Ternyata ini Tujuan Utama Dedi Mulyadi buat Sayembara Tangkap Begal, Warga Jabar Dihadiahkan Uang Jutaan
- (ANTARA/Ricky Prayoga)
Jakarta, tvOnenews.com- Siapa sangka, jika Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara tangkap begal. Warga jabar pun diberikan hadiah jutaan rupiah.
- tvOnenews.com - ANF
Hal tersebut, ia sampaikan beberapa waktu lalu di tengah Jawa Barat sekitarnya marak terjadi aksi begal dan kriminalitas lainnya.
Dedi Mulyadi disapa KDM itu, menegaskan bahwa sayembara berhadiah bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan jalanan murni menggunakan dana dari kantong pribadinya.
Lantas, apa tujuan utamanya?
Sehubungan dengan sayembara tangkap begal itu, Dedi Mulyadi sebut sebagai langkah inovatif ini digagas untuk merangsang partisipasi aktif masyarakat dalam menekan kasus kriminalitas di ruang publik.
Terlebih ia menilai, apresiasi ini disesuaikan dengan pendekatan kultur masyarakat yang kerap termotivasi oleh sebuah penghargaan.
“Tradisi masyarakat kita adalah tradisi apresiasi. Seperti di sekolah, siswa akan lebih rajin belajar jika ada pemeringkatan atau apresiasi. Begitu juga di lingkungan masyarakat, motivasi ini masih sangat dibutuhkan untuk menggerakkan kepedulian bersama,” ujar KDM dalam jabarprov, Senin (27/7).
- Cepi Kurnia/tvOne
Ditambah Dedi, kalau tujuan utamnya adalah menekan angka kejahatan. Juga mencegah kebiasaan main hakim sendiri atau tindakan persekusi oleh massa.
Maka syarat agar masyarakat, terlebih warga Jabar bisa mendapatkan hadiah sayembara. Jika pelaku ditangkap tidak dengan kondisi babak belur.
“Logikanya sederhana, daripada pelaku kejahatan dihakimi massa hingga kehilangan nyawa, lebih baik diserahkan kepada pihak berwajib," sambung KDM.
"Kalau ada sayembara dari saya, masyarakat cukup menyerahkannya tanpa harus dihakimi, dan mereka bisa mendapatkan apresiasi. Secara psikologis, ini akan memengaruhi perilaku masyarakat,” imbuhnya.
Perlu diketahui, Gubernur Jawa Barat Dedi telah menyiapkan hadiah yang bervariasi mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta. Untuk warga yang berhasil menangkap pelaku pencurian, pencopetan, maupun pembegalan.
Dengan begitu, Kapolda Jawa Barat menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri.
Namun, masyarakat memiliki hak penuh untuk melakukan pembelaan diri apabila pelaku kejahatan memberikan perlawanan yang mengancam keselamatan.
Sebagai jaminan keamanan ekstra dari negara, Polda Jabar juga membuka layanan pengawalan bagi warga yang terpaksa beraktivitas hingga larut malam.(klw)
Load more