News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Malam Terasa Dingin tapi Siang Sangat Terik? BMKG Ungkap Fenomena Cuaca Bediding dan Monsun Australia

BMKG menjelaskan penyebab cuaca dingin pada malam hingga pagi di Jabodetabek saat musim kemarau. Fenomena bediding dan Angin Monsun Australia menjadi faktor utamanya.
Selasa, 21 Juli 2026 - 19:29 WIB
ilustrasi Kenapa Malam Terasa Dingin tapi Siang Sangat Terik? BMKG Ungkap Fenomena Cuaca Bediding dan Monsun Australia
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Cuaca di sejumlah wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), hingga sebagian besar Pulau Jawa belakangan ini terasa tidak biasa. Malam dan pagi hari terasa lebih dingin dari biasanya, sementara siang hari justru sangat terik. 

Perubahan suhu yang cukup kontras tersebut ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial dan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai penyebabnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan kondisi tersebut bukanlah fenomena yang aneh maupun pertanda cuaca ekstrem. 

Sebaliknya, suhu udara yang lebih dingin saat musim kemarau merupakan fenomena alam yang lazim terjadi setiap tahun. 

Dalam istilah klimatologi Jawa, kondisi ini dikenal sebagai "bediding", yang dipengaruhi oleh Angin Monsun Australia, langit cerah, serta minimnya tutupan awan pada malam hari.

Fenomena Bediding, Udara Dingin yang Normal Saat Musim Kemarau

Berdasarkan data BMKG, suhu udara di Bekasi dan sekitarnya pada Jumat (19/7/2026) malam hingga pagi berada di kisaran 25–28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara mencapai sekitar 75 persen dengan kecepatan angin sekitar 6 kilometer per jam.

Sementara itu, data BMKG sebelumnya juga menunjukkan suhu di Jakarta dan sekitarnya berkisar antara 25 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 76 persen dan kecepatan angin sekitar 1,9 kilometer per jam.

Menurut BMKG, udara yang terasa lebih dingin pada malam hingga pagi hari merupakan fenomena bediding yang umum terjadi ketika Indonesia memasuki puncak musim kemarau.

"Fenomena udara dingin ini di daerah Jawa dikenal sebagai Bediding. Fenomena bediding dalam konteks klimatologi merupakan hal normal karena memang proses fisisnya berkaitan dengan kondisi atmosfer saat musim kemarau," tulis BMKG dalam penjelasan resminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini terjadi karena pada musim kemarau langit cenderung cerah dan hampir tidak tertutup awan. Akibatnya, panas yang tersimpan di permukaan bumi setelah siang hari lebih mudah dipancarkan kembali ke atmosfer pada malam hari melalui proses radiasi.

Tanpa adanya awan yang berfungsi sebagai "selimut" alami, suhu permukaan bumi turun lebih cepat sehingga udara pada malam hingga dini hari terasa jauh lebih sejuk, bahkan dingin, terutama di wilayah dataran tinggi maupun daerah yang berada di selatan garis khatulistiwa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT