2027

Kanal olahraga tvOnenews.com mencatat tiga isu yang menjadi sorotan paling hangat dan menduduki jajaran berita terpopuler pilihan pembaca. Berikut rangkumannya
Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Media Korea Juluki Megawati Hangestri Jadi Kim Yeon-koung Indonesia, Megatron Beri Reaksi Berkelas

Megawati Hangestri memberikan reaksi berkelas usai tahu dirinya disandingkan dengan legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung. Bahkan ia dijuluki sebagai ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’.
Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berbahagialah! 5 Zodiak Paling Hoki 2 September 2026: Taurus hingga Pisces Ada Peluang Tak Terduga yang Menguntungkan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 2 September 2026: Taurus hingga Pisces ada peluang tak terduga yang menguntungkan.
Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Semarak HUT ke-81 RI di Gresik, Lomba Uleg Sambal Hadirkan Peserta Berkostum Mak Lampir

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Bukit Bambe, Driyorejo, Gresik, Jawa Timur, berlangsung semarak.
Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa, Bakal Cetak Sejarah Voli Indonesia

Megawati Hangestri mengungkapkan bahwa dirinya membuat peluang untuk bermain di liga voli Eropa. Jika cita-cita ini terwujud, maka Mega akan mencatatkan sejarah di dunia voli Indonesia.
Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Simak Harga BBM Pertamina 1 September 2026, Pertamax Turbo dan Dex Series Naik

Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik per 1 September 2026. Simak daftar harga BBM Pertamina non-subsidi terbaru dan alasan penyesuaiannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT