News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Dokter di Cianjur Gunakan Sistem 'Ijab kabul', Pasien Boleh Bayar Pakai Beras hingga Botol Bekas

Viral sistem ijab kabul di Klinik Harapan Sehat. dr. Yusuf mengizinkan pasien membayar sesuai kemampuan, bahkan dengan sayur, makanan, atau sampah plastik.
Selasa, 21 Juli 2026 - 20:03 WIB
Dokter asal Cianjur, dr. Yusuf Nugraha Viral karena Terima Bayaran Pakai Beras hingga Botol Bekas
Sumber :
  • Instagram @yusufnugraha81

tvOnenews.com - Kisah seorang dokter asal Cianjur, dr. Yusuf Nugraha, mendadak viral setelah diketahui memperbolehkan pasien membayar biaya pengobatan dengan apa pun yang mereka miliki.

Dokter Yusuf membolehkan pasiennya membayar dengan beras, sayuran, hasil panen, makanan rumahan, hingga botol plastik bekas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan yang diterapkan di Klinik Harapan Sehat itu ternyata bukan sekadar aksi mencari perhatian semata. 

Selama hampir dua dekade, dr. Yusuf konsisten menjalankan sistem pembayaran yang ia sebut sebagai "ijab kabul", sebuah konsep yang mengedepankan keikhlasan dan kemampuan ekonomi pasien.

Di balik viralnya kisah tersebut, tersimpan perjalanan hidup yang penuh perjuangan.

Nama dr. Yusuf kembali menjadi perbincangan setelah video pelayanan di Klinik Harapan Sehat ramai beredar di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat pasien yang tidak membawa uang tetap memperoleh pelayanan kesehatan.

Sebagai gantinya, mereka membayar menggunakan hasil kebun, makanan buatan sendiri, barang layak pakai, hingga sampah plastik yang masih memiliki nilai daur ulang.

Sistem pembayaran tersebut berlaku setelah pasien menyampaikan kemampuan finansialnya sebelum pemeriksaan dimulai.

Nominal uang pun tidak dipatok.

Ada yang membayar Rp5.000, Rp20.000, atau nominal lain sesuai kemampuan.

Bahkan jika benar-benar tidak memiliki uang maupun barang, pasien tetap mendapatkan pelayanan tanpa dipungut biaya.

Bagi dr. Yusuf, tidak seharusnya seseorang menunda berobat hanya karena kondisi ekonomi.

"Bagi saya, mereka bukan sekadar pasien. Mereka adalah keluarga yang menitipkan harapan, kesehatan, dan kepercayaan karena merawat bukan hanya tentang mengobati, tetapi tentang peduli," ujar dr. Yusuf dikutip dari akun Instagram miliknya, @yusufnugraha81.

Dokter asal Cianjur mengizinkan pasien membayar sesuai kemampuan
Dokter asal Cianjur mengizinkan pasien membayar sesuai kemampuan
Sumber :
  • Instagram @yusufnugraha81

Di Klinik Harapan Sehat, istilah "ijab kabul" bukan merujuk pada akad pernikahan, melainkan kesepakatan sederhana antara dokter dan pasien mengenai kemampuan membayar biaya pengobatan.

Konsep ini lahir dari keyakinan bahwa setiap orang memiliki kondisi ekonomi yang berbeda.

Karena itu, pembayaran tidak harus selalu berupa uang tunai.

Menurut dr. Yusuf, yang terpenting bukan nilai barang tersebut, melainkan adanya rasa saling menghargai antara pasien dan tenaga kesehatan.

Meski menerapkan pembayaran fleksibel, operasional klinik tetap berlangsung secara profesional.

Rahasianya terletak pada sistem subsidi silang.

Pasien yang memiliki kemampuan ekonomi membayar tarif normal.

Dana tersebut kemudian digunakan untuk membantu biaya pelayanan pasien kurang mampu, sekaligus mendukung operasional klinik dan penyediaan obat-obatan.

Model seperti ini dikenal luas dalam dunia kesehatan sebagai salah satu bentuk cross-subsidy, yaitu mekanisme pembiayaan di mana kelompok yang mampu membantu menopang pelayanan bagi kelompok yang lebih rentan.

"Banyak yang sering bertanya kenapa kami masih bisa berdiri sampai dengan 17 tahun melayani pasien dengan sistem ijab kabul biaya berobat sesuai kemampuan pasien sedangkan biaya operasional klinik tidaklah sedikit,"
.
Selama ini kami membangun siklus kebaikan yaitu subsidi silang dari pasien mampu kepada pasien yang kebetulan terkendala biaya dan ibu Ijah adalah salah satu bagian dari siklus kebaikan tersebut dimana setiap kelebihan dari pasien mampu akan kami teruskan kepada pasien yang kebetulan tidak mampu,"
.
Terimakasih bu ijah telah berobat sekaligus bersedakah bagi pasien lain nya, semoga ibu selalu diberikan kesehatan dan panjang umur," tulis Klinik Harapan Sehat melalui akun Instagram mereka, @klinik.hs.

Melalui pendekatan tersebut, dr. Yusuf membuktikan bahwa pelayanan sosial dan keberlanjutan layanan kesehatan dapat berjalan beriringan.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT