News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Lowongan Kerja (Loker) Penipuan! Modus Interview Berbayar Bisa Raup Ratusan Juta Sebulan, Begini Cara Kerjanya

Kasus penipuan lowongan kerja (loker) kembali menjadi sorotan. Simak modus interview berbayar, data kasus dari kepolisian, ciri-ciri loker palsu, serta ancaman pidana bagi pelakunya.
Rabu, 22 Juli 2026 - 17:24 WIB
Ilustrasi Waspada Loker Penipuan! Modus Interview Berbayar Bisa Raup Ratusan Juta Sebulan, Begini Cara Kerjanya
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Di tengah sulitnya mencari pekerjaan, maraknya lowongan kerja palsu kembali menjadi perhatian publik. Modus ini memanfaatkan harapan para pencari kerja dengan menawarkan posisi bergaji tinggi, fasilitas lengkap, hingga janji tempat tinggal. 

Namun, di balik tawaran tersebut, korban justru diminta membayar sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi, seragam, pembuatan rekening, kartu identitas karyawan, hingga pelatihan kerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbincangan mengenai praktik ini kembali viral setelah akun X Lambe Saham mempertanyakan mengapa sindikat penipuan lowongan kerja masih terus bermunculan.

Dalam unggahannya disebutkan dugaan skema bisnis para pelaku, yakni menargetkan sekitar 10 orang untuk mengikuti wawancara setiap hari. 

Jika dua hingga tiga orang berhasil diperdaya dan masing-masing diminta membayar Rp2,5 juta, maka pelaku bisa mengantongi sekitar Rp7,5 juta per hari atau sekitar Rp225 juta dalam sebulan. 

Angka tersebut memang hanya berupa ilustrasi yang beredar di media sosial dan belum dapat diverifikasi, namun menunjukkan besarnya potensi keuntungan yang membuat modus ini terus berulang.

Modus Interview Berbayar yang Menjerat Pencari Kerja

Salah seorang pengguna media sosial membagikan pengalamannya saat hampir menjadi korban penipuan lowongan kerja.

Ia mengaku berangkat dari Sumatera Selatan ke Jakarta setelah menerima panggilan wawancara untuk pekerjaan dengan gaji setara UMR Jakarta, fasilitas mess, dan BPJS Ketenagakerjaan. 

Karena terlalu antusias, ia mengaku tidak sempat memeriksa legalitas perusahaan maupun alamat kantor yang tercantum dalam undangan.

Sesampainya di lokasi, proses wawancara berlangsung layaknya rekrutmen pada umumnya. Namun situasi berubah ketika pihak yang mengaku sebagai HRD meminta pembayaran biaya administrasi.

"HRD bilang ada biaya administrasi seragam, bikin rekening, sepatu, total Rp2,5 juta. Aku sadar ini penipuan. Aku cari banyak alasan buat keluar dari ruangan itu dan akhirnya berhasil keluar tanpa mengeluarkan uang," ujar salah seorang yang membagikan pengalaman tersebut, Rabu (22/06/26).

Waspada Loker Penipuan! Modus Interview Berbayar Bisa Raup Ratusan Juta Sebulan, Begini Cara Kerjanya
Waspada Loker Penipuan! Modus Interview Berbayar Bisa Raup Ratusan Juta Sebulan, Begini Cara Kerjanya
Sumber :
  • tangkapan layar X

Beruntung ia berhasil menghindari penipuan tersebut. Namun dua pelamar lain yang mengikuti proses wawancara bersamanya tidak seberuntung itu.

"Dua orang yang bareng aku kena. Masing-masing kehilangan Rp1 juta. Lokasinya cuma ruko biasa, bukan kantor perusahaan."

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa perusahaan resmi pada prinsipnya tidak pernah meminta biaya apa pun kepada pelamar selama proses rekrutmen.

Penipuan Loker Masih Marak, Polisi Berkali-kali Membongkar Sindikat

Kasus lowongan kerja palsu sebenarnya bukan fenomena baru. Dalam beberapa tahun terakhir, kepolisian di berbagai daerah berkali-kali membongkar sindikat penipuan berkedok rekrutmen pegawai.

Modus yang digunakan pun hampir serupa, yaitu memasang iklan lowongan di media sosial, aplikasi percakapan, atau situs pencari kerja. Setelah korban datang untuk wawancara, mereka diminta membayar biaya administrasi, pelatihan, seragam, kartu identitas, hingga uang jaminan kerja.

Kementerian Ketenagakerjaan juga berulang kali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap praktik rekrutmen ilegal. Salah satu ciri utama lowongan kerja palsu adalah adanya permintaan pembayaran dalam bentuk apa pun sebelum pelamar diterima bekerja.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan perusahaan yang meminta uang kepada pelamar dengan alasan administrasi maupun pelatihan.

Beberapa tanda lowongan kerja palsu yang patut diwaspadai antara lain:

* Gaji jauh di atas rata-rata tanpa persyaratan jelas.
* Perusahaan tidak memiliki alamat maupun situs resmi.
* Komunikasi hanya melalui nomor pribadi atau aplikasi pesan instan.
* Pelamar diminta segera mentransfer uang.
* Lokasi wawancara berada di ruko atau rumah kontrakan yang tidak memiliki identitas perusahaan.
* Proses rekrutmen dilakukan sangat cepat tanpa tahapan seleksi yang wajar.

Ancaman Hukum bagi Pelaku Penipuan Lowongan Kerja

Pelaku penipuan berkedok lowongan kerja dapat dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana apabila terbukti memenuhi unsur tindak pidana.

Pasal yang paling umum digunakan adalah Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penipuan. Pasal tersebut mengatur bahwa seseorang yang dengan tipu muslihat atau rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan uang atau barang dapat dipidana penjara paling lama empat tahun.

Apabila modus dilakukan melalui media elektronik, pelaku juga berpotensi dijerat dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 28 ayat (1) juncto Pasal 45A ayat (1), apabila memenuhi unsur penyebaran informasi bohong atau menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik.

Selain itu, apabila penipuan dilakukan secara terorganisasi oleh beberapa orang dengan pembagian peran tertentu, penyidik dapat menerapkan pasal-pasal penyertaan sebagaimana diatur dalam Pasal 55 KUHP.

Maraknya penipuan berkedok lowongan kerja menunjukkan pentingnya meningkatkan literasi digital dan kewaspadaan masyarakat. Sebelum menghadiri wawancara, pelamar disarankan memverifikasi legalitas perusahaan melalui situs resmi, media sosial resmi, maupun basis data pemerintah. 

Yang paling penting, ingat satu prinsip dasar: perusahaan yang kredibel tidak pernah meminta biaya kepada pelamar kerja dalam proses rekrutmen. (udn)
 

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Temui Gus Yahya, Purbaya Tawarkan Dukungan Pemerintah untuk Proyek Strategis NU

Temui Gus Yahya, Purbaya Tawarkan Dukungan Pemerintah untuk Proyek Strategis NU

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyambangi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di Kantor PBNU.
Ivar Jenner Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Bisa Pilih 23 Pemain Ini untuk Hadapi Piala AFF 2026

Ivar Jenner Gabung TC Timnas Indonesia, John Herdman Bisa Pilih 23 Pemain Ini untuk Hadapi Piala AFF 2026

Timnas Indonesia menang dengan skor 3-0 lewat gol Marc Klok, Dony Tri Pamungkas dan Mitchell Baker. Menariknya, kejutan diberikan Timnas Indonesia dengan kehadiran Ivar Jenner dalam skuad. 
Dugaan TPPU Eks Jampidsus, Pakar Sebut Potensi Ada Pihak Lain yang Terlibat

Dugaan TPPU Eks Jampidsus, Pakar Sebut Potensi Ada Pihak Lain yang Terlibat

Dugaan kasus korupsi dan TPPU yang menyeret nama eks Jampidsus, Febrie Adriansyah menjadi sorotan tajam publik.
Mendagri Tito Karnavian Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN

Mendagri Tito Karnavian Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menyampaikan harapannya agar para lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mampu berperan sebagai penggerak atau agen perubahan dalam lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tak Disangka! Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Favorit Nomor Satu Juara Piala AFF 2026

Tak Disangka! Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Favorit Nomor Satu Juara Piala AFF 2026

Skuad Garuda justru disebut sebagai kandidat terkuat untuk meraih gelar juara, mengungguli Vietnam maupun Thailand yang selama ini dikenal sebagai dua kekuatan besar di Asia Tenggara.
Tim Pengabdian Masyarakat UPN Beri Pelatihan Ibu Soal Penguatan Gizi dan Ekonomi Produktif

Tim Pengabdian Masyarakat UPN Beri Pelatihan Ibu Soal Penguatan Gizi dan Ekonomi Produktif

Melalui kegiatan GERBANG SEHAT yang digelar UPN, diharapkan masyarakat Kelurahan Pasir Putih memperoleh peningkatan pengetahuan mengenai kesehatan ibu dan anak.

Trending

Ramalan Zodiak 23 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Virgo Evaluasi Dompet

Ramalan Zodiak 23 Juli 2026: Leo Paling Cuan, Virgo Evaluasi Dompet

Ramalan zodiak keuangan 23 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Leo paling cuan hari ini sementara Virgo disarankan evaluasi dompet dulu.
Meski Sudah Nyatakan Mundur sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang Bakal Tetap Kawal MBG

Meski Sudah Nyatakan Mundur sebagai Kepala BGN, Nanik S. Deyang Bakal Tetap Kawal MBG

Meski sudah menyatakan mundur dari jabatan Kepala BGN, Nanik S. Deyang berkomitmen tetap mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 23 Juli 2026, Anjing di Luar Dugaan

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 23 Juli 2026 sudah terungkap! Anjing paling di luar dugaan, cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio!
Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Tak Sekadar Dipahami sebagai Warisan Budaya, Sumbu Filosofi Yogyakarta Menjadi Inspirasi Pembuatan 68 Busana Karya Para Desainer Muda

Sumbu Filosofi Yogyakarta yang merupakan tata ruang ikonik gagasan Sri Sultan Hamengkubuwana I di abad ke-18 menjadi inspirasi bagi 34 desainer muda Yogyakarta
Rahasia Awet Muda Shakira di Usia 49 Tahun Terungkap, Ritual Sebelum Naik Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Rahasia Awet Muda Shakira di Usia 49 Tahun Terungkap, Ritual Sebelum Naik Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan

Di usia 49 tahun, Shakira tetap tampil glowing dan penuh energi di Piala Dunia 2026. Ini rahasia kecantikan, skincare, olahraga, dan pola makannya.
Bantah Terkait Kasus Korupsi, Gerindra Sebut Hengkangnya Nanik dari BGN Murni karena Sakit

Bantah Terkait Kasus Korupsi, Gerindra Sebut Hengkangnya Nanik dari BGN Murni karena Sakit

Juru Bicara Partai Gerindra memastikan Nanik S Deyang mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan sakit.
Bikin Tepok Jidat, Seorang Pria Dipecat di KRL saat Perjalanan ke Kantor, Videonya Viral di Medsos

Bikin Tepok Jidat, Seorang Pria Dipecat di KRL saat Perjalanan ke Kantor, Videonya Viral di Medsos

Viral seorang pria mengabadikan dirinya sedang dalam perjalanan ke tempat kerja naik Commuter Line atau biasa disebut KRL.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT