Kenapa Malam Terasa Dingin tapi Siang Sangat Terik? BMKG Ungkap Fenomena Cuaca Bediding dan Monsun Australia
BMKG menjelaskan penyebab cuaca dingin pada malam hingga pagi di Jabodetabek saat musim kemarau. Fenomena bediding dan Angin Monsun Australia menjadi faktor utamanya.
Selasa, 21 Juli 2026 - 19:29 WIB
Sumber :
- Gambar ilustrasi AI
Masyarakat tetap diimbau menjaga kesehatan saat terjadi perbedaan suhu yang cukup tajam antara siang dan malam.
Penggunaan pakaian hangat pada malam hingga pagi hari, menjaga asupan cairan tubuh, serta menghindari pembakaran lahan selama musim kemarau menjadi langkah sederhana untuk mengurangi dampak kondisi cuaca tersebut.
Dengan demikian, cuaca dingin yang kini dirasakan warga Jabodetabek dan sejumlah wilayah di Pulau Jawa merupakan bagian dari siklus tahunan yang dipengaruhi fenomena bediding dan Angin Monsun Australia.
Selama musim kemarau masih berlangsung, kondisi malam yang sejuk dan siang yang terik diperkirakan masih akan terus dirasakan di berbagai daerah di Indonesia. (udn)
Load more