News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
Jumat, 24 Juli 2026 - 07:57 WIB
Ilustrasi pencari kerja (pencaker)
Sumber :
  • Threads/@minimoni2_

Jakarta, tvOnenews.com - Curhatan dari seorang wanita sebagai pencari kerja (pencaker) viral di media sosial. Ia menceritakan pengalaman pahit di tengah dirinya mencari pekerjaan.

Dilansir tvOnenews.com dari akun Threads @minimoni2_, Jumat (24/7/2026), wanita tersebut menunjukkan sebuah gambar. Di dalamnya memperlihatkan bahwa dirinya sedang mencari pekerjaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia terlihat duduk di meja yang disediakan. Ia tidak sendirian, tetapi juga terdapat sejumlah pencaker turut dipanggil oleh HRD guna menjalani sesi wawancara atau interview.

Ia menampilkan gambar tersebut dengan nuansa putih abu-abu. Hal ini seolah menunjukkan bahwa dirinya resah tidak kunjung medapatkan pekerjaan.

"Pengin nangis cari kerjaan sesusah itu," tulis wanita tersebut.

Dalam pengakuannya, ia telah mengikuti banyak kegiatan interview. Pasalnya, sesi wawancara sebagai salah satu bagian kerja penting untuk menilai kesesuaian sifat, menguji kemampuan asli, serta melihat kecocokan budaya kerja secara langsung.

Hal paling utama dalam tahap pelaksanaan wawancara kerja sebagai cara memahami pengalaman hingga keterampilan dari calon karyawan dengan posisi yang ditawarkan.

Di sisi lain, pelamar juga harus menyediakan sejumlah pemberkasan. Tujuannya untuk memenuhi persyaratan sesuai yang ditetapkan oleh perusahaan.

Ia menyebut bahwa untuk memenuhi kebutuhan pemberkasan memenuhi syarat juga membutuhkan modal, mulai dari curriculum vitae (CV), portofolio, transkrip nilai, dan sebagainya.

"Interview sana-sini habis transportasi, print CV, beli amplop semua itu enggak murah tahu," tuturnya.

Ia memberikan saran kepada para HRD perusahaan. Menurutnya, pemberkasan yang dimasukkan pencaker masih berjuang sebaiknya dikembalikan agar mereka tidak mengeluarkan banyak modal saat mencari pekerjaan, termasuk juga pada dirinya.

"Kalau pun belum keterima, mending amplop dan berkas lamaran aku dikembalikan aja biar bisa dipakai di tempat lain," katanya.

Curhatan dari wanita tersebut mengundang perhatian warganet. Tak sedikit dari mereka menceritakan sisi yang jarang diketahui oleh para pencaker.

Seorang warganet mengaku dirinya bekerja di sebuah perusahaan. Ia mendapat tugas agar melenyapkan berkas-berkas lamaran dari para pencaker yang gagal lolos masuk dalam seleksi dari perusahaannya.

"Saya pernah kerja di kantor konsultan dan saya disuruh robekin map lamaran orang-orang yang gagal seleksi, dari fotonya dan CV-nya. Sedih lihatnya. Kenapa enggak dibalikan aja ya, satu map bisa berapa ribu nilainya coba?," kata @depyxxx.

Tak sedikit warganet turut mendukung perjuangan wanita tersebut. Bahkan ada yang memberikan tanggapan serupa terkait berkas lamaran yang masuk agar dikembalikan apabila pelamar tidak lolos.

"Iya harusnya kalau memang belum cocok, berkas sama amplopnya dikembalikan. Soalnya belinya juga pakai uang," terang @serenxxx.

"Menurutku, di zaman sekarang emang lebih baik perusahaann itu menyediakan opsi apply online. Bukan karena Jobseeker enggak mau usaha, tapi print CV, beli amplop, fotokopi, sampai ongkos untuk datang satu per satu itu kan butuh biaya, di mana biaya ini sebenarnya pegangan sehari-hari mereka. Jadi, bagi yang belum bekerja, pengeluaran sekecil apa pun tetap terasa," jelas @alonixxx.

Curhatan dari wanita yang resah tidak kunjung mendapat kerjaan menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia sedang tidak baik-baik saja.

Belakangan ini, Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor menyampaikan bahwa, pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin marak. Hal ini terjadi di tengah tekanan ekonomi global.

Afriansyah menegaskan bahwa, pemerintah Indonesia tetap mendesak agar setia perusahaan tetap wajib memenuhi hak-hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

"Memang PHK ini tidak bisa dihindarkan. Perusahaan tidak akan melakukan PHK kalau memang tidak terpaksa betul. Jadi kami menjaga iklim ini dengan sebaik-baiknya," ujar Afriansyah di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Faktor badai PHK di Indonesia tak lepas dari gejolak ekonomi, politik, dan geopolitik dunia. Sejumlah aspek ini sangat memengaruhi kondisi dunia usaha termasuk di Indonesia.

Wamenaker itu menambahkan bahwa, kondisi yang terjadi saat ini membuat sebagian perusahaan terpaksa melakukan efisiensi, termasuk PHK.

"Kita melihat memang dalam situasi yang sedang tidak baik, soal ekonomi global ya, politik dan geopolitik secara global ini memang dampaknya kepada negara kita ini luar biasa. Bukan hanya negara kita, ya negara-negara lain seperti China, Amerika sendiri ya cukup merasakan," tukasnya.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

APMI Bersama BPDP  Hadirkan STORY 2026 Ekspedisi Aceh, Dorong Generasi Muda Bersuara untuk Sawit Baik Indonesia

APMI Bersama BPDP  Hadirkan STORY 2026 Ekspedisi Aceh, Dorong Generasi Muda Bersuara untuk Sawit Baik Indonesia

Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bersama BPDP sebagai BLU Kementerian Keuangan menyelenggarakan STORY 2026: Sawit Creator Academy Ekspedisi Aceh.
Lanjutkan Pemulihan, Kemenhut Bangun Rumah Bagi Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

Lanjutkan Pemulihan, Kemenhut Bangun Rumah Bagi Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

Komitmen Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menghadirkan kebijakan kehutanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi sosial.
7 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

7 Ucapan Selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

Berikut 7 contoh ucapan selamat Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 tahun 2026, cocok dijadikan sebagai caption media sosial.
Pihak Sarwendah Minta Narasi Negatif Dihentikan, Sebut Anak Pasti Membela Ibunya jika Terus Disakiti

Pihak Sarwendah Minta Narasi Negatif Dihentikan, Sebut Anak Pasti Membela Ibunya jika Terus Disakiti

Pihak Sarwendah meminta narasi negatif dihentikan karena dinilai berdampak pada psikologis anak. Kuasa hukum menegaskan anak akan membela ibunya.
Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat, Sule Beri Ucapan Menyentuh: Nitip Adzam Ya

Nathalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat, Sule Beri Ucapan Menyentuh: Nitip Adzam Ya

Nathalie Holscher resmi menikah dengan Aripat, Sule beri ucapan menyentuh: Nitip Adzam ya...
Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, hasil investigasi menunjukkan dr. Muhammad Zulfikar Drakel meninggal dunia akibat penyakit yang bersifat sensitif.

Trending

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang mendadak cuan pada 25 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya ungkap perkembangan terbaru terkait komposisi skuad Garuda jelang Piala AFF 2026. Ada 26 pemain dipertahankan.
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Purbaya mengatakan pengelolaan Kopdes Merah Putih bukan berada di bawah Kemenkeu. Melainkan, tanggung jawab pihak pelaksana yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Upaya Peningkatan Perlindungan PMI Berbasis Digital, Aplikasi Ini Siapkan Fitur Darurat

Kasus kekerasan yang kerap dialami oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi perhatian publik.
Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Dibuang Ipswich Town, Manajer Millwall Terpukau Penampilan Elkan Baggott Hingga Ancam Posisi Kapten Tim

Elkan Baggott kembali dipercaya untuk tampil bersama Millwall FC dalam masa pramusim dengan laga uji coba melawan Gillingham.
Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Geledah Kantor Bupati dan PUPR Lombok Barat, KPK Sita Dokumen hingga Catatan Keuangan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan dalam upaya penyidikan kasus dugaan korupsi berkaitan dengan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa, suap, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT