News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Viralnya Anak Pejabat Aceh Flexing Gaya Hidup Mewah, Potret Perjuangan Siswa di Gayo Lues ke Sekolah Bikin Sedih

Potret siswa sekolah melintasi jembatan di Kabupaten Gayo Lues, Aceh viral di medsos di tengah kehebohan unggahan Dea Arranoya, anak pejabat Pemkab Gayo Lues.
Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:18 WIB
Potret perjuangan siswa melintasi jembatan & Dea Arranoya, anak pejabat Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh
Sumber :
  • Kolase Instagram/@masjidnurulashri & TikTok/@ddeyya.aa

Gayo Lues, tvOnenews.com - Potret perjuangan siswa sekolah di Kabupaten Gayo Lues, Aceh viral di media sosial. Hal itu berlangsung di tengah kehebohan unggahan media sosial Dea Arranoya, anak pejabat Pemkab Gayo Lues.

Dilihat tvOnenews.com dari unggahan Instagram @masjidnurulashri, Sabtu (25/7/2026), sebuah video memperlihatkan kondisi terkini di Desa Pendawi, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video viral tersebut, warga dan sejumlah siswa sekolah menengah pertama (SMP) terpaksa menyeberangi aliran sungai yang sangat deras.

Ironisnya, mereka hanya menggunakan sejumlah tali dan bambu yang mudah rapuh saat melintasi sebuah jembatan di Desa Pendawi, Kabupaten Gayo Lues.

Perjuangan seorang siswi SMP di Desa Pendawi, Kabupaten Gayo Lues, Aceh saat melintasi bekas jembatan putus viral
Perjuangan seorang siswi SMP di Desa Pendawi, Kabupaten Gayo Lues, Aceh saat melintasi bekas jembatan putus viral
Sumber :
  • Instagram/@masjidnurulashri

Pasalnya, jembatan tersebut adalah salah satu perlintasan utama bagi warga dan siswa sekolah untuk pergi ke sekolah. Sayangnya jembatan itu putus akibat banjir bandang menghantam Aceh terakhir sejak November 2025.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), banjir besar yang meluas di Aceh menerjang 16-18 kabupaten/kota. Bencana ini masuk kategori terparah melanda wilayah Aceh.

Salah satu wilayah terdampak di Desa Pendawi, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Jembatan utama di daerah itu hanyut hingga badan jalan amblas.

Jembatan itu berfungsi sebagai penghubung enam desa. Akibat terputus, mereka terpaksa terisolasi selama berbulan-bulan.

Hingga kini, pemerintah belum juga membuat jembatan baru. Untuk sementara, warga secara swadaya membangun jembatan tali darurat untuk menjadi penghubung ke desa lain.

Hal yang menjadi perhatian saat seorang siswi SMP dan warga menyeberangi jembatan tersebut. Mereka hanya mengandalkan dua tali yang dikokohkan dengan bambu kecil namun berukuran panjang untuk sampai ke sekolah.

Warganet turut memberikan komentar terkait video viral tersebut. Kebanyakan dari mereka merasa sedih dan prihatin terhadap kondisi jembatan hingga perjuangan para siswa dan warga.

Tak sedikit warganet menyinggung pemberitaan yang viral belakangan ini setelah melihat potret perjuangan para siswa dalam video tersebut. Mereka menyoroti kehebohan anak pejabat yang pamer harta kekayaan sang ayah hingga gaya hidup mewahnya.

Polemik ini bermula dari akun Instagram @cabinetcouture_season2. Ada unggahan membagikan rangkaian tangkapan layar yang diklaim berasal dari media sosial Dea Arranoya, anak pejabat Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

Akun itu menyebut Dea sebagai anak Nevirizal, pejabat pernah menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah GayoLues dan saat itu memiliki jabatan sebagai Asisten I Setda Kabupaten Gayo Lues. 

Sejumlah unggahan memperlihatkan seseorang menunjukkan konten memuat sejumlah foto dan tangkapan layar, mulai dari penampilan mengenakan pakaian dokter sambil membawa perangkat elektronik dan aksesori.

Sejumlah konten lainnya juga menunjukkan wanita tersebut melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk umrah hingga melakukan kunjungan ke Korea Selatan.

Dalam tangkapan layar percakapan keluarga yang disorot warganet, ia juga membicarakan soal kendaraan, aksesori hingga deretan jerigen bahan bakar minyak (BBM).

Unggahan itu langsung merebak di media sosial. Sebagian warganet menilai hal tersebut tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat. Perhatian semakin meluas saat selebgram asal Aceh, berbagi pendapat lewat akun Instagram pribadinya.

Cut Bul membahas kondisi masyarakat Gayo Lues saat ini sekaligus mengomentari konten yang lagi viral. Terkait kehebohan ini, Nevirizal meminta maaf sekaligus mundur dari jabatannya.

"Atas nama seorang ayah dan pejabat publik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus warga Gayo Lues," kata Nevirizal.

Nevirizal menepis isu dirinya ikut dalam perjalanan keluarganya ke luar negeri. Unggahan anaknya yang flexing hidup mewah menjadi pelajaran hidup baginya maupun keluarga besarnya.

"Meskipun persoalan tersebut bersifat pribadi, saya menyadari bahwa sebagai pejabat publik saya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga integritas, etika, dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga," kata Nevirizal.

Dea yang mengetahui ayahnya mengundurkan diri turut meminta maaf terhadap unggahannya yang flexir hidup mewah di tengah penderitaan warga Aceh.

"Saya mengaku salah dan sama sekali tidak mencari pembenaran atas tindakan yang telah saya lakukan. Unggahan-unggahan tersebut adalah murni kelalaian, ketidakdewasaan, dan kurang bijaksananya saya dalam memanfaatkan media sosial," tulis Dea dikutip dari Antara.

(hap)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Sopir Truk Molen Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan 6 Warga di Bekasi, Terancam Bui 6 Tahun

Kronologi kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi B 9548 MV yang dikemudikan TM melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi menuju Rawa Panjang. 
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT