News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Oknum Guru PNS Diduga Bawa Murid SD agar Disodomi Suami, Warga Desak Polisi Hukum Pelaku

Sebuah video memperlihatkan seorang oknum guru PNS perempuan diamuk warga di Tanjungbalai viral. Ia diduga menyerahkan murid SD laki-laki agar disodomi suami.
Kamis, 23 Juli 2026 - 08:36 WIB
Ilustrasi kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Tanjungbalai, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan seorang oknum guru perempuan berstatus pegawai negeri sipil (PNS) diamuk warga viral di media sosial. Oknum guru tersebut diduga menyerahkan salah satu murid SD laki-laki kepada sang suami.

Ironisnya, suami dari guru PNS tersebut diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak tersebut. Kabar ini mendadak ramai diperbincangkan setelah video guru itu dieksekusi warga viral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari unggahan akun Facebook Vita Mutiara, Kamis (23/7/2026), sebuah video memperlihatkan ratusan warga menggeruduk rumah terduga pelaku di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut).

Warga langsung mendesak agar sepasang suami istri tersebut keluar. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hukuman akibat melecehkan murid SD dari salah satu sekolah di Kota Tanjungbalai.

"Ini masih hukum dunia, belum hukum Allah. Naudzubillah, merinding," tulis Vita.

Video oknum guru PNS perempuan dibawa aparat ke kantor polisi di Tanjungbalai viral di media sosial
Video oknum guru PNS perempuan dibawa aparat ke kantor polisi di Tanjungbalai viral di media sosial
Sumber :
  • Facebook/Vita Mutiara

Dalam video viral tersebut, sepasang suami istri langsung diamuk massa. Sementara, pihak kepolisian menggiring mereka ke dalam mobil polisi untuk langsung diamankan ke Polres Tanjungbalai.

Dalam unggahan lainnya, oknum guru SDN disebut berinisial D itu ditarik paksa oleh warga. Kondisinya sudah sangat pasrah akibat perbuatannya sehingga membuat polisi menjaga ketat dan langsung mengamankan terduga pelaku.

Diketahui, awal mula video viral tersebut muncul karena adanya kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang siswa SD berinisial A dari salah satu sekolah di Tanjungbalai.

Ironisnya, korban merupakan anak yatim piatu diduga menjadi korban kekerasan seksual oleh D yang dikabarkan sebagai suami dari seorang guru ASN. Awal mula peristiwa tindakan pelecehan diduga terjadi sekitar Mei 2026.

Lokasi dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap A diduga terjadi di rumah terduga pelaku di Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Berdasarkan keterangan dari koordinator aksi, Kacak di Polres Tanjungbalai, ia menyampaikan kasus ini mulai terendus pasca korban tidak masuk sekolah. Hal ini berlangsung selama sekitar dua pekan.

Di saat itu, sekolah juga tengah menggelar pelaksanaan ujian. Sementara, korban tidak hadir sehingga membuat warga semakin curiga.

Karena tidak menghadiri pelaksanaan ujian, sang guru disebut mengantarkan lembar ujian ke rumah. Kacak berpendapat dugaan kekerasan seksual terungkap usai ibu angkat korban membawa A ke sebuah klinik untuk melakukan pemeriksaan.

Di momen inilah, korban mengungkapkan dugaan dirinya telah menjadi korban pelecehan seksual. Saat diperiksa dan dimintai keterangan, ia mengalami luka pada bagian anus.

Warga dan Wali Murid Desak Polisi Hukum Oknum Guru PNS dan Suami

Tindakan pelecehan diduga dilakukan oleh D membuat para warga dan wali murid mendesak jajaran Polres Tanjungbalai menghukum terduga pelaku. Tujuannya untuk menghindari tindakan serupa terhadap siswa lainnya.

"Kami meminta aparat penegak hukum segera menghukum pelaku sebagai tersangka agar tidak ada lagi korban berikutnya," kata Kacak.

Dalam suasana aksi yang viral tersebut, warga juga menduga oknum guru ASN selaku istri dari terduga pelaku juga terlibat. Oknum guru tersebut diduga mengetahui hingga membantu suaminya melakukan perbuatan asusila tersebut.

Menyikapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai, Iptu Benjamin Silaban menyampaikan bahwa, pihaknya masih terus melakukan penanganan terhadap perkara tersebut.

Ia mengatakan, penyidik sempat mengalami kendala saat melakukan proses pemeriksaan saksi. Hal ini membuat pihak kepolisian memerlukan waktu untuk melengkapi alat bukti.

"Dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara. Kami juga akan mengirimkan SP2HP kepada pihak pelapor agar mengetahui perkembangan penanganan perkara," ucap Iptu Benjamin.

Kata dia, pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari alat bukti. Hal itu berguna untuk menguatkan adanya perkara dugaan pencabulan maupun kekerasan seksual terhadap anak sehinga polisi bisa menetapkan pelaku sebagai tersangka.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final BGCC 2026, Perebutkan Kursus Masak Internasional

Pertamina Patra Niaga Gelar Grand Final BGCC 2026, Perebutkan Kursus Masak Internasional

Setelah melalui rangkaian kualifikasi di Tegal, Palembang, dan Yogyakarta, PT Pertamina Patra Niaga segera menggelar babak Grand Final Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026. 
Hasil Latihan Bebas 1 MotoGP Qatar 2026: MArquez Melesat jadi yang Tercepat Pada Sesi Pertama di Sirkuit Losail

Hasil Latihan Bebas 1 MotoGP Qatar 2026: MArquez Melesat jadi yang Tercepat Pada Sesi Pertama di Sirkuit Losail

Hasil latihan bebas 1 MotoGP Qatar 2026 dimana Marc Marquez langsung menunjukkan kecepatannya pada sesi pertama di Sirkuit Losail.
Soroti Perkembangan Para Perenang di IOAC 2026, PB Akuatik Indonesia Mulai Petakan Kekuatan Hadapi SEA Games 2027

Soroti Perkembangan Para Perenang di IOAC 2026, PB Akuatik Indonesia Mulai Petakan Kekuatan Hadapi SEA Games 2027

Pengurus Besar Akuatik Indonesia mulai menyusun gambaran kekuatan atlet renang yang berpeluang memperkuat Indonesia pada SEA Games 2027 usai memantau IOAC 2026.
Persija Dapat Kabar Baik Jelang Hadapi Persebaya, Satu Pilar Asing Bajul Ijo Dipastikan Absen

Persija Dapat Kabar Baik Jelang Hadapi Persebaya, Satu Pilar Asing Bajul Ijo Dipastikan Absen

Persija Jakarta mendapat kabar baik menjelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya. Salah satu pemain asing andalan Bajul Ijo dipastikan tidak bisa tampil.
Yogyakarta Masuk Radar Pengembangan Kereta Cepat Whoosh, Ini Progres Pemerintah Matangkan Kajian

Yogyakarta Masuk Radar Pengembangan Kereta Cepat Whoosh, Ini Progres Pemerintah Matangkan Kajian

Kereta cepat Whoosh yang kini baru melayani rute Jakarta - Bandung berpeluang diperpanjang hingga Yogyakarta.
Dapur Solaria di Blok M Square Terbakar, Tiga Orang Jadi Korban

Dapur Solaria di Blok M Square Terbakar, Tiga Orang Jadi Korban

kebakaran tersebut dipicu kebocoran gas saat salah satu karyawan mengganti tabung gas yang telah kosong dengan tabung baru, sementara api pada kompor masih menyala.

Trending

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Dalam narasinya, @multhia67 mengungkapkan kekecewaannya karena menilai SD Labschool Cibubur mengambil keputusan yang dianggap kurang tepat dalam kasus ini.
Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Pernyataan Resmi SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya Capai 16 Orang

Pernyataan Resmi SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya Capai 16 Orang

Pihak manajemen SD Labschool Cibubur menegaskan, bahwa setiap proses penanganan dan pembinaan dilaksanakan dengan cara objektif, proporsional, dan profesional.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT